Minggu, 28 Juli 2013

Berbagai penelitian telah mengungkap adanya mukjizat puasa ditinjau dari perpekstif medis modern. Dalam penelitian ilmiah, tidak ditemukan efek merugikan dari puasa Ramadhan pada jantung, paru, hati, ginjal, mata, profil endokrin, hematologi dan fungsi neuropsikiatri.
Penelitian meta analisis atau penelitian terhadap berbagai Abstrak Terkait ini diperoleh dari Medline dan jurnal lokal di negara-negara Islam 1960-2009. Seratus tiga belas artikel yang memenuhi kriteria untuk pemilihan kertas dikaji secara mendalam untuk mengidentifikasi rincian bahan terkait.
Hasilnya, terdapat manfaat luar biasa dan tidak disangka sebelumnya oleh para ilmuwan tentang adanya mukjizat puasa Ramadhan bagi kesehatan manusia. Meskipun puasa Ramadhan aman untuk semua orang sehat dan beberapa kondisi sakit tertentu, namun dalam keadaan penyakit tertentu seseorang harus berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti rekomendasi ilmiah.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinanti oleh umat muslim. Saat itu, dianggap sebagai bulan yang penuh berkah dan rahmah. Semua umat muslim yang sehat dan sudah akil balik diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh. Meskipun untuk sebagian orang ibadah puasa cukup berat, tetapi terdapat keistimewaan untuk mendapatkan hikmah dari Allah berupa kebahagian, pahala berlipat, dan bahkan suatu muhjizat dalam kesehatan.
Allah berjanji akan memberikan berkah kepada orang yang berpuasa. Seperti ditegaskan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu'aim: "Berpuasalah maka kamu akan sehat." Dengan berpuasa, akan diperoleh manfaat secara biopsikososial berupa sehat jasmani, rohani dan sosial. Rahasia kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa inilah yang menjadi daya tarik ilmuwan untuk meneliti berbagai aspek kesehatan puasa secara psikobiologis, imunopatofisilogis dan biomolekular.
Para pakar nutrisi dunia mendefinisikan puasa atau kelaparan (starvasi) sebagai pantangan mengkonsumsi nutrisi baik secara total atau sebagian dalam jangka panjang atau jangka pendek. Sedangkan konsep puasa dalam Islam secara substansial adalah menahan diri tidak makan, minum dan berhubungan suami istri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat. Sehingga puasa memiliki perbedaan dibandingkan starvasi biasa.
Inilah 20 Mukizat Puasa Terhadap Kesehatan Manusia
1. Keseimbangan anabolisme dan katabolisme
Berbeda dengan kelaparan atau starvasi dalam berbagai bentuk dapat mengganggu kesehatan tubuh. Namun sebaliknya, dalam puasa ramadhan terjadi keseimbangan anabolisme dan katabolisme yang berakibat asam amino dan berbagai zat lainnya membantu peremajaan sel dan komponennya memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam amino dalam darah sepanjang hari. Cadangan protein yang cukup dalam hati karena asupan nutrisi saat buka dan sahur akan tetap dapat menciptakan kondisi tubuh untuk terus memproduksi protein esensial lainnya seperti albumin, globulin dan fibrinogen. Hal ini tidak terjadi pada starvasi jangka panjang, karena terjadi penumpukan lemak dalam jumlah besar, sehingga beresiko terjadi sirosis hati. Sedangkan saat puasa di bulan ramadhan, fungsi hati masih aktif dan baik.
2. Tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah.
Kemudian juga berbeda dengan starvasi, dalam puasa Islam penelitian menunjukkan asam amino teroksidasi dengan pelan dan zat keton tidak meningkat dalam darah sehingga tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah.
3. Tidak berpengaruh pada sel darah manusia
Dalam penelitian, saat puasa tidak berpengaruh pada sel darah manusia & tidak terdapat perbedaan jumlah retikulosit, volume sel darah merah serta rata-rata konsentrasi hemoglobin (MCH, MCHC) dibandingkan dengan orang yang tidak berpuasa.
4. Puasa pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh
Puasa ramadhan pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh dan tidak terdapat perbedaan protein gula, protein glikosilat dan hemoglobin glikosilat. Namun pada penderita diabetes tipe tertentu sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter bila hendak berpuasa. Diantaranya adalah penderita diabetes dengan keton meningkat, sedang hamil, usia anak atau komplikasi lain seperti gagal ginjal dan jantung.
5. Pengaruh pada Ibu hamil dan menyusui
Terdapat sebuah penelitian puasa pada ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok tidak hamil dan tidak menyusui di perkampungan Afika Barat. Ternyata dalam penelitian tersebut disimpulkan tidak terdapat perbedaan kadar glukosa serum, asam lemak bebas, trigliserol, keton, beta hidroksi butirat, alanin, insulin, glucagon dan hormon tiroksin.
6. Pengaruh pada janin saat ibu hami berpuasa
Penelitian di Departemen Obstetri dan Ginekologi dari Gaziantep University Hospital, terhadap 36 wanita sehat dengan kehamilan tanpa komplikasi berturut-turut dari 20 minggu atau lebih, yang berpuasa selama bulan Ramadhan untuk mengevaluasi efek Ramadan pada janin, pengukuran Doppler ultrasonografi dalam peningkatan diameter biparietal janin (BPD), peningkatan panjang tulang paha janin (FL), meningkatkan berat badan diperkirakan janin (EFBW), profil biofisik janin (BPP), indeks cairan amnion (AFI), dan rasio arteri umbilikalis sistol / diastol (S / D) rasio.
Kortisol serum ibu, trigliserida, kolesterol total, low-density lipoprotein (LDL), high density lipoprotein (HDL), very Low density lipoprotein (VLDL), dan LDL / HDL rasio juga dievaluasi sebelum dan sesudah Ramadhan. Hasil penelitian menunjukkan, tidak ada perbedaan signifikan yang ditemukan antara kedua kelompok untuk usia janin, berat badan ibu, perperkiraan kenaikan berat badan janin (EFWG), BPP janin, AFI, dan rasio arteri umbilikalis S / D.
7. Penurunan glukosa dan berat badan
Studi kohort dilakukan pada 81 mahasiswa Universitas Teheran of Medical Sciences saat berpuasa. Dilakukan evaluasi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), glukosa, trigliserida (TG), kolesterol, lipoprotein densitas rendah (LDL), high density lipoprotein (HDL), dan Very Low density lipoprotein (VLDL), sebelum dan sesudah Ramadhan. Studi ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan menyebabkan penurunan glukosa dan berat badan. Meskipun ada penurunan yang signifikan dalam frekuensi makan, peningkatan yang signifikan dalam LDL dan penurunan HDL tercatat pada bulan Ramadhan. Tampaknya efek puasa Ramadhan pada tingkat lipid dalam darah mungkin berkaitan erat dengan pola makan gizi atau respon kelaparan biokimia.
8. Pengaruh pada fungsi kelenjar gondok
Ketika berpuasa ternyata juga terbukti tidak berpengaruh pada fungsi kelenjar gondok manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar plasma tiroksin (TS),tiroksin bebas, tironin triyodium dan hormon perangsang gondok (TSH) pada penderita laki-laki yang berpuasa.
9. Pengaruh pada hormon virgisteron
Sedangkan pada penelitian hormon wanita tidak terjadi gangguan pada hormon virgisteron saat melaksanakan puasa. Tetapi, 80% populasi penelitian menunjukkan penurunan hormon prolaktin. Penelitian ini menunjukkan harapan baru bagi penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan peningkatan hormon prolaktin. Sehingga saat puasa, wanita tetap berpeluang besar untuk tetap pada kondisi subur.
10. Bermanfaat Bagi Jantung
Beberapa penelitian menyebutkan sebenarnya tidak terdapat perbedaan yang mencolok saat berpuasa dibandingkan saat tidak berpuasa. Puasa Ramadhan tidak mempengaruhi secara drastis metabolisme lemak, karbohidrat dan protein. Meskipun terjadi peningkatan serum uria dan asam urat sering terjadi saat terjadi dehidrasi ringan saat puasa. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL dan apoprotein alfa1. Penurunan LDL sendiri ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian "chronobiological" menunjukkan saat puasa Ramadhan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperan bagi peningkatan kesehatan manusia.
11. Memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerja sel
Saat puasa terjadi perubahan dan konversi yang masif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan, sebelum didistribusikan dalam tubuh terjadi format ulang. Sehingga, memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan asam amino penting saat makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel baru dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati. Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi.
12. Sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin
Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan memberi perlindungan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja mekanisme lokal pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.
13. Dalam keadaan puasa ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalami kenaikkan pesat. Pada penelitian terbaru menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar apo-betta, menaikkan kadar apo-alfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan serangan penyakit jantung dan pembuluh darah.
14. Penurunan berbagai hormon salah satu rahasia hidup jangka panjang
Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan penurunan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang.
15. Bermanfaat dalam pembentukan sperma
Manfaat lain ditunjukan dalam penelitian pada kesuburan laki-laki. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata hasil akhir kesimpulan penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh kedua testis.
16. Bermanfaat untuk penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis
Manfaat lain yang perlu penelitian lebih jauh adalah pengaruh puasa pada membaiknya penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis. Parameter yang diteliti adalah fungsi sel penetral (netrofil) dan progresifitas klinis penderita. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa terdapat korelasi antara membaiknya radang sendi dan peningkatan kemampuan sel penetral dalam membasmi bakteri.
17. Memperbaiki hormon testoteron dan performa seksual
Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme dilaporkan penelitian puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH). Terjadi perubahan kadar berbagai hormon tersebut dalam tiap minggu. Dalam tahap awal didapatkan penurunan hormon testoteron yang berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu jaringan kesuburan. Namun hanya bersifat sementara karena beberapa hari setelah puasa hormon testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi sebelumnya
18. Memperbaiki kondisi mental secara bermakna
Seorang peneliti diMoskow melakukan penelitian pada seribu penderita kelainan mental termasuk skizofrenia. Ternyata dengan puasa sekitar 65% terdapat perbaikan kondisi mental yang bermakna. Berbagai penelitian lainnya menunjukkan ternyata puasa Ramadhan juga mengurangi risiko kompilkasi kegemukan, melindungi tubuh dari batu ginjal, meredam gejolak seksual kalangan muda dan penyakit lainnya yang masih banyak lagi.
19. Peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia
Manfaat puasa bagi kehidupan psikososial memegang peranan penting dalam kesehatan manusia. Dalam bulan puasa terjadi peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia. Hubungan psikologis berupa komunikasi dengan Allah akan meningkat pesat, karena puasa adalah bulan penuh berkah. Setiap doa dan ibadah akan berpahala berlipat kali dibandingkan biasanya. Bertambahnya kualitas dan kuantitas ibadah di bulan puasa akan juga meningkatkan komunikasi sosial dengan sesama manusia baik keluarga, saudara dan tetangga akan lebih sering. Berbagai peningkatan ibadah secara langsung akan meningkatkan hubungan dengan Pencipta dan sesamanya ini akan membuat jiwa lebih aman, teduh, senang, gembira, puas serta bahagia.
20. Menurunkan adrenalin
Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.
Berbagai kajian ilmiah melalui penelitian medis telah menunjukkan bahwa ternyata puasa sebulan penuh saat bulan ramadhan bermanfaat sangat luar biasa bagi tubuh manusia. Sebaliknya banyak penelitian menunjukkan bahwa puasa berbeda dengan starvasi biasa, secara umum tidak akan mengganggu tubuh manusia. Dalam mencermati temuan ilmiah tersebut akan lebih diyakini bahwa berkah kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa ternyata bukan sekedar teori dan opini. Manfaat puasa bagi kesehatan sebagian telah terbukti secara ilmiah. Wajar saja, bahwa puasa adalah saat yang paling dinantikan oleh kaum muslim karena memang terbukti secara ilmiah menjanjikan berkah dan mukjizat dalam kesehatan manusia.
06.08 Smartvone
Berbagai penelitian telah mengungkap adanya mukjizat puasa ditinjau dari perpekstif medis modern. Dalam penelitian ilmiah, tidak ditemukan efek merugikan dari puasa Ramadhan pada jantung, paru, hati, ginjal, mata, profil endokrin, hematologi dan fungsi neuropsikiatri.
Penelitian meta analisis atau penelitian terhadap berbagai Abstrak Terkait ini diperoleh dari Medline dan jurnal lokal di negara-negara Islam 1960-2009. Seratus tiga belas artikel yang memenuhi kriteria untuk pemilihan kertas dikaji secara mendalam untuk mengidentifikasi rincian bahan terkait.
Hasilnya, terdapat manfaat luar biasa dan tidak disangka sebelumnya oleh para ilmuwan tentang adanya mukjizat puasa Ramadhan bagi kesehatan manusia. Meskipun puasa Ramadhan aman untuk semua orang sehat dan beberapa kondisi sakit tertentu, namun dalam keadaan penyakit tertentu seseorang harus berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti rekomendasi ilmiah.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinanti oleh umat muslim. Saat itu, dianggap sebagai bulan yang penuh berkah dan rahmah. Semua umat muslim yang sehat dan sudah akil balik diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh. Meskipun untuk sebagian orang ibadah puasa cukup berat, tetapi terdapat keistimewaan untuk mendapatkan hikmah dari Allah berupa kebahagian, pahala berlipat, dan bahkan suatu muhjizat dalam kesehatan.
Allah berjanji akan memberikan berkah kepada orang yang berpuasa. Seperti ditegaskan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu'aim: "Berpuasalah maka kamu akan sehat." Dengan berpuasa, akan diperoleh manfaat secara biopsikososial berupa sehat jasmani, rohani dan sosial. Rahasia kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa inilah yang menjadi daya tarik ilmuwan untuk meneliti berbagai aspek kesehatan puasa secara psikobiologis, imunopatofisilogis dan biomolekular.
Para pakar nutrisi dunia mendefinisikan puasa atau kelaparan (starvasi) sebagai pantangan mengkonsumsi nutrisi baik secara total atau sebagian dalam jangka panjang atau jangka pendek. Sedangkan konsep puasa dalam Islam secara substansial adalah menahan diri tidak makan, minum dan berhubungan suami istri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat. Sehingga puasa memiliki perbedaan dibandingkan starvasi biasa.
Inilah 20 Mukizat Puasa Terhadap Kesehatan Manusia
1. Keseimbangan anabolisme dan katabolisme
Berbeda dengan kelaparan atau starvasi dalam berbagai bentuk dapat mengganggu kesehatan tubuh. Namun sebaliknya, dalam puasa ramadhan terjadi keseimbangan anabolisme dan katabolisme yang berakibat asam amino dan berbagai zat lainnya membantu peremajaan sel dan komponennya memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam amino dalam darah sepanjang hari. Cadangan protein yang cukup dalam hati karena asupan nutrisi saat buka dan sahur akan tetap dapat menciptakan kondisi tubuh untuk terus memproduksi protein esensial lainnya seperti albumin, globulin dan fibrinogen. Hal ini tidak terjadi pada starvasi jangka panjang, karena terjadi penumpukan lemak dalam jumlah besar, sehingga beresiko terjadi sirosis hati. Sedangkan saat puasa di bulan ramadhan, fungsi hati masih aktif dan baik.
2. Tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah.
Kemudian juga berbeda dengan starvasi, dalam puasa Islam penelitian menunjukkan asam amino teroksidasi dengan pelan dan zat keton tidak meningkat dalam darah sehingga tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah.
3. Tidak berpengaruh pada sel darah manusia
Dalam penelitian, saat puasa tidak berpengaruh pada sel darah manusia & tidak terdapat perbedaan jumlah retikulosit, volume sel darah merah serta rata-rata konsentrasi hemoglobin (MCH, MCHC) dibandingkan dengan orang yang tidak berpuasa.
4. Puasa pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh
Puasa ramadhan pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh dan tidak terdapat perbedaan protein gula, protein glikosilat dan hemoglobin glikosilat. Namun pada penderita diabetes tipe tertentu sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter bila hendak berpuasa. Diantaranya adalah penderita diabetes dengan keton meningkat, sedang hamil, usia anak atau komplikasi lain seperti gagal ginjal dan jantung.
5. Pengaruh pada Ibu hamil dan menyusui
Terdapat sebuah penelitian puasa pada ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok tidak hamil dan tidak menyusui di perkampungan Afika Barat. Ternyata dalam penelitian tersebut disimpulkan tidak terdapat perbedaan kadar glukosa serum, asam lemak bebas, trigliserol, keton, beta hidroksi butirat, alanin, insulin, glucagon dan hormon tiroksin.
6. Pengaruh pada janin saat ibu hami berpuasa
Penelitian di Departemen Obstetri dan Ginekologi dari Gaziantep University Hospital, terhadap 36 wanita sehat dengan kehamilan tanpa komplikasi berturut-turut dari 20 minggu atau lebih, yang berpuasa selama bulan Ramadhan untuk mengevaluasi efek Ramadan pada janin, pengukuran Doppler ultrasonografi dalam peningkatan diameter biparietal janin (BPD), peningkatan panjang tulang paha janin (FL), meningkatkan berat badan diperkirakan janin (EFBW), profil biofisik janin (BPP), indeks cairan amnion (AFI), dan rasio arteri umbilikalis sistol / diastol (S / D) rasio.
Kortisol serum ibu, trigliserida, kolesterol total, low-density lipoprotein (LDL), high density lipoprotein (HDL), very Low density lipoprotein (VLDL), dan LDL / HDL rasio juga dievaluasi sebelum dan sesudah Ramadhan. Hasil penelitian menunjukkan, tidak ada perbedaan signifikan yang ditemukan antara kedua kelompok untuk usia janin, berat badan ibu, perperkiraan kenaikan berat badan janin (EFWG), BPP janin, AFI, dan rasio arteri umbilikalis S / D.
7. Penurunan glukosa dan berat badan
Studi kohort dilakukan pada 81 mahasiswa Universitas Teheran of Medical Sciences saat berpuasa. Dilakukan evaluasi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), glukosa, trigliserida (TG), kolesterol, lipoprotein densitas rendah (LDL), high density lipoprotein (HDL), dan Very Low density lipoprotein (VLDL), sebelum dan sesudah Ramadhan. Studi ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan menyebabkan penurunan glukosa dan berat badan. Meskipun ada penurunan yang signifikan dalam frekuensi makan, peningkatan yang signifikan dalam LDL dan penurunan HDL tercatat pada bulan Ramadhan. Tampaknya efek puasa Ramadhan pada tingkat lipid dalam darah mungkin berkaitan erat dengan pola makan gizi atau respon kelaparan biokimia.
8. Pengaruh pada fungsi kelenjar gondok
Ketika berpuasa ternyata juga terbukti tidak berpengaruh pada fungsi kelenjar gondok manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar plasma tiroksin (TS),tiroksin bebas, tironin triyodium dan hormon perangsang gondok (TSH) pada penderita laki-laki yang berpuasa.
9. Pengaruh pada hormon virgisteron
Sedangkan pada penelitian hormon wanita tidak terjadi gangguan pada hormon virgisteron saat melaksanakan puasa. Tetapi, 80% populasi penelitian menunjukkan penurunan hormon prolaktin. Penelitian ini menunjukkan harapan baru bagi penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan peningkatan hormon prolaktin. Sehingga saat puasa, wanita tetap berpeluang besar untuk tetap pada kondisi subur.
10. Bermanfaat Bagi Jantung
Beberapa penelitian menyebutkan sebenarnya tidak terdapat perbedaan yang mencolok saat berpuasa dibandingkan saat tidak berpuasa. Puasa Ramadhan tidak mempengaruhi secara drastis metabolisme lemak, karbohidrat dan protein. Meskipun terjadi peningkatan serum uria dan asam urat sering terjadi saat terjadi dehidrasi ringan saat puasa. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL dan apoprotein alfa1. Penurunan LDL sendiri ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian "chronobiological" menunjukkan saat puasa Ramadhan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperan bagi peningkatan kesehatan manusia.
11. Memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerja sel
Saat puasa terjadi perubahan dan konversi yang masif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan, sebelum didistribusikan dalam tubuh terjadi format ulang. Sehingga, memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan asam amino penting saat makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel baru dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati. Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi.
12. Sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin
Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan memberi perlindungan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja mekanisme lokal pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.
13. Dalam keadaan puasa ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalami kenaikkan pesat. Pada penelitian terbaru menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar apo-betta, menaikkan kadar apo-alfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan serangan penyakit jantung dan pembuluh darah.
14. Penurunan berbagai hormon salah satu rahasia hidup jangka panjang
Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan penurunan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang.
15. Bermanfaat dalam pembentukan sperma
Manfaat lain ditunjukan dalam penelitian pada kesuburan laki-laki. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata hasil akhir kesimpulan penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh kedua testis.
16. Bermanfaat untuk penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis
Manfaat lain yang perlu penelitian lebih jauh adalah pengaruh puasa pada membaiknya penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis. Parameter yang diteliti adalah fungsi sel penetral (netrofil) dan progresifitas klinis penderita. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa terdapat korelasi antara membaiknya radang sendi dan peningkatan kemampuan sel penetral dalam membasmi bakteri.
17. Memperbaiki hormon testoteron dan performa seksual
Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme dilaporkan penelitian puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH). Terjadi perubahan kadar berbagai hormon tersebut dalam tiap minggu. Dalam tahap awal didapatkan penurunan hormon testoteron yang berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu jaringan kesuburan. Namun hanya bersifat sementara karena beberapa hari setelah puasa hormon testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi sebelumnya
18. Memperbaiki kondisi mental secara bermakna
Seorang peneliti diMoskow melakukan penelitian pada seribu penderita kelainan mental termasuk skizofrenia. Ternyata dengan puasa sekitar 65% terdapat perbaikan kondisi mental yang bermakna. Berbagai penelitian lainnya menunjukkan ternyata puasa Ramadhan juga mengurangi risiko kompilkasi kegemukan, melindungi tubuh dari batu ginjal, meredam gejolak seksual kalangan muda dan penyakit lainnya yang masih banyak lagi.
19. Peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia
Manfaat puasa bagi kehidupan psikososial memegang peranan penting dalam kesehatan manusia. Dalam bulan puasa terjadi peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia. Hubungan psikologis berupa komunikasi dengan Allah akan meningkat pesat, karena puasa adalah bulan penuh berkah. Setiap doa dan ibadah akan berpahala berlipat kali dibandingkan biasanya. Bertambahnya kualitas dan kuantitas ibadah di bulan puasa akan juga meningkatkan komunikasi sosial dengan sesama manusia baik keluarga, saudara dan tetangga akan lebih sering. Berbagai peningkatan ibadah secara langsung akan meningkatkan hubungan dengan Pencipta dan sesamanya ini akan membuat jiwa lebih aman, teduh, senang, gembira, puas serta bahagia.
20. Menurunkan adrenalin
Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.
Berbagai kajian ilmiah melalui penelitian medis telah menunjukkan bahwa ternyata puasa sebulan penuh saat bulan ramadhan bermanfaat sangat luar biasa bagi tubuh manusia. Sebaliknya banyak penelitian menunjukkan bahwa puasa berbeda dengan starvasi biasa, secara umum tidak akan mengganggu tubuh manusia. Dalam mencermati temuan ilmiah tersebut akan lebih diyakini bahwa berkah kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa ternyata bukan sekedar teori dan opini. Manfaat puasa bagi kesehatan sebagian telah terbukti secara ilmiah. Wajar saja, bahwa puasa adalah saat yang paling dinantikan oleh kaum muslim karena memang terbukti secara ilmiah menjanjikan berkah dan mukjizat dalam kesehatan manusia.
Nah, bagaimana cara membuatnya? Silakan disimak langkah-langkah dibawah dan model roket yang akan dbuat mekanisme parasut adalah model roket panjang. Cara pembuatan roket panjang silakan dibaca di Pembuatan Roket Air Panjang. Inilah yang penulis namakan sebagai Roket Air Berparasut ala langitselatan.
Selamat mencoba!
Alat:
  • Gunting
  • Penggaris
  • Alat tulis, spidol marker
  • Double tape
  • Isolasi being ukuran sedang
  • Alat pembuat nosecone (silakan baca di artikel Pembuatan Roket Panjang)
Bahan:
  • Botol minuman soda ukuran 1,5 liter sebanyak 3. (tanpa bermaksud mengiklankan, penulis menggunakan Pepsi 2 buah dan sebuah botol Sprite)
  • Trash bag ukuran besar atau dapat diganti plastik layangan yang lebar
  • Benang kasur
Cara pembuatan
A. Pembuatan Parasut
  1. Buat parasut besar dengan menggunakan plastik trash bag atau plastik layangan
  2. Lubangi bagian tengah dengan lubang diameter kira-kira 5 cm
  3. Beri tali kasur pada bagian tepi plastik
01
Parasut yang telah dipotong. Kredit : Aldino A Baskoro
B. Pembuatan nose cone penyimpan parasut
  1. Buat nose cone dengan menggunakan botol sprite (warna hijau). Cara pembuatan silakan lihat di pembuatan roket panjang.
  2. Potong sebuah botol pepsi kira-kira 9 cm dari bagian bawah botol. Lubangi bagian tengah botol menggunakan solder.
    02
    Nose cone dan bagian bawah botol yang telah dipotong. Kredit : Aldino A Baskoro
  3. Kuncupkan parasut dan sejajarkan semua tali parasut. Masukkan ke dalam lubang yang ada di tengah botol. Buat simpul agar tali parasut tidak lepas saat parasut mengembang.
    03
    Bagian bawah botol tempat membuat simbul tali parasut. Kredit : Aldino A Baskoro
  4. Lipat parasut dengan pola lipatan kedalam dan keluar secara bergantian. Masukan parasut ke dalam nose cone dengan posisi parasut paling atas diikuti dengan tali
    04
    Cara melipat parasut ke dalam nose cone. Kredit : Aldino A. Baskoro
  5. Perhatikan pada bagian nose cone. Tambahkan plastik mika tebal yang mengelilingi nose cone kira-kira ¾ nya. Bagian ini berfungsi untuk mempermudah pemasangan nose cone dan mencegah nose cone langsung terlepas ketika roket diluncurkan. Hubungkan nose cone dan badan roket dengan menggunakan tali kasur.
    05
    Mika plastik tambahan yang dipasang pada nose cone. Kredit : Aldino A. Baskoro
C. Pembuatan badan roket air
  1. Untuk pembuatan badan roket sama seperti dalam artikel Pembuatan Roket Air Panjang.
  2. Yang perlu jadi perhatikan adalah tali penghubung antara badan roket dan nose cone (lihat tanda panah). Panjang tali harus melebihi panjang tali parasut, jika tidak maka parasut akan tetap tertahan di dalam nose cone saat roket mencapai titik tertingginya. Catatan penting kedua adalah cara melipat parasut. Jangan melipat parasut dengan cara menggulung tali pada parasut. Gunakan lipatan ke dalam dan keluar secara bergantian yang dimulau dari bagian atas parasut ketika parasut telah dikuncupkan.
    06
    Parasut, nose cone, dan badan roket sebelum dipasang
05.47 Smartvone
Nah, bagaimana cara membuatnya? Silakan disimak langkah-langkah dibawah dan model roket yang akan dbuat mekanisme parasut adalah model roket panjang. Cara pembuatan roket panjang silakan dibaca di Pembuatan Roket Air Panjang. Inilah yang penulis namakan sebagai Roket Air Berparasut ala langitselatan.
Selamat mencoba!
Alat:
  • Gunting
  • Penggaris
  • Alat tulis, spidol marker
  • Double tape
  • Isolasi being ukuran sedang
  • Alat pembuat nosecone (silakan baca di artikel Pembuatan Roket Panjang)
Bahan:
  • Botol minuman soda ukuran 1,5 liter sebanyak 3. (tanpa bermaksud mengiklankan, penulis menggunakan Pepsi 2 buah dan sebuah botol Sprite)
  • Trash bag ukuran besar atau dapat diganti plastik layangan yang lebar
  • Benang kasur
Cara pembuatan
A. Pembuatan Parasut
  1. Buat parasut besar dengan menggunakan plastik trash bag atau plastik layangan
  2. Lubangi bagian tengah dengan lubang diameter kira-kira 5 cm
  3. Beri tali kasur pada bagian tepi plastik
01
Parasut yang telah dipotong. Kredit : Aldino A Baskoro
B. Pembuatan nose cone penyimpan parasut
  1. Buat nose cone dengan menggunakan botol sprite (warna hijau). Cara pembuatan silakan lihat di pembuatan roket panjang.
  2. Potong sebuah botol pepsi kira-kira 9 cm dari bagian bawah botol. Lubangi bagian tengah botol menggunakan solder.
    02
    Nose cone dan bagian bawah botol yang telah dipotong. Kredit : Aldino A Baskoro
  3. Kuncupkan parasut dan sejajarkan semua tali parasut. Masukkan ke dalam lubang yang ada di tengah botol. Buat simpul agar tali parasut tidak lepas saat parasut mengembang.
    03
    Bagian bawah botol tempat membuat simbul tali parasut. Kredit : Aldino A Baskoro
  4. Lipat parasut dengan pola lipatan kedalam dan keluar secara bergantian. Masukan parasut ke dalam nose cone dengan posisi parasut paling atas diikuti dengan tali
    04
    Cara melipat parasut ke dalam nose cone. Kredit : Aldino A. Baskoro
  5. Perhatikan pada bagian nose cone. Tambahkan plastik mika tebal yang mengelilingi nose cone kira-kira ¾ nya. Bagian ini berfungsi untuk mempermudah pemasangan nose cone dan mencegah nose cone langsung terlepas ketika roket diluncurkan. Hubungkan nose cone dan badan roket dengan menggunakan tali kasur.
    05
    Mika plastik tambahan yang dipasang pada nose cone. Kredit : Aldino A. Baskoro
C. Pembuatan badan roket air
  1. Untuk pembuatan badan roket sama seperti dalam artikel Pembuatan Roket Air Panjang.
  2. Yang perlu jadi perhatikan adalah tali penghubung antara badan roket dan nose cone (lihat tanda panah). Panjang tali harus melebihi panjang tali parasut, jika tidak maka parasut akan tetap tertahan di dalam nose cone saat roket mencapai titik tertingginya. Catatan penting kedua adalah cara melipat parasut. Jangan melipat parasut dengan cara menggulung tali pada parasut. Gunakan lipatan ke dalam dan keluar secara bergantian yang dimulau dari bagian atas parasut ketika parasut telah dikuncupkan.
    06
    Parasut, nose cone, dan badan roket sebelum dipasang





      Roket Air merupakan salah satu wujud dan media untuk mengasah serta menyalurkan kreatifitas siapapun yang ingin membuatnya, terutama siswa. Melalui media roket air bisa dipelajari banyak hukum dan pelajaran sains lainnya. Namun jika siapapun yang ingin mengembangkan roket air, maka banyak metode dan desain roket air yang bisa dibuat dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada kreatifitas.


      Cara pembuatan roket air sangatlah mudah, pembuatan roket air dapat digunakan dengan barang-barang bekas.
Bahan-bahan yang di perlukan :
  • 2 botol minuman mineral berukuran 1.5 liter (lebih baik lagi botol sisa minuman bersoda)
  • Lembaran polycarbonate (dipakai untuk atap kanopi) atau bisa pula styrofoam dan kardus bekas, tetapi cepat rusak.
  • 10-11 cable ties (pengikat kabel) ukuran besar
  • Pentil (air intake) sepedamotor
  • Potongan karet ban dalam
  • Penutup pipa paralon (dop; yang tanpa ulir) ukuran 1/2 inch
  • Kertas koran, lakban bening, lakban hitam tebal, double tape
  • Gunting, cutter, penggaris, lem paralon, serta lem super
 Cara Pembuatan :
  1. Ambil satu botol plastik bekas. potong bagian bawahnya. kemudian masukkan koran bekas atau plastisin dan padatkan di ujung botol. koran bekas ini nantinya berguna sebagai pemberat roket.

    Agar gulungan kertas tidak berpindah, bisa direkatkan dengan selotip
  2. Ambil botol plastik utuh lainnya. satukan dengan botol lainnya dengan memasukkan bagian pantat/bawahnya dalam bagian botol yang terbuka. perkuat dengan lakban bening.
  3. Ambil lembaran polycarbonate. buat pola/model sirip, lalu gunting. bisa 3 atau 4 lembar untuk satu roket.


    Kemudian, dengan doubletape rekatkan potongan polycarbonate tadi di bagian bawah roket (bagian botol yang tidak ada gulungan korannya). perkuat dengan lakban bening.




    Perhatikan posisi siripnya; harus seimbang di sekeliling roket. bila menggunakan 4 sirip, letaknya saling berhadapan.

  4. Buka tutup botol bagian bawah roket. lubangi dengan cutter (hinga muat untuk memasukkan paralon 1/2 inch). kemudian ambil potongan karet ban dalam, potong berbentuk lingkaran. hingga menjadi karet penyekat (seal) tutup botol.


Cara Membuat Peluncur
Roket (tipe Pelatuk Ian Clark)
:

Untuk meluncurkan roket air yang telah dibuat, kita perlu alat peluncur roketnya. Disini saya akan memberikan tahu cara pembuatan Peluncur Roket tipe Pelatuk Ian Clark.


Bahan-bahan :
  • Bagian hulu pipa PVC 1/2 inch
  • 2 soket penyumbat PVC 1/2 inch
  • 1 potong pipa PVC 1.25 inch
  • 1 soket T PVC 1/2 inch
  • 9 batang cable ties besar
Alat-alat :
  • Isolasi / lakban
  • lem PVC
  • Gergaji
  • Gunting


05.07 Smartvone





      Roket Air merupakan salah satu wujud dan media untuk mengasah serta menyalurkan kreatifitas siapapun yang ingin membuatnya, terutama siswa. Melalui media roket air bisa dipelajari banyak hukum dan pelajaran sains lainnya. Namun jika siapapun yang ingin mengembangkan roket air, maka banyak metode dan desain roket air yang bisa dibuat dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada kreatifitas.


      Cara pembuatan roket air sangatlah mudah, pembuatan roket air dapat digunakan dengan barang-barang bekas.
Bahan-bahan yang di perlukan :
  • 2 botol minuman mineral berukuran 1.5 liter (lebih baik lagi botol sisa minuman bersoda)
  • Lembaran polycarbonate (dipakai untuk atap kanopi) atau bisa pula styrofoam dan kardus bekas, tetapi cepat rusak.
  • 10-11 cable ties (pengikat kabel) ukuran besar
  • Pentil (air intake) sepedamotor
  • Potongan karet ban dalam
  • Penutup pipa paralon (dop; yang tanpa ulir) ukuran 1/2 inch
  • Kertas koran, lakban bening, lakban hitam tebal, double tape
  • Gunting, cutter, penggaris, lem paralon, serta lem super
 Cara Pembuatan :
  1. Ambil satu botol plastik bekas. potong bagian bawahnya. kemudian masukkan koran bekas atau plastisin dan padatkan di ujung botol. koran bekas ini nantinya berguna sebagai pemberat roket.

    Agar gulungan kertas tidak berpindah, bisa direkatkan dengan selotip
  2. Ambil botol plastik utuh lainnya. satukan dengan botol lainnya dengan memasukkan bagian pantat/bawahnya dalam bagian botol yang terbuka. perkuat dengan lakban bening.
  3. Ambil lembaran polycarbonate. buat pola/model sirip, lalu gunting. bisa 3 atau 4 lembar untuk satu roket.


    Kemudian, dengan doubletape rekatkan potongan polycarbonate tadi di bagian bawah roket (bagian botol yang tidak ada gulungan korannya). perkuat dengan lakban bening.




    Perhatikan posisi siripnya; harus seimbang di sekeliling roket. bila menggunakan 4 sirip, letaknya saling berhadapan.

  4. Buka tutup botol bagian bawah roket. lubangi dengan cutter (hinga muat untuk memasukkan paralon 1/2 inch). kemudian ambil potongan karet ban dalam, potong berbentuk lingkaran. hingga menjadi karet penyekat (seal) tutup botol.


Cara Membuat Peluncur
Roket (tipe Pelatuk Ian Clark)
:

Untuk meluncurkan roket air yang telah dibuat, kita perlu alat peluncur roketnya. Disini saya akan memberikan tahu cara pembuatan Peluncur Roket tipe Pelatuk Ian Clark.


Bahan-bahan :
  • Bagian hulu pipa PVC 1/2 inch
  • 2 soket penyumbat PVC 1/2 inch
  • 1 potong pipa PVC 1.25 inch
  • 1 soket T PVC 1/2 inch
  • 9 batang cable ties besar
Alat-alat :
  • Isolasi / lakban
  • lem PVC
  • Gergaji
  • Gunting


Sabtu, 27 Juli 2013



Despicable Me: Minion Rush v1.0.0 APK Free Download Android App. Gru’s loyal, yellow, gibberish-speaking Minions are ready for their toughest challenge in Despicable Me: Minion Rush.
Despicable Me: play.google.com.GloftDMHM
Play as a Minion and compete with others in hilarious, fast-paced challenges in order to impress your boss, (former?) super-villain Gru! Jump, fly, dodge obstacles, collect bananas, be mischievous, and defeat villains to earn the title of Minion of the Year!
ALL THE HEART AND HUMOR OF DESPICABLE ME
  • Enjoy unpredictably hilarious Minion moments
  • Perform despicable acts through hundreds of missions
  • Run through iconic locations, which are full of surprises, secrets and tricky obstacles: Gru’s Lab and Gru’s Residential Area
  • Customize your Minion with unique costumes, weapons, and power-ups
  • Battle Vector and an all-new villain exclusively created for the game
AN INNOVATIVE AND ORIGINAL GAME
  • Encounter secret areas, unique boss fights and amazing power-ups
  • Experience custom animation and voice overs, and state-of-the-art 3D graphics
  • Enjoy multiple dynamic camera angles
  • Engage in various bonus gameplays:
  1. Destroy things as Mega Minion
  2. Collect bananas riding the Fluffy Unicorn
  3. Hang on to Gru’s Rocket for the ride of your life
  • Have fun with your friends! See their best scores during your run, send them funny Minion taunts and challenges to show them who’s going to win Minion of the Year!

Download Despicable Me: Minion Rush 1.0.0 APK Free:

Download:
Instructions :

  • Install APK
  • Copy 'com.gameloft.android.ANMP.GloftDMHM' folder to 'sdcard/Android/data'
  • Launch the Game
06.28 Smartvone



Despicable Me: Minion Rush v1.0.0 APK Free Download Android App. Gru’s loyal, yellow, gibberish-speaking Minions are ready for their toughest challenge in Despicable Me: Minion Rush.
Despicable Me: play.google.com.GloftDMHM
Play as a Minion and compete with others in hilarious, fast-paced challenges in order to impress your boss, (former?) super-villain Gru! Jump, fly, dodge obstacles, collect bananas, be mischievous, and defeat villains to earn the title of Minion of the Year!
ALL THE HEART AND HUMOR OF DESPICABLE ME
  • Enjoy unpredictably hilarious Minion moments
  • Perform despicable acts through hundreds of missions
  • Run through iconic locations, which are full of surprises, secrets and tricky obstacles: Gru’s Lab and Gru’s Residential Area
  • Customize your Minion with unique costumes, weapons, and power-ups
  • Battle Vector and an all-new villain exclusively created for the game
AN INNOVATIVE AND ORIGINAL GAME
  • Encounter secret areas, unique boss fights and amazing power-ups
  • Experience custom animation and voice overs, and state-of-the-art 3D graphics
  • Enjoy multiple dynamic camera angles
  • Engage in various bonus gameplays:
  1. Destroy things as Mega Minion
  2. Collect bananas riding the Fluffy Unicorn
  3. Hang on to Gru’s Rocket for the ride of your life
  • Have fun with your friends! See their best scores during your run, send them funny Minion taunts and challenges to show them who’s going to win Minion of the Year!

Download Despicable Me: Minion Rush 1.0.0 APK Free:

Download:
Instructions :

  • Install APK
  • Copy 'com.gameloft.android.ANMP.GloftDMHM' folder to 'sdcard/Android/data'
  • Launch the Game

Jumat, 26 Juli 2013

Profil Biodata Dr.Ryan Thamrin pembawa acara DR.OZ Indonesia di TransTV. Acara Dr.Oz Indonesia di TransTV menjadi acara favorit untuk para wanita dan ibu rumah tangga muda karena ada host ganteng yakni Dr.Ryan Thamrin. Setelah ada dokter Boyke yang terkenal kini muncul seorang dokter muda Dr.Ryan Thamrin. Selain tampan dan memiliki postur badan yang bagus Dr.Ryan Thamrin juga pandai dalam bertutur kata dalam acara Dr. OZ Indonesia di TransTV.

Hal tersebut membuat Dr.Ryan Thamrin makin dikenal oleh publik. Ada hal aneh dari Dr.Ryan Thamrin yang kabarnya sebelum berprofesi sebagai dokter host Dr.OZ Indonesia Dr.Ryan Thamrin ternyata sebelumnya adalah seorang yang berprofesi sebagai Cover Boy. Namun apda akhirnya Dr.Ryan Thamrin meninggalkan dunia modeling dan memilih sebagai Dokter untuk fokus dalam dunia medis sebagai Dr. Dulu sebelum menjadi dokter ternyata Dr. Oz Ryan Thamrin adalah finalis Abang None Jakarta tahun 2003.


Dr.Ryan Thamrin Host Dr.OZ TransTV
Saat ini umur Dr.OZ Indonesia Dr.Ryan Thamrin 26 tahun. Namun meskipun umur Dr.Ryan Thamrin baru 26 tahun dirinya sudah menyelesaikan pendidikan di Universitas Gajah Mada dan Mahachulalongkornrajavidyalaya University, Thailand. Ya, Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia memang memiliki fans yang banyak setelah acaranya di TransTv banyak diminati. Mungkin kalian belum tau tenatng profil dan biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia di TrnasTV. Berikut ini saya akan memberikan info profil dan biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia.

Profil Biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ:
Nama : Ryan Thamrin
Tempat : Riau
Tanggal Lahir : 27 Mei 1978
Agama : Islam
Karir : Abang Jakarta tahun 2003, aneka Yess! tahun 2007

Dr.Ryan Thamrin Host Dr.OZ Indonesia TransTV
Pendidikan Dr.Ryan Thamrin:
1. Klinis Kesehatan Reproduksi & Penyakit Menular Seksual di Mahachulalongkornrajavidyalaya University, Bangkok, Thailand, 2004

2. Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 2002

3. Kedokteran Anti-Aging (Anti Penuaan Dini) – Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, Tahun 2011

Terima kasih telah membaca profil dan biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia di TransTV. Seoga Artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda.
06.33 Smartvone
Profil Biodata Dr.Ryan Thamrin pembawa acara DR.OZ Indonesia di TransTV. Acara Dr.Oz Indonesia di TransTV menjadi acara favorit untuk para wanita dan ibu rumah tangga muda karena ada host ganteng yakni Dr.Ryan Thamrin. Setelah ada dokter Boyke yang terkenal kini muncul seorang dokter muda Dr.Ryan Thamrin. Selain tampan dan memiliki postur badan yang bagus Dr.Ryan Thamrin juga pandai dalam bertutur kata dalam acara Dr. OZ Indonesia di TransTV.

Hal tersebut membuat Dr.Ryan Thamrin makin dikenal oleh publik. Ada hal aneh dari Dr.Ryan Thamrin yang kabarnya sebelum berprofesi sebagai dokter host Dr.OZ Indonesia Dr.Ryan Thamrin ternyata sebelumnya adalah seorang yang berprofesi sebagai Cover Boy. Namun apda akhirnya Dr.Ryan Thamrin meninggalkan dunia modeling dan memilih sebagai Dokter untuk fokus dalam dunia medis sebagai Dr. Dulu sebelum menjadi dokter ternyata Dr. Oz Ryan Thamrin adalah finalis Abang None Jakarta tahun 2003.


Dr.Ryan Thamrin Host Dr.OZ TransTV
Saat ini umur Dr.OZ Indonesia Dr.Ryan Thamrin 26 tahun. Namun meskipun umur Dr.Ryan Thamrin baru 26 tahun dirinya sudah menyelesaikan pendidikan di Universitas Gajah Mada dan Mahachulalongkornrajavidyalaya University, Thailand. Ya, Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia memang memiliki fans yang banyak setelah acaranya di TransTv banyak diminati. Mungkin kalian belum tau tenatng profil dan biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia di TrnasTV. Berikut ini saya akan memberikan info profil dan biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia.

Profil Biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ:
Nama : Ryan Thamrin
Tempat : Riau
Tanggal Lahir : 27 Mei 1978
Agama : Islam
Karir : Abang Jakarta tahun 2003, aneka Yess! tahun 2007

Dr.Ryan Thamrin Host Dr.OZ Indonesia TransTV
Pendidikan Dr.Ryan Thamrin:
1. Klinis Kesehatan Reproduksi & Penyakit Menular Seksual di Mahachulalongkornrajavidyalaya University, Bangkok, Thailand, 2004

2. Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 2002

3. Kedokteran Anti-Aging (Anti Penuaan Dini) – Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, Tahun 2011

Terima kasih telah membaca profil dan biodata Dr.Ryan Thamrin Host DR.OZ Indonesia di TransTV. Seoga Artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda.
Tidak ada yang tahu persis sejak kapan kopi dijadikan bahan pencampur minuman oleh masyarakat manusia. Yang pasti harus diakui, manfaat dan mudharat tumbuhan yang mengandung zat aktif caffeine ini telah menjadi bahan kajian para ahli selama ratusan tahun.
Efek fisiologis (faal) caffeine
Caffeine (pada kopi), theobromine (pada kakao), dan theophyline (pada teh)diklasifikasikan sebagai senyawa stimulant, zat yang dapat menimbulkan rangsangan. Diantara ketiga-tiganya, caffeine adalah yang paling tinggi stimulant effect-nya.
1353770167918969631

Stimulant effects caffeine bisa timbul karena senyawa ini memiliki kemampuan merintangi sel-sel otak menerima adenosine, senyawa neuromodulator yang menimbulkan perilaku tenang/sabar (sedative). Perilaku/sensasi demikian disebutadenosine’s sedative effect.
Di bawah pengaruh neuromodulator adenosine itu sel-sel otak (saraf) berhenti memproduksi neurotransmitter, senyawa aktifator sel-sel saraf. Karena sifat caffeine yang berkebalikan dengan adenosine sedative’s effects itu maka jadilah caffeine sebagai zat perangsang atau stimulant.

Karena system saraf adalah system pengendali fungsi organ-organ tubuh maka zat-zat yang berpengaruh dapa sistem saraf, seperti caffeine ini, dapat pula berpengaruh pada fungsi beberapa organ tubuh lain..
Pada jantung, caffeine terbukti bisa meningkatkan denyut jantung. Pada system pergerakan caffeine diketahui dapat memacu kontraktilitas otot. Sedangkan pada saluran pencernaan caffeine terbukti dapat memicu produksi getah lambung.
Sensasi yang timbul
Karena fungsinya merangsang kerja saraf yang berdampak pada berubahnya kinerja organ-organ tubuh maka peminum kopi akan merasakan sensasi:
  • Berkurangnya rasa kantuk (efek pada saraf pusat);

  • Tekanan darah meningkat (efek pada jantung);
  • Berkurangnya rasa lelah/penat (efek pada otot);

  • Berkurangnya rasa lapar (efek pada lambung).
Karena kopi dapat menimbulkan sensasi-sensasi tersebut maka berkembanglah adagium (mitos?) di kalangan penikmat kopi: “Berkat kopi, isnpirasi, gairah, dan daya tahan (endurance) tubuh selalu tinggi”
Hmm…benarkah?
05.49 Smartvone
Tidak ada yang tahu persis sejak kapan kopi dijadikan bahan pencampur minuman oleh masyarakat manusia. Yang pasti harus diakui, manfaat dan mudharat tumbuhan yang mengandung zat aktif caffeine ini telah menjadi bahan kajian para ahli selama ratusan tahun.
Efek fisiologis (faal) caffeine
Caffeine (pada kopi), theobromine (pada kakao), dan theophyline (pada teh)diklasifikasikan sebagai senyawa stimulant, zat yang dapat menimbulkan rangsangan. Diantara ketiga-tiganya, caffeine adalah yang paling tinggi stimulant effect-nya.
1353770167918969631

Stimulant effects caffeine bisa timbul karena senyawa ini memiliki kemampuan merintangi sel-sel otak menerima adenosine, senyawa neuromodulator yang menimbulkan perilaku tenang/sabar (sedative). Perilaku/sensasi demikian disebutadenosine’s sedative effect.
Di bawah pengaruh neuromodulator adenosine itu sel-sel otak (saraf) berhenti memproduksi neurotransmitter, senyawa aktifator sel-sel saraf. Karena sifat caffeine yang berkebalikan dengan adenosine sedative’s effects itu maka jadilah caffeine sebagai zat perangsang atau stimulant.

Karena system saraf adalah system pengendali fungsi organ-organ tubuh maka zat-zat yang berpengaruh dapa sistem saraf, seperti caffeine ini, dapat pula berpengaruh pada fungsi beberapa organ tubuh lain..
Pada jantung, caffeine terbukti bisa meningkatkan denyut jantung. Pada system pergerakan caffeine diketahui dapat memacu kontraktilitas otot. Sedangkan pada saluran pencernaan caffeine terbukti dapat memicu produksi getah lambung.
Sensasi yang timbul
Karena fungsinya merangsang kerja saraf yang berdampak pada berubahnya kinerja organ-organ tubuh maka peminum kopi akan merasakan sensasi:
  • Berkurangnya rasa kantuk (efek pada saraf pusat);

  • Tekanan darah meningkat (efek pada jantung);
  • Berkurangnya rasa lelah/penat (efek pada otot);

  • Berkurangnya rasa lapar (efek pada lambung).
Karena kopi dapat menimbulkan sensasi-sensasi tersebut maka berkembanglah adagium (mitos?) di kalangan penikmat kopi: “Berkat kopi, isnpirasi, gairah, dan daya tahan (endurance) tubuh selalu tinggi”
Hmm…benarkah?

Fakta Bagaimana Teknologi Merubah Manusia

Jika kita menengok gaya hidup 10 atau 15 tahun kebelakang, tentulah jauh dibandingkan saat ini, dimana sehari-harinya kehidupan tidak bisa dijauhkan dari yang namanya internet dan gadget.

Teknologi memang dahsyat, dalam hanya satu dekade mampu merubah gaya hidup manusia 100%!
Berikut 7 fakta versi karikatur yang menggambarkan bagaimana teknologi telah merubah total kehidupan manusia dan alamnya!


1. Flat TV Versus Flat Body












2. Ngenet adalah real aktifitas





























3.  Playstation? Kenapa tidak

















Kenapa repot-repot main Bola? Kan ada PS!

4. Hukuman gak boleh keluar rumah? Asyik bisa maen PS seharian!




5. Ucapin ajah di Facebook, repot amat di rayain segala!
Waw, banyak temen yang ngucapin Ultah ke aku!

6. Google atau Tuhan, kek

Carilah jawabannya di Google nak

7.  Ngapain nanya guru? Kan gue bisa cari di internet kalau gak tau!


hormatilah gurumu nak!
05.41 Smartvone

Fakta Bagaimana Teknologi Merubah Manusia

Jika kita menengok gaya hidup 10 atau 15 tahun kebelakang, tentulah jauh dibandingkan saat ini, dimana sehari-harinya kehidupan tidak bisa dijauhkan dari yang namanya internet dan gadget.

Teknologi memang dahsyat, dalam hanya satu dekade mampu merubah gaya hidup manusia 100%!
Berikut 7 fakta versi karikatur yang menggambarkan bagaimana teknologi telah merubah total kehidupan manusia dan alamnya!


1. Flat TV Versus Flat Body












2. Ngenet adalah real aktifitas





























3.  Playstation? Kenapa tidak

















Kenapa repot-repot main Bola? Kan ada PS!

4. Hukuman gak boleh keluar rumah? Asyik bisa maen PS seharian!




5. Ucapin ajah di Facebook, repot amat di rayain segala!
Waw, banyak temen yang ngucapin Ultah ke aku!

6. Google atau Tuhan, kek

Carilah jawabannya di Google nak

7.  Ngapain nanya guru? Kan gue bisa cari di internet kalau gak tau!


hormatilah gurumu nak!

Selasa, 16 Juli 2013

Info:
http://www.imdb.com/title/tt2713324/
Release Date: 12 December 2012 (Indonesia)
Genre: Drama
Quality: HD 720p
Format: MKV
Size: 950 MB
Ratings: 8.4/10 from 90 users
Country: Indonesia
Language: Indonesia
Director: Rizal Mantovani
Writer: Donny Dhirgantoro
Starring: Herjunot Ali, Fedi Nuril, Pevita Eileen Pearce | See full cast and crew
Uploader: MorpHinz@indofiles.web.id
Subtitle: -

Sinopsis :
Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji) adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Zafran yang puitis, sedikit "gila", apa adanya, idealis, agak narsis, dan memiliki bakat untuk menjadi orang terkenal. Riani yang merupakan gadis cerdas, cerewet, dan mempunyai ambisi untuk cita-citanya. Genta, pria yang tidak senang mementingkan dirinya sendiri sehingga memiliki jiwa pemimpin dan mampu membuat orang lain nyaman di sekitarnya. Arial, pria termacho diantara pemain lainnya, hobi berolah raga, paling taat aturan, namun paling canggung kenalan dengan wanita. Ian, dia memiliki badan yang paling subur dibandingkan teman-temannya, penggemar indomie dan bola, paling telat wisuda. Ada pula Dinda (Pevita Pearce) yang merupakan adik dari Arial, seorang mahasiswi cantik yang sebenarnya dicintai Zafran. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.
Selama tiga bulan berpisah penuh kerinduan, banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan sang saka merah putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Petualangan dalam kisah ini, bukanlah petualangan yang menantang adrenalin, demi melihat kebesaran sang Ilahi dari atas puncak gunung. Tapi petualangan ini, juga perjalanan hati. Hati untuk mencintai persahabatan yang erat, dan hati yang mencintai negeri ini.
Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening.
'---------------
Download 1
Download 2
Download 3
Password : zhonreturn.blogspot.com
 
05.55 Smartvone

Info:
http://www.imdb.com/title/tt2713324/
Release Date: 12 December 2012 (Indonesia)
Genre: Drama
Quality: HD 720p
Format: MKV
Size: 950 MB
Ratings: 8.4/10 from 90 users
Country: Indonesia
Language: Indonesia
Director: Rizal Mantovani
Writer: Donny Dhirgantoro
Starring: Herjunot Ali, Fedi Nuril, Pevita Eileen Pearce | See full cast and crew
Uploader: MorpHinz@indofiles.web.id
Subtitle: -

Sinopsis :
Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji) adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Zafran yang puitis, sedikit "gila", apa adanya, idealis, agak narsis, dan memiliki bakat untuk menjadi orang terkenal. Riani yang merupakan gadis cerdas, cerewet, dan mempunyai ambisi untuk cita-citanya. Genta, pria yang tidak senang mementingkan dirinya sendiri sehingga memiliki jiwa pemimpin dan mampu membuat orang lain nyaman di sekitarnya. Arial, pria termacho diantara pemain lainnya, hobi berolah raga, paling taat aturan, namun paling canggung kenalan dengan wanita. Ian, dia memiliki badan yang paling subur dibandingkan teman-temannya, penggemar indomie dan bola, paling telat wisuda. Ada pula Dinda (Pevita Pearce) yang merupakan adik dari Arial, seorang mahasiswi cantik yang sebenarnya dicintai Zafran. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.
Selama tiga bulan berpisah penuh kerinduan, banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan sang saka merah putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Petualangan dalam kisah ini, bukanlah petualangan yang menantang adrenalin, demi melihat kebesaran sang Ilahi dari atas puncak gunung. Tapi petualangan ini, juga perjalanan hati. Hati untuk mencintai persahabatan yang erat, dan hati yang mencintai negeri ini.
Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening.
'---------------
Download 1
Download 2
Download 3
Password : zhonreturn.blogspot.com
 
Amit Virmani bicara tentang surga para gigolo, dan saya teringat Rabiah Adawiyah.
Suatu ketika, sufi perempuan yang hidup di Basrah, Irak, ini berlalu-lalang di pasar sembari menenteng seikat kayu bakar dan seember air.
“Wahai Rabiah, apa yang hendak kamu lakukan dengan kayu dan air itu?” tanya seseorang.
Sambil meninggikan intonasi suaranya, Rabiah menjawab, ”Akan kugunakan kayu ini untuk membakar surga dan akupakai air ini untuk mengguyur neraka, agar orang-orang beribadah tidak mengharapkan surga dan menghindari neraka, tetapa semata-mata karena Allah.”
Rabiah menggetarkan dunia melalui kalimatnya itu 13 abad silam. Hari-hari ini, di belahan bumi lain yang tak pernah dipijaknya, muncul debat konyol: apakah Bali itu Firdaus atau Jahanam?
Meski Steven & Coconut pernah mempopulerkan lagu “Welcome to My Paradise” dengan latar belakang Bali, harus diakui, gugatan mengenai ke-Firdaus-an Bali baru mengemuka belakangan ketika muncul film “Cowboys in Paradise”.
Sutradara film tersebut, Amit Virmani, menggugat imej positif Bali sebagai tempat wisata eksotik. Melalui film yang dibuat dua tahun lalu itu, pria Singapura ini justru menghadirkan sisi erotik. Bali digambarkannya sebagai surga para gigolo.
“Apa bedanya gigolo dengan pelacur laki-laki?” temanku penasaran.
Saya tak tahu persis. Tetapi yang jelas, di mata Amit Virmani, tak sedikit pemandu wisata di Bali merangkap menjadi gigolo sehingga perlu disinisi. Rupanya dia merasa perlu menjungkirbalikkan anggapan turis internasional bahwa Bali adalah Land of Paradise.
Sesungguhnya, bila kita mau membuka halaman-halaman kitab suci kita, Firdaus atau Paradise bukanlah tempat sembarangan. Ia adalah suatu tempat teduh di mana pohon-pohon tumbuh hijau nan rindang, dengan air yang melimpah, bahkan kolam susu tersedia di situ.
Kitab suci mengisahkan Adam terusir dari tempat maha elok itu gara-gara terpukau oleh keelokan yang lain. Kemolekan tubuh Eva, sebagaimana digambarkan dengan mempesona oleh Ayu Utami dalam novel “Saman”, membangkitkan birahi Adam. Mereka kepergok, tertangkap basah, lalu ditendang hingga terpelanting ke dunia yang fana ini.
Pada narasi yang diceritakan turun-temurun itu, Eva tak kalah hina dari Evil. Kaum perempuan dianggap iblis durjana yang mencelakakan kaum lelaki. Meminjam bahasa almarhum Benyamin Sueb, “perempuan adalah biang kerok”.
Tapi Amit Virmani punya narasi sebaliknya. Di Firdaus bernama Bali, iblis itu menyosok dalam diri lelaki. Mereka adalah para gigolo yang menawarkan persetubuhan untuk memuaskan birahi para perempuan pelancong—baik dengan imbalan dollar maupun tidak.
Andai Rabiah Adawiyah masih hidup, dan dia tinggal di Pulau Dewata, mungkin dia akan menyempatkan diri berlalu lalang di Pantai Kuta. Tangan kanannya menjinjing buku “Saman” dan tangan kirinya menggamit DVD “Cowboys in Paradise”. Kepada orang-orang yang berpapasan dengannya, Rabiah mungkin akan menyeru, “Pilih Surga Jahanam atau Neraka Firdaus?”
Dan orang-orang melongo, sebagaimana saya bengong setelah menulis artikel ini, dan Anda menggaruk-garuk jidat karena ada sesuatu yang seakan merayap di kening Anda….
05.23 Smartvone
Amit Virmani bicara tentang surga para gigolo, dan saya teringat Rabiah Adawiyah.
Suatu ketika, sufi perempuan yang hidup di Basrah, Irak, ini berlalu-lalang di pasar sembari menenteng seikat kayu bakar dan seember air.
“Wahai Rabiah, apa yang hendak kamu lakukan dengan kayu dan air itu?” tanya seseorang.
Sambil meninggikan intonasi suaranya, Rabiah menjawab, ”Akan kugunakan kayu ini untuk membakar surga dan akupakai air ini untuk mengguyur neraka, agar orang-orang beribadah tidak mengharapkan surga dan menghindari neraka, tetapa semata-mata karena Allah.”
Rabiah menggetarkan dunia melalui kalimatnya itu 13 abad silam. Hari-hari ini, di belahan bumi lain yang tak pernah dipijaknya, muncul debat konyol: apakah Bali itu Firdaus atau Jahanam?
Meski Steven & Coconut pernah mempopulerkan lagu “Welcome to My Paradise” dengan latar belakang Bali, harus diakui, gugatan mengenai ke-Firdaus-an Bali baru mengemuka belakangan ketika muncul film “Cowboys in Paradise”.
Sutradara film tersebut, Amit Virmani, menggugat imej positif Bali sebagai tempat wisata eksotik. Melalui film yang dibuat dua tahun lalu itu, pria Singapura ini justru menghadirkan sisi erotik. Bali digambarkannya sebagai surga para gigolo.
“Apa bedanya gigolo dengan pelacur laki-laki?” temanku penasaran.
Saya tak tahu persis. Tetapi yang jelas, di mata Amit Virmani, tak sedikit pemandu wisata di Bali merangkap menjadi gigolo sehingga perlu disinisi. Rupanya dia merasa perlu menjungkirbalikkan anggapan turis internasional bahwa Bali adalah Land of Paradise.
Sesungguhnya, bila kita mau membuka halaman-halaman kitab suci kita, Firdaus atau Paradise bukanlah tempat sembarangan. Ia adalah suatu tempat teduh di mana pohon-pohon tumbuh hijau nan rindang, dengan air yang melimpah, bahkan kolam susu tersedia di situ.
Kitab suci mengisahkan Adam terusir dari tempat maha elok itu gara-gara terpukau oleh keelokan yang lain. Kemolekan tubuh Eva, sebagaimana digambarkan dengan mempesona oleh Ayu Utami dalam novel “Saman”, membangkitkan birahi Adam. Mereka kepergok, tertangkap basah, lalu ditendang hingga terpelanting ke dunia yang fana ini.
Pada narasi yang diceritakan turun-temurun itu, Eva tak kalah hina dari Evil. Kaum perempuan dianggap iblis durjana yang mencelakakan kaum lelaki. Meminjam bahasa almarhum Benyamin Sueb, “perempuan adalah biang kerok”.
Tapi Amit Virmani punya narasi sebaliknya. Di Firdaus bernama Bali, iblis itu menyosok dalam diri lelaki. Mereka adalah para gigolo yang menawarkan persetubuhan untuk memuaskan birahi para perempuan pelancong—baik dengan imbalan dollar maupun tidak.
Andai Rabiah Adawiyah masih hidup, dan dia tinggal di Pulau Dewata, mungkin dia akan menyempatkan diri berlalu lalang di Pantai Kuta. Tangan kanannya menjinjing buku “Saman” dan tangan kirinya menggamit DVD “Cowboys in Paradise”. Kepada orang-orang yang berpapasan dengannya, Rabiah mungkin akan menyeru, “Pilih Surga Jahanam atau Neraka Firdaus?”
Dan orang-orang melongo, sebagaimana saya bengong setelah menulis artikel ini, dan Anda menggaruk-garuk jidat karena ada sesuatu yang seakan merayap di kening Anda….

Bisakah Manusia Membunuh Iblis dan Keturunannya?!

Bismillahirrahmanirrahim….
Alhamdulillahirabbal’alamin, syukur alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, hari ini Engkau masih memberi napas kehidupan kepadaku, masih memberi nikmat keutuhan fisik tak ada kekurang apapun dalam diriku, masih memberikan nikmat kesehatan padaku, dan segala kenikmatan dari-Mu yang sesungguhnya tidak bisa diukur dan dihitung dengan apapun dan sesuatupun. Hanya Kepada-Mu lah aku bersyukur dan menyerahkan diri. Itulah suara-suara dalam hati dan benakku tatkala bangun dari tidur.
Pagi ini, di hari ini, setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Kugerakkan seluruh kemampuan kesadaranku untuk melakukan ibadah yang lain, yakni membaca Al-Qur’an. Kupaksa melawan rasa kantuk yang menyerang dan dinginnya udara.
Alhamdulillah, setelah selesai membaca ayat suci Al-Qur’an, kemudian kulanjutkan dengan membaca terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Menurutku, ini sangat penting untuk dilakukan, karena Al-Qur’an ditulis dalam bahasa Arab, sehingga bagi orang sepertiku yang bukan dilahirkan di bumi kinanah tersebut, tentu saja aku tidak bisa mengetahui dan mengerti isi dan maksud yang telah termaktub dalam ayat-ayat suci Al-Qur’an, tanpa membaca terjemahan bahasa yang bisa kumengerti (bahasa Ibu), yakni Bahasa Indonesia. Itu juga berlaku untuk yang lainnya, siapa pun itu (dalam hal ini umat manusia). Sungguh beruntunglah orang-orang yang bisa menguasai Bahasa Arab dan orang-orang yang hafal Al-Qur’an beserta isinya. Semoga Allah SWT menambahkan derajat orang-orang tersebut dan selalu memberikan hikmah-Nya pada mereka.
Adapaun Surah Al-Qur’an yang  kubaca pagi ini adalah surah Al-A’araf ayat 1-27. Sebelumnya, agar untuk diketahui,  Surah Al-A’raf (bahasa Arab:الأعراف, al-A’rāf, “Tempat Tertinggi”) adalah surah ke-7 dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 206 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah. Surah ini diturunkan sebelum turunnya surah Al-An’am dan termasuk golongan surah Assab ‘uththiwaal (tujuh surat yang panjang). Dinamakan Al-A’raf karena perkataan Al-A’raf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al-A’raf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka. [Sumber]
Ketika membaca terjemahannya, sambil mencoba men-tadabbur-kannya sendiri (sembari berdo’a, semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan penerangan-Nya padaku, dan agar terhindar dari pemikiran dan pengartian yang salah sehingga menjadi sesat). Dan, perlu untuk diketahui, Tadabur Al-Quran adalah perenungan dan pencermatan ayat-ayat Al-Quran untuk tujuan difahami, diketahui makna-maknanya, hikmah-hikmahnya serta maksudnya (maksud firman Allah kepada hamba-hamba-Nya -red). [Informasi selengkapnya, bisa lihat di sini dan sini]
Dalam proses pemahaman dan pen-tadabbur-an terhadap terjemahan Surah Al-A’raf yang telah saya baca tersebut. Ada ayat yang telah memberikan sebuah pemikiran dan input informasi yang menjadi perenungan dan rasa keingintahuan yang saya rasakan.
Adapaun ayat yang saya maksudkan tersebut, Saya tuliskan kembali di sini, dari Al-Qur’an yang saya miliki.
” Allah berfirman, “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.” ” [Q.S Al-A'raf : 13]
“Iblis menjawab, ‘Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka di bangkitkan.” ” [Q.S Al-A'raf : 14]
” Allah berfirman, “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.” [Q.S Al-A'raf : 15]
” Iblis menjawab, “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan, Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” ” [Q.S Al-A'raf : 16-17]
” Allah berfirman, “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu, maka benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya.” ” [Q.S Al-A'raf : 18]
Di ayat yang saya tuliskan tersebut [Q.S Al-A'raf : 13-18], merupakan dialog yang terjadi antara Allah SWT dengan Iblis. Dimana, kejadian itu terjadi saat Iblis disuruh untuk sujud (menghormati) Adam AS . Namun, karena kesombongannya, Iblis tidak mau mematuhi perintah Allah SWT sehinga dia diusir dari syurganya Allah SWT. Dan, karena Iblis telah diusir dan dihukum oleh Allah SWT sehingga menjadi sesat, lalu Iblis pun bertekad akan terus menggoda manusia (keturunan Adam AS) di bumi sampai hari kiamat tiba.  Kurasa, kisah (informasi) ini telah kita ketahui bersama, bahkan sedari kita kecil (itu menurut anggapan saya).
Nah, ada yang perlu untuk dicermati, coba perhatikan terjemahan ayat ke-14 Q.S Al-A’raf . Di ayat tersebut, dijelaskan bahwa iblis memohon kepada Allah SWT agar diberi tangguh (untuk kehidupannya) sampai hari pembangkitan (hari kiamat) itu tiba. Artinya, disini Iblis meminta kepada Allah SWT agar diberi umur panjang/abadi (menurut pemikiranku) sampai hari kiamat itu tiba. Dan, dalam ayat selanjutnya, Allah SWT memenuhi permintaan Iblis tersebut—Iblis diberi umur panjang (abadi) sampai hari kiamat tiba.
Selain itu, di ayat ke-14 Q.S Al-A’raf tersebut, ternyata ada keterangan tambahan (catatan kaki) yang menjelasakannya. Berikut saya tulis kembali dari Al-Qur’an yang saya miliki.
Maksudnya : Janganlah saya (Iblis) dan anak cucu saya dimatikan sampai hari kiamat sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya.
Menurut analisis dan pemikiran saya, itu berarti Iblis dan keturunannya telah diberikan usia panjang (abadi) oleh Allah SWT sampai hari kiamat tiba. Nah, pernyataan kritis saya adalah kalau Iblis dan keturunannya diberi “anugerah” oleh Allah SWT, yakni umur panjang (abadi) sampai hari kiamat itu tiba. Itu berarti sampai dengan hari ini, jumlah keturunan iblis telah beranak pinak dan sangat besar jumlahnya di dunia ini. Padahal, jumlah manusia saja sampai dengan sekarang sudah sangat banyak, yakni hampir mencapai 7 milyar jiwa. Tetapi, saya rasa jumlah Iblis dan keturunannya berkali-kali lipat dari jumlah manusia yang ada di bumi sekarang ini. Itu karena Iblis telah beranak pinak dan diberi usia yang panjang (abadi) oleh Allah SWT sampai dengan hari kiamat tiba. Berarti (menurut hemat saya), bahwa hanya terjadi pertambahan/peningkatan jumlah mereka (Iblis/setan) tanpa diiringi dengan pengurangan/kematian mereka (Iblis/setan). Dan artinya, grafik pertumbuhan mereka (iblis/setan) adalah ke atas, yakni terus mengalami peningkatan.
Wow… Benarkah demikian adanya?! Saya pernah memperoleh informasi dari orang lain yang memiliki kemampuan spritual (batin) yang tinggi, katanya bumi (dunia) ini sudah sangat gelap sekali dipenuhi setan-setan (iblis) yang  terus tumbuh beranak pinak. Dan, itu belum ditambah dengan keberadaan makhluk ghaib selain setan (iblis) yang Allah ciptakan, yakni bangsa Jin.
Lalu, yang menjadi pertanyaan penting saya adalah, benarkah Iblis dan keturunannya (setan) tidak bisa mati sampai hari kiamat tiba? Benarkah iblis dan keturunannya itu tidak bisa dibunuh? Bisakah kita (ras manusia) membunuh iblis dan keturunannya, yang jelas-jelas keberadaanya membawa petaka dan menyesatkan?! Jika iblis dan keturunnanya bisa dibunuh, bagaimana cara membunuh mereka?!
Itulah, beberapa pertanyaan yang ada di benak dan pikiran saya sekarang, dan saya akan mencoba mencari tahu informasi ini kepada orang yang benar-benar ahli di bidangnya (dalam hal ini mereka yang mempunyai pengetahuan agama yang dalam). Saya juga akan berusaha mencari tahu informasinya mengenai hal ini dari bahan bacaan terkait (buku, majalah, internet). Semoga saya bisa menemukan jawabannya. Terima kasih Ya Allah, Engkau telah memberikan saya pencerahan dan pengetahuan dari ayat-ayatMu sehingga membuat saya merenung, berfikir, mencari tahu, dan menganalisnya sebagai bagian untuk lebih mengingatMu dan bertakwa kepadaMu selalu. Karena saya yakin, Engkau akan meninggikan derajat orang-orang yang berfikir dan akan memberi jalan serta hikmah kepada mereka yang mau berfikir dalam menemukan kebenaran sejati dariMu.
Karena itu, adakah para pembaca (kompasianer) yang dapat memberikan pandangan, opini, jawaban, dan pengetahuannya kepada saya seputar pertanyaan-pertanyaan saya itu. Jika berkenan, mohon penjelasan dan pemaparannya.
Maha benar Allah dengan segala FirmanNya
Terima kasih banyak
Wassalam
———————————
Salam Berfikir, Mencari Kebenaran dan bukan Pembenaran
[CV]....http://agama.kompasiana.com/2010/12/28/bisakah-manusia-membunuh-iblis-dan-keturunannya-328003.html
05.19 Smartvone

Bisakah Manusia Membunuh Iblis dan Keturunannya?!

Bismillahirrahmanirrahim….
Alhamdulillahirabbal’alamin, syukur alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, hari ini Engkau masih memberi napas kehidupan kepadaku, masih memberi nikmat keutuhan fisik tak ada kekurang apapun dalam diriku, masih memberikan nikmat kesehatan padaku, dan segala kenikmatan dari-Mu yang sesungguhnya tidak bisa diukur dan dihitung dengan apapun dan sesuatupun. Hanya Kepada-Mu lah aku bersyukur dan menyerahkan diri. Itulah suara-suara dalam hati dan benakku tatkala bangun dari tidur.
Pagi ini, di hari ini, setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Kugerakkan seluruh kemampuan kesadaranku untuk melakukan ibadah yang lain, yakni membaca Al-Qur’an. Kupaksa melawan rasa kantuk yang menyerang dan dinginnya udara.
Alhamdulillah, setelah selesai membaca ayat suci Al-Qur’an, kemudian kulanjutkan dengan membaca terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Menurutku, ini sangat penting untuk dilakukan, karena Al-Qur’an ditulis dalam bahasa Arab, sehingga bagi orang sepertiku yang bukan dilahirkan di bumi kinanah tersebut, tentu saja aku tidak bisa mengetahui dan mengerti isi dan maksud yang telah termaktub dalam ayat-ayat suci Al-Qur’an, tanpa membaca terjemahan bahasa yang bisa kumengerti (bahasa Ibu), yakni Bahasa Indonesia. Itu juga berlaku untuk yang lainnya, siapa pun itu (dalam hal ini umat manusia). Sungguh beruntunglah orang-orang yang bisa menguasai Bahasa Arab dan orang-orang yang hafal Al-Qur’an beserta isinya. Semoga Allah SWT menambahkan derajat orang-orang tersebut dan selalu memberikan hikmah-Nya pada mereka.
Adapaun Surah Al-Qur’an yang  kubaca pagi ini adalah surah Al-A’araf ayat 1-27. Sebelumnya, agar untuk diketahui,  Surah Al-A’raf (bahasa Arab:الأعراف, al-A’rāf, “Tempat Tertinggi”) adalah surah ke-7 dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 206 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah. Surah ini diturunkan sebelum turunnya surah Al-An’am dan termasuk golongan surah Assab ‘uththiwaal (tujuh surat yang panjang). Dinamakan Al-A’raf karena perkataan Al-A’raf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al-A’raf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka. [Sumber]
Ketika membaca terjemahannya, sambil mencoba men-tadabbur-kannya sendiri (sembari berdo’a, semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan penerangan-Nya padaku, dan agar terhindar dari pemikiran dan pengartian yang salah sehingga menjadi sesat). Dan, perlu untuk diketahui, Tadabur Al-Quran adalah perenungan dan pencermatan ayat-ayat Al-Quran untuk tujuan difahami, diketahui makna-maknanya, hikmah-hikmahnya serta maksudnya (maksud firman Allah kepada hamba-hamba-Nya -red). [Informasi selengkapnya, bisa lihat di sini dan sini]
Dalam proses pemahaman dan pen-tadabbur-an terhadap terjemahan Surah Al-A’raf yang telah saya baca tersebut. Ada ayat yang telah memberikan sebuah pemikiran dan input informasi yang menjadi perenungan dan rasa keingintahuan yang saya rasakan.
Adapaun ayat yang saya maksudkan tersebut, Saya tuliskan kembali di sini, dari Al-Qur’an yang saya miliki.
” Allah berfirman, “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.” ” [Q.S Al-A'raf : 13]
“Iblis menjawab, ‘Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka di bangkitkan.” ” [Q.S Al-A'raf : 14]
” Allah berfirman, “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.” [Q.S Al-A'raf : 15]
” Iblis menjawab, “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan, Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” ” [Q.S Al-A'raf : 16-17]
” Allah berfirman, “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu, maka benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya.” ” [Q.S Al-A'raf : 18]
Di ayat yang saya tuliskan tersebut [Q.S Al-A'raf : 13-18], merupakan dialog yang terjadi antara Allah SWT dengan Iblis. Dimana, kejadian itu terjadi saat Iblis disuruh untuk sujud (menghormati) Adam AS . Namun, karena kesombongannya, Iblis tidak mau mematuhi perintah Allah SWT sehinga dia diusir dari syurganya Allah SWT. Dan, karena Iblis telah diusir dan dihukum oleh Allah SWT sehingga menjadi sesat, lalu Iblis pun bertekad akan terus menggoda manusia (keturunan Adam AS) di bumi sampai hari kiamat tiba.  Kurasa, kisah (informasi) ini telah kita ketahui bersama, bahkan sedari kita kecil (itu menurut anggapan saya).
Nah, ada yang perlu untuk dicermati, coba perhatikan terjemahan ayat ke-14 Q.S Al-A’raf . Di ayat tersebut, dijelaskan bahwa iblis memohon kepada Allah SWT agar diberi tangguh (untuk kehidupannya) sampai hari pembangkitan (hari kiamat) itu tiba. Artinya, disini Iblis meminta kepada Allah SWT agar diberi umur panjang/abadi (menurut pemikiranku) sampai hari kiamat itu tiba. Dan, dalam ayat selanjutnya, Allah SWT memenuhi permintaan Iblis tersebut—Iblis diberi umur panjang (abadi) sampai hari kiamat tiba.
Selain itu, di ayat ke-14 Q.S Al-A’raf tersebut, ternyata ada keterangan tambahan (catatan kaki) yang menjelasakannya. Berikut saya tulis kembali dari Al-Qur’an yang saya miliki.
Maksudnya : Janganlah saya (Iblis) dan anak cucu saya dimatikan sampai hari kiamat sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya.
Menurut analisis dan pemikiran saya, itu berarti Iblis dan keturunannya telah diberikan usia panjang (abadi) oleh Allah SWT sampai hari kiamat tiba. Nah, pernyataan kritis saya adalah kalau Iblis dan keturunannya diberi “anugerah” oleh Allah SWT, yakni umur panjang (abadi) sampai hari kiamat itu tiba. Itu berarti sampai dengan hari ini, jumlah keturunan iblis telah beranak pinak dan sangat besar jumlahnya di dunia ini. Padahal, jumlah manusia saja sampai dengan sekarang sudah sangat banyak, yakni hampir mencapai 7 milyar jiwa. Tetapi, saya rasa jumlah Iblis dan keturunannya berkali-kali lipat dari jumlah manusia yang ada di bumi sekarang ini. Itu karena Iblis telah beranak pinak dan diberi usia yang panjang (abadi) oleh Allah SWT sampai dengan hari kiamat tiba. Berarti (menurut hemat saya), bahwa hanya terjadi pertambahan/peningkatan jumlah mereka (Iblis/setan) tanpa diiringi dengan pengurangan/kematian mereka (Iblis/setan). Dan artinya, grafik pertumbuhan mereka (iblis/setan) adalah ke atas, yakni terus mengalami peningkatan.
Wow… Benarkah demikian adanya?! Saya pernah memperoleh informasi dari orang lain yang memiliki kemampuan spritual (batin) yang tinggi, katanya bumi (dunia) ini sudah sangat gelap sekali dipenuhi setan-setan (iblis) yang  terus tumbuh beranak pinak. Dan, itu belum ditambah dengan keberadaan makhluk ghaib selain setan (iblis) yang Allah ciptakan, yakni bangsa Jin.
Lalu, yang menjadi pertanyaan penting saya adalah, benarkah Iblis dan keturunannya (setan) tidak bisa mati sampai hari kiamat tiba? Benarkah iblis dan keturunannya itu tidak bisa dibunuh? Bisakah kita (ras manusia) membunuh iblis dan keturunannya, yang jelas-jelas keberadaanya membawa petaka dan menyesatkan?! Jika iblis dan keturunnanya bisa dibunuh, bagaimana cara membunuh mereka?!
Itulah, beberapa pertanyaan yang ada di benak dan pikiran saya sekarang, dan saya akan mencoba mencari tahu informasi ini kepada orang yang benar-benar ahli di bidangnya (dalam hal ini mereka yang mempunyai pengetahuan agama yang dalam). Saya juga akan berusaha mencari tahu informasinya mengenai hal ini dari bahan bacaan terkait (buku, majalah, internet). Semoga saya bisa menemukan jawabannya. Terima kasih Ya Allah, Engkau telah memberikan saya pencerahan dan pengetahuan dari ayat-ayatMu sehingga membuat saya merenung, berfikir, mencari tahu, dan menganalisnya sebagai bagian untuk lebih mengingatMu dan bertakwa kepadaMu selalu. Karena saya yakin, Engkau akan meninggikan derajat orang-orang yang berfikir dan akan memberi jalan serta hikmah kepada mereka yang mau berfikir dalam menemukan kebenaran sejati dariMu.
Karena itu, adakah para pembaca (kompasianer) yang dapat memberikan pandangan, opini, jawaban, dan pengetahuannya kepada saya seputar pertanyaan-pertanyaan saya itu. Jika berkenan, mohon penjelasan dan pemaparannya.
Maha benar Allah dengan segala FirmanNya
Terima kasih banyak
Wassalam
———————————
Salam Berfikir, Mencari Kebenaran dan bukan Pembenaran
[CV]....http://agama.kompasiana.com/2010/12/28/bisakah-manusia-membunuh-iblis-dan-keturunannya-328003.html

Senin, 15 Juli 2013

Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115).
Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.” (Idem)
Hadits yang kita kaji di atas menunjukkan itulah orang yang berpuasa dengan benar. Benarnya puasanya jika didasari atas iman dan puasa tersebut dilakukan ikhlas karena Allah, mengharap pahala-Nya, mengagungkan syari’at-Nya, bukan melakukannya atas dasar riya’, cari pujian atau hanya sekedar mengikuti kebiasaan orang sekitar.
Kalau seseorang mendasari puasanya karena dasar iman, mengharap pahala dan ridho, maka tentu hatinya semakin tenang, lapang dan bahagia. Ia pun akan bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang ia dapati tahun ini. Hatinya tentu tidak merasa berat dan susah ketika menjalani puasa. Sehingga ia pun terlihat berhati ceria dan berakhlak yang baik. Lihat kitab Ramadhan karya Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, hal. 18.
Hadits di atas juga menunjukkan bolehnya kita mengharap pahala atau balasan dari Allah ketika menjalani suatu ibadah, itu tidak mengapa. Dan itulah yang disebut ikhlas.

Keutamaan Ramadhan

Hadits di atas sekaligus menjadi dalil bolehnya menyebut Ramadhan dengan penyebutan Ramadhan, walau tidak menyebut dengan bulan Ramadhan (syahru Ramadhan). Karena hadits yang melarang penyebutan Ramadhan saja adalah hadits yang dho’if.
Hadits yang kita kaji kali ini sekaligus menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan. Siapa saja yang berpuasa kala itu, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni, walaupun banyak seperti buih di lautan.
Wallahu a’lam. Moga bermanfaat.

Referensi:
  • Romadhon Durusun wa ‘Ibarun – Tarbiyatun wa Usrorun, Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, terbitan Dar Ibnu Khuzaimah, cetakan kedua, tahun 1424 H.
  • Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H, 2: 328.

Siang hari selepas Jum’atan, 3 Ramadhan 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id

Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115).
Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.” (Idem)
Hadits yang kita kaji di atas menunjukkan itulah orang yang berpuasa dengan benar. Benarnya puasanya jika didasari atas iman dan puasa tersebut dilakukan ikhlas karena Allah, mengharap pahala-Nya, mengagungkan syari’at-Nya, bukan melakukannya atas dasar riya’, cari pujian atau hanya sekedar mengikuti kebiasaan orang sekitar.
Kalau seseorang mendasari puasanya karena dasar iman, mengharap pahala dan ridho, maka tentu hatinya semakin tenang, lapang dan bahagia. Ia pun akan bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang ia dapati tahun ini. Hatinya tentu tidak merasa berat dan susah ketika menjalani puasa. Sehingga ia pun terlihat berhati ceria dan berakhlak yang baik. Lihat kitab Ramadhan karya Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, hal. 18.
Hadits di atas juga menunjukkan bolehnya kita mengharap pahala atau balasan dari Allah ketika menjalani suatu ibadah, itu tidak mengapa. Dan itulah yang disebut ikhlas.

Keutamaan Ramadhan

Hadits di atas sekaligus menjadi dalil bolehnya menyebut Ramadhan dengan penyebutan Ramadhan, walau tidak menyebut dengan bulan Ramadhan (syahru Ramadhan). Karena hadits yang melarang penyebutan Ramadhan saja adalah hadits yang dho’if.
Hadits yang kita kaji kali ini sekaligus menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan. Siapa saja yang berpuasa kala itu, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni, walaupun banyak seperti buih di lautan.
Wallahu a’lam. Moga bermanfaat.

Referensi:
  • Romadhon Durusun wa ‘Ibarun – Tarbiyatun wa Usrorun, Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, terbitan Dar Ibnu Khuzaimah, cetakan kedua, tahun 1424 H.
  • Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H, 2: 328.

Siang hari selepas Jum’atan, 3 Ramadhan 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id
Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115).
Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.” (Idem)
Hadits yang kita kaji di atas menunjukkan itulah orang yang berpuasa dengan benar. Benarnya puasanya jika didasari atas iman dan puasa tersebut dilakukan ikhlas karena Allah, mengharap pahala-Nya, mengagungkan syari’at-Nya, bukan melakukannya atas dasar riya’, cari pujian atau hanya sekedar mengikuti kebiasaan orang sekitar.
Kalau seseorang mendasari puasanya karena dasar iman, mengharap pahala dan ridho, maka tentu hatinya semakin tenang, lapang dan bahagia. Ia pun akan bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang ia dapati tahun ini. Hatinya tentu tidak merasa berat dan susah ketika menjalani puasa. Sehingga ia pun terlihat berhati ceria dan berakhlak yang baik. Lihat kitab Ramadhan karya Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, hal. 18.
Hadits di atas juga menunjukkan bolehnya kita mengharap pahala atau balasan dari Allah ketika menjalani suatu ibadah, itu tidak mengapa. Dan itulah yang disebut ikhlas.

Keutamaan Ramadhan

Hadits di atas sekaligus menjadi dalil bolehnya menyebut Ramadhan dengan penyebutan Ramadhan, walau tidak menyebut dengan bulan Ramadhan (syahru Ramadhan). Karena hadits yang melarang penyebutan Ramadhan saja adalah hadits yang dho’if.
Hadits yang kita kaji kali ini sekaligus menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan. Siapa saja yang berpuasa kala itu, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni, walaupun banyak seperti buih di lautan.
Wallahu a’lam. Moga bermanfaat.

Referensi:
  • Romadhon Durusun wa ‘Ibarun – Tarbiyatun wa Usrorun, Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, terbitan Dar Ibnu Khuzaimah, cetakan kedua, tahun 1424 H.
  • Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H, 2: 328.

Siang hari selepas Jum’atan, 3 Ramadhan 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id

20.37 Smartvone
Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115).
Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.” (Idem)
Hadits yang kita kaji di atas menunjukkan itulah orang yang berpuasa dengan benar. Benarnya puasanya jika didasari atas iman dan puasa tersebut dilakukan ikhlas karena Allah, mengharap pahala-Nya, mengagungkan syari’at-Nya, bukan melakukannya atas dasar riya’, cari pujian atau hanya sekedar mengikuti kebiasaan orang sekitar.
Kalau seseorang mendasari puasanya karena dasar iman, mengharap pahala dan ridho, maka tentu hatinya semakin tenang, lapang dan bahagia. Ia pun akan bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang ia dapati tahun ini. Hatinya tentu tidak merasa berat dan susah ketika menjalani puasa. Sehingga ia pun terlihat berhati ceria dan berakhlak yang baik. Lihat kitab Ramadhan karya Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, hal. 18.
Hadits di atas juga menunjukkan bolehnya kita mengharap pahala atau balasan dari Allah ketika menjalani suatu ibadah, itu tidak mengapa. Dan itulah yang disebut ikhlas.

Keutamaan Ramadhan

Hadits di atas sekaligus menjadi dalil bolehnya menyebut Ramadhan dengan penyebutan Ramadhan, walau tidak menyebut dengan bulan Ramadhan (syahru Ramadhan). Karena hadits yang melarang penyebutan Ramadhan saja adalah hadits yang dho’if.
Hadits yang kita kaji kali ini sekaligus menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan. Siapa saja yang berpuasa kala itu, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni, walaupun banyak seperti buih di lautan.
Wallahu a’lam. Moga bermanfaat.

Referensi:
  • Romadhon Durusun wa ‘Ibarun – Tarbiyatun wa Usrorun, Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, terbitan Dar Ibnu Khuzaimah, cetakan kedua, tahun 1424 H.
  • Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H, 2: 328.

Siang hari selepas Jum’atan, 3 Ramadhan 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id

Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115).
Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.” (Idem)
Hadits yang kita kaji di atas menunjukkan itulah orang yang berpuasa dengan benar. Benarnya puasanya jika didasari atas iman dan puasa tersebut dilakukan ikhlas karena Allah, mengharap pahala-Nya, mengagungkan syari’at-Nya, bukan melakukannya atas dasar riya’, cari pujian atau hanya sekedar mengikuti kebiasaan orang sekitar.
Kalau seseorang mendasari puasanya karena dasar iman, mengharap pahala dan ridho, maka tentu hatinya semakin tenang, lapang dan bahagia. Ia pun akan bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang ia dapati tahun ini. Hatinya tentu tidak merasa berat dan susah ketika menjalani puasa. Sehingga ia pun terlihat berhati ceria dan berakhlak yang baik. Lihat kitab Ramadhan karya Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, hal. 18.
Hadits di atas juga menunjukkan bolehnya kita mengharap pahala atau balasan dari Allah ketika menjalani suatu ibadah, itu tidak mengapa. Dan itulah yang disebut ikhlas.

Keutamaan Ramadhan

Hadits di atas sekaligus menjadi dalil bolehnya menyebut Ramadhan dengan penyebutan Ramadhan, walau tidak menyebut dengan bulan Ramadhan (syahru Ramadhan). Karena hadits yang melarang penyebutan Ramadhan saja adalah hadits yang dho’if.
Hadits yang kita kaji kali ini sekaligus menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan. Siapa saja yang berpuasa kala itu, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni, walaupun banyak seperti buih di lautan.
Wallahu a’lam. Moga bermanfaat.

Referensi:
  • Romadhon Durusun wa ‘Ibarun – Tarbiyatun wa Usrorun, Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, terbitan Dar Ibnu Khuzaimah, cetakan kedua, tahun 1424 H.
  • Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H, 2: 328.

Siang hari selepas Jum’atan, 3 Ramadhan 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id
Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115).
Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.” (Idem)
Hadits yang kita kaji di atas menunjukkan itulah orang yang berpuasa dengan benar. Benarnya puasanya jika didasari atas iman dan puasa tersebut dilakukan ikhlas karena Allah, mengharap pahala-Nya, mengagungkan syari’at-Nya, bukan melakukannya atas dasar riya’, cari pujian atau hanya sekedar mengikuti kebiasaan orang sekitar.
Kalau seseorang mendasari puasanya karena dasar iman, mengharap pahala dan ridho, maka tentu hatinya semakin tenang, lapang dan bahagia. Ia pun akan bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang ia dapati tahun ini. Hatinya tentu tidak merasa berat dan susah ketika menjalani puasa. Sehingga ia pun terlihat berhati ceria dan berakhlak yang baik. Lihat kitab Ramadhan karya Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, hal. 18.
Hadits di atas juga menunjukkan bolehnya kita mengharap pahala atau balasan dari Allah ketika menjalani suatu ibadah, itu tidak mengapa. Dan itulah yang disebut ikhlas.

Keutamaan Ramadhan

Hadits di atas sekaligus menjadi dalil bolehnya menyebut Ramadhan dengan penyebutan Ramadhan, walau tidak menyebut dengan bulan Ramadhan (syahru Ramadhan). Karena hadits yang melarang penyebutan Ramadhan saja adalah hadits yang dho’if.
Hadits yang kita kaji kali ini sekaligus menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan. Siapa saja yang berpuasa kala itu, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni, walaupun banyak seperti buih di lautan.
Wallahu a’lam. Moga bermanfaat.

Referensi:
  • Romadhon Durusun wa ‘Ibarun – Tarbiyatun wa Usrorun, Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, terbitan Dar Ibnu Khuzaimah, cetakan kedua, tahun 1424 H.
  • Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H, 2: 328.

Siang hari selepas Jum’atan, 3 Ramadhan 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, D. I. Yogyakarta
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id


Sebagian kaum muslimin ada yang menjalani bulan Ramadhan di negeri kafir. Bulan Ramadhan banyak berkah dan banyak aktifitas ibadah yang ditekankan, padahal telah kita ketahui bahwa sarana dan prasarana ibadah serta berbagai pendukungannya bisa jadi sangat terbatas di negeri kafir.
Pertanyaan diajukan kepada Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah, “Orang yang terbiasa menunaikan (menjalani) bulan Ramadhan di negeri kafir, apakah ia berdosa?”
Jawaban beliau,
Ini ada rinciannya. Seorang muslim akan gembira dengan datangnya bulan Ramadhan dan merasa senang jika ia menjumpai bulan Ramadhan sedangkan ia berada di negeri Islam. Karena menjalani bulan Ramadhan di negeri Islam ada syiar-syiar yang nampak, yang ini tidak tidak dirasakan jika ia berada di luar negeri Islam. Ia akan melihat orang-orang shalat, banyaknya mereka dan mereka belomba-lomba dalam ketaatan. Maka bertambahlah semangat, kekuatan dan keinginan menuju kebaikan.
Adapun mereka yang berada di negeri kafir maka ia dalam keadaan kurang baik karena pahalanya bisa berkurang. Karena  sedikitnya amal atau melakukan dosa karena melakukan yang diharamkan. Bisa jadi ia melakukan berbagai maksiat karena jauhnya ia dari orang-orang yang melakukan kebaikan (orang-orang shalih). Maka wajib bagi mereka yang terbiasa (menjalani Ramadhan di negeri kafir) agar bertakwa kepada Allah dan meninggalkan kebiasaan ini. Hendaklah ia berpuasa Ramadhan di negeri Islam
Akan tetapi jika ia berpuasa (Ramadhan) di negeri kafir karena pekerjaan yang disyariatkan seperti berdakwah, menjadi Imam shalat atau amal kebaikan yang seorang muslim bisa diberi pahala atasnya. Bisa jadi ia mendapat pahala yang lebih besar daripada ia berada di negeri Islam karena ia sudah berdakwah dan mengajarkan manusia kebaikan sekaligus menjaga dirinya  dari setiap keburukan (Majmu’ Fatawa 15/330, diakses di http://www.binbaz.org.sa/mat/556).
Perlu diketahui bahwa seorang muslim dilarang bermudah-mudah pergi ke negeri kafir tanpa ada keperluan khusus yang dizinkan syariat. Terlebih jika ia ingin tinggal di negeri kafir, apalagi di negeri kafir tersebut sulit atau bahkan dihalangi untuk menjalankan syariat-syariat islam. Jumlah masjid sangat terbatas dan susah dicari, saudara Muslim sangat sedikit untuk saling mengingatkan dan menasehati serta banyaknya maksiat dan pelanggaran norma-norma kesusilaan.
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الأرْضِ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا فَأُولَئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَسَاءَتْ مَصِيرًا إِلا الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ لا يَسْتَطِيعُونَ حِيلَةً وَلا يَهْتَدُونَ سَبِيلا
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya:”Dalam keadaan bagaimana kamu ini”. Mereka menjawab:”Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata:”Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah dibumi itu (tempat orang kafir)”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali, kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah)” (QS. An Nisaa’: 98)
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ جَامَعَ الْمُشْرِكَ -أَيْ خَلَطَ- فَهُوَ مِثْلُهُ
Barang siapa yang berkumpul dengan musyrik dan tinggal bersamanya maka dia sepertinya” (HR. Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah Ahaadits Shahihah No. 2330)
Beliau juga bersabda,
أَنَا بَرِيْءٌ مِنْ مُسْلِمٍ سَاكِنِ الْمُشْرِكِيْنَ
Aku berlepas diri dari seorang muslim yang menempati tempat tinggal kaum musyrikin” (HR Abu Dawud 2645, At Tirmidzi 1605 dan An Nasaai 8/36 dishahihkan Al-Albani dalam Irwa’ul Ghalil No.1207)
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menegaskan hukum asalnya tidak boleh berpergian ke negeri kafir kecuali dengan beberapa syarat. Beliau mengatakan,
Adapun melakukan safar ke negeri kafir maka saya berpendangan tidak boleh kecuali dengan syarat:
  1. hendaknya memiliki ilmu agama yang bisa mencegahnya dari syubhat karena di negeri kafir mereka memberikan syubhat kepada anak-anak kaum muslimin hingga mengeluarkan mereka dari agama Islam
  2. hendaknya memiliki agama (iman) yang bisa mencegahnya dari syahwat, janganlah ia pergi ke negeri kafir dengan agama (iman) yang lemah. Maka syahwat akan mengalahkannya dan menjerumuskannya menuju kebinasaan
  3. ia memang butuh melakukan safar tersebut karena tidak dijumpai kekhususan (misalnya belajar ilmu dan keahlian khusus) di negeri Islam
Inilah tiga syarat jika terwujud hendaknya ia bersafar jika tidak ada satu saja maka hendaklah ia tidak bersafar. Karena menjaga agama lebih penting daripada menjaga yang lain (Kitabul Ilmi karya Syaikh Al-‘Utsaimin hal 144).
Alhamdulillah, semoga bermanfaat.

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel www.muslim.or.id
20.28 Smartvone

Sebagian kaum muslimin ada yang menjalani bulan Ramadhan di negeri kafir. Bulan Ramadhan banyak berkah dan banyak aktifitas ibadah yang ditekankan, padahal telah kita ketahui bahwa sarana dan prasarana ibadah serta berbagai pendukungannya bisa jadi sangat terbatas di negeri kafir.
Pertanyaan diajukan kepada Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah, “Orang yang terbiasa menunaikan (menjalani) bulan Ramadhan di negeri kafir, apakah ia berdosa?”
Jawaban beliau,
Ini ada rinciannya. Seorang muslim akan gembira dengan datangnya bulan Ramadhan dan merasa senang jika ia menjumpai bulan Ramadhan sedangkan ia berada di negeri Islam. Karena menjalani bulan Ramadhan di negeri Islam ada syiar-syiar yang nampak, yang ini tidak tidak dirasakan jika ia berada di luar negeri Islam. Ia akan melihat orang-orang shalat, banyaknya mereka dan mereka belomba-lomba dalam ketaatan. Maka bertambahlah semangat, kekuatan dan keinginan menuju kebaikan.
Adapun mereka yang berada di negeri kafir maka ia dalam keadaan kurang baik karena pahalanya bisa berkurang. Karena  sedikitnya amal atau melakukan dosa karena melakukan yang diharamkan. Bisa jadi ia melakukan berbagai maksiat karena jauhnya ia dari orang-orang yang melakukan kebaikan (orang-orang shalih). Maka wajib bagi mereka yang terbiasa (menjalani Ramadhan di negeri kafir) agar bertakwa kepada Allah dan meninggalkan kebiasaan ini. Hendaklah ia berpuasa Ramadhan di negeri Islam
Akan tetapi jika ia berpuasa (Ramadhan) di negeri kafir karena pekerjaan yang disyariatkan seperti berdakwah, menjadi Imam shalat atau amal kebaikan yang seorang muslim bisa diberi pahala atasnya. Bisa jadi ia mendapat pahala yang lebih besar daripada ia berada di negeri Islam karena ia sudah berdakwah dan mengajarkan manusia kebaikan sekaligus menjaga dirinya  dari setiap keburukan (Majmu’ Fatawa 15/330, diakses di http://www.binbaz.org.sa/mat/556).
Perlu diketahui bahwa seorang muslim dilarang bermudah-mudah pergi ke negeri kafir tanpa ada keperluan khusus yang dizinkan syariat. Terlebih jika ia ingin tinggal di negeri kafir, apalagi di negeri kafir tersebut sulit atau bahkan dihalangi untuk menjalankan syariat-syariat islam. Jumlah masjid sangat terbatas dan susah dicari, saudara Muslim sangat sedikit untuk saling mengingatkan dan menasehati serta banyaknya maksiat dan pelanggaran norma-norma kesusilaan.
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الأرْضِ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا فَأُولَئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَسَاءَتْ مَصِيرًا إِلا الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ لا يَسْتَطِيعُونَ حِيلَةً وَلا يَهْتَدُونَ سَبِيلا
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya:”Dalam keadaan bagaimana kamu ini”. Mereka menjawab:”Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata:”Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah dibumi itu (tempat orang kafir)”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali, kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah)” (QS. An Nisaa’: 98)
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ جَامَعَ الْمُشْرِكَ -أَيْ خَلَطَ- فَهُوَ مِثْلُهُ
Barang siapa yang berkumpul dengan musyrik dan tinggal bersamanya maka dia sepertinya” (HR. Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah Ahaadits Shahihah No. 2330)
Beliau juga bersabda,
أَنَا بَرِيْءٌ مِنْ مُسْلِمٍ سَاكِنِ الْمُشْرِكِيْنَ
Aku berlepas diri dari seorang muslim yang menempati tempat tinggal kaum musyrikin” (HR Abu Dawud 2645, At Tirmidzi 1605 dan An Nasaai 8/36 dishahihkan Al-Albani dalam Irwa’ul Ghalil No.1207)
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menegaskan hukum asalnya tidak boleh berpergian ke negeri kafir kecuali dengan beberapa syarat. Beliau mengatakan,
Adapun melakukan safar ke negeri kafir maka saya berpendangan tidak boleh kecuali dengan syarat:
  1. hendaknya memiliki ilmu agama yang bisa mencegahnya dari syubhat karena di negeri kafir mereka memberikan syubhat kepada anak-anak kaum muslimin hingga mengeluarkan mereka dari agama Islam
  2. hendaknya memiliki agama (iman) yang bisa mencegahnya dari syahwat, janganlah ia pergi ke negeri kafir dengan agama (iman) yang lemah. Maka syahwat akan mengalahkannya dan menjerumuskannya menuju kebinasaan
  3. ia memang butuh melakukan safar tersebut karena tidak dijumpai kekhususan (misalnya belajar ilmu dan keahlian khusus) di negeri Islam
Inilah tiga syarat jika terwujud hendaknya ia bersafar jika tidak ada satu saja maka hendaklah ia tidak bersafar. Karena menjaga agama lebih penting daripada menjaga yang lain (Kitabul Ilmi karya Syaikh Al-‘Utsaimin hal 144).
Alhamdulillah, semoga bermanfaat.

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel www.muslim.or.id