Minggu, 15 Januari 2012

“Menulis di atas kertas yang sudah penuh dengan noda dan coretan tentunya akan sangat sulit daripada menulis di atas kertas putih yang masih polos. Kita akan dapat menulis, menggambar, dan memberinya warna dengan mudah, sesuai dengan keinginan kita.”
Dalam sebuah riwayat telah dikatakan bahwa ada tiga macam amal yang tidak akan pernah terputus pahalanya, yaitu shodaqoh jariyah, anak yang sholih, dan ilmu yang bermanfaat.
Merujuk pada kandungan hadits tersebut, coba anda bayangkan sejenak, bagaimanakah jadinya hari-hari anda, hidup anda, masa tua anda, bahkan nasib anda setelah meninggalkan dunia ini, jika memiliki seorang anak yang bermoral bejat, durhaka kepada Allah dan orang tua. Na’udzubillah! Tentunya hari-hari dalam kehidupan keluarga anda akan jauh dari keharmonisan. Mungkin setiap hari anda akan berteriak-teriak, marah-marah, makan hati karena melihat tingkah laku anak anda yang suka berjudi, berkelahi, minum-minuman keras, pecandu narkoba, dan segala tingkah laku yang menyimpang dari syariat islam.
Dan Insya Allah akan lain keadaan yang anda rasakan, jika memiliki seorang anak yang sholih atau sholihah. misalnya Yang laki-laki hobi ke masjid untuk sholat berjama’ah, yang perempuan rajin mengaji dan membantu orang tua, keduanya mengerti akan tugas-tugasnya sebagai seorang pelajar, rajin mendo’a kan kedua orang tuanya, dan tidak pernah menyakiti hati kedua orang tuanya baik dengan sikap maupun tutur katanya. Kalau sudah begitu…siapa yang tidak mendambakan memiliki anak yang sholih atau sholihah?
Dalam hal ini ada sebuah peribahasa yang mengatakan “Menuntut ilmu di masa muda bagai mengukir di atas batu, menuntut ilmu di masa tua bagai mengukir di atas air”.
Bila kita mengharapakan seorang anak yang sholih atau sholihah, hendaknya semua itu dapat kita perjuangkan sejak dini. Beri ilmu pengetahuan dan pemahaman tentang agama islam kepada anak sejak dini. Karena, pada usia dini seorang anak laksana kertas putih yang belum bernoda setitikpun, sehingga akan mudah bagi kita untuk menulisinya dengan kalimat-kalimat islami dan Robbani di atasnya. Lain halnya jika kita baru mulai memberikan pendidikan di usianya yang sudah mulai dewasa, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk berhasil, namun tentunya hal tersebut akan jauh lebih sulit dan hasilnyapun jauh lebih sedikit atau bahkan nihil. Hal ini terjadi karena pada usia yang telah dewasa, kertas putih tadi biasanya sudah penuh dengan titik-titik, garis-garis, bahkan kata dan kalimat yang beraneka bentuk, makna dan warna. Menulis di atas kertas yang sudah penuh dengan noda dan coretan tentunya akan sangat sulit daripada menulis di atas kertas putih yang masih polos. Kita akan dapat menulis, menggambar, dan memberinya warna dengan mudah, sesuai dengan keinginan kita.
Untuk itu, langkah terbaik agar menjadikan seorang anak menjadi sholih atau sholihah hendaknya dilakukan sejak dini. Saat memorinya belum terkontaminasi dengan pengaruh-pengaruh negatif. Anda dapat mulai membiasakan beberapa hal berikut kepada diri dan anak anda sejak dini:
Pertama, Bangunkan shubuh sejak balita
Bangun pada waktu shubuh adalah sebuah aktivitas yang sangat berat bagi orang-orang yang tidak biasa untuk melakukannya. Untuk itu, membiasakan membangunkan anak pada waktu shubuh sejak balita adalah langkah terbaik untuk menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan.
Kedua, Berikan lingkungang pergaulan dan pendidikan yang islami
Sebab Lingkungan dan pergaulan adalah salah satu faktor penting dalam pembentukan karakter seorang anak. Maka, dalam hal ini anda dapat memulainya dengan mengirimkan anak anda ke TPA atau Taman Pendidikan Al-Qur’an atau mengikuti kursus-kursus islam di Masjid dan sebagainya.
Ketiga, Jangan egois!
Sebagai Orang tua, kita adalah teladan yang pertama bagi anak, maka jadilah teladan yang terbaik bagi anak anda. Jangan bersikap egois. Jangan hanya memerintahkan anak anda untuk mengaji atau pergi sholat berjama’ah, sedangkan anda tidak melakukannya. Karena hal tersebut akan menimbulkan pembangkangan kepada anak, minimal secara kejiwaan.
Keempat, Perkenalkan batasan aurat sejak dini
Umumnya, cara berpakaian kita saat ini adalah kebiasaan yang sudah kita bawa sejak kecil. Seorang anak terutama wanita, dibiasakan menggunakan pakaian yang ketat, dibiasakan berpakaian tanpa jilbab, maka hal tersebut akan terbawa hingga remaja dan dewasa. Kebiasaan ini akan sangat sulit sekali untuk merubahnya. Dengan alasan gerah, panas, nggak nyaman, ribet, nggak gaul, nggak PD, dan dengan seribu alasan lainnya mereka akan menolak penggunaan pakaian yang menutup aurat.
Jika kita memperkenalkan batasan aurat kepada anak kita dan membiasakannya untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat sejak dini, insya Allah keadaannya akan berbalik. Ia akan merasa berdosa, malu, nggak nyaman, bersalah, dan menolak untuk beralih ke pakaian-pakaian yang tidak menutup aurat. Ia akan berpikir seribu kali, bahkan tidak terpikir sekalipun dan sedikitpun untuk melakukannya.
Kelima, Selalu membawa perlengkapan sholat
Maksudnya, ajarkan kepada anak untuk selalu membawa perlengkapan sholat kemanapun mereka pergi sekiranya akan melewati masuknya waktu sholat.
Keenam, Jauhkan anak dari mendengarkan musik dan menyaksikan acara di Televisi
Maksudnya, jauhkanlah anak dari mendengarkan musik atau lagu seperti lagu-lagu picisan, rock, barat, dan lain-lain. Maksimalkan membaca Al-Qur’an, mendengarkan kaset murottal, mendengarkan kaset ceramah.
Hendaknya, orang tua juga menghindarkan anaknya dari televisi, alihkan mereka pada tontonan yang lebih mendidik melalui kaset kaset CD atau MP3 dan DVD yang mengajarkan keislaman dan ilmu pengetahuan umum.
Ketujuh, Ajarkan nilai-nilai islam secara langsung
Ajarkan nilai-nilai islam yang anda kuasai secara langsung kepada anak anda sejak dini. Sampaikan dengan bahasa-bahasa yang menarik, misalnya melalui sebuah cerita.
Ke delapan, Bacakan hadits Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ayat Al-Qur’an
Bacakan hadits Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ayat Al-Qur’an, sesuai dengan kadar kemampuan si anak. Hubungkan hadits dan ayat Al-Qur’an ketika kita memberikan nasihat atau teguran mengenai perilakunya sehari-hari.
Ke sembilan, Jadilah sahabat setia baginya
Perkecil sikap menggurui kepada anak, bersikaplah sebagai seorang sahabat dekatnya. Jadilah tempat curhat yang nyaman, sehingga permasalahan anak tidak akan disampaikan kepada orang yang salah, yang akhirnya akan memberikan solusi yang salah pula.
Kesepuluh, Ciptakan nuansa kehangatan
Nuansa hangat dan harmonis dalam keluarga akan memberikan kenyamanan bagi seluruh anggotanya, termasuk anak. Hal ini akan memperkecil masuknya pengaruh buruk dari luar kepada anak. Ia tidak akan mencari tempat diluar sana yang ia anggap lebih nyaman dari pada di rumahnya sendiri.
Dan Yang terakhir, Sampaikan dengan bijak, sabar, dan tanpa bosan
Ingat! Yang sedang anda bentuk adalah makhluk bernyawa, bukan makhluk yang tidak bernyawa. Maka sampaikan semuanya dengan penuh kesabaran, kebijaksanaan, dan jangan pernah merasa bosan untuk mengulangnya. Jangan menggunakan kekerasan, dan hindari emosi yang akan membuat anak sakit hati. (Admin-HASMI).
.:: Wallahu Ta’ala ‘Alam ::.
07.39 Smartvone
“Menulis di atas kertas yang sudah penuh dengan noda dan coretan tentunya akan sangat sulit daripada menulis di atas kertas putih yang masih polos. Kita akan dapat menulis, menggambar, dan memberinya warna dengan mudah, sesuai dengan keinginan kita.”
Dalam sebuah riwayat telah dikatakan bahwa ada tiga macam amal yang tidak akan pernah terputus pahalanya, yaitu shodaqoh jariyah, anak yang sholih, dan ilmu yang bermanfaat.
Merujuk pada kandungan hadits tersebut, coba anda bayangkan sejenak, bagaimanakah jadinya hari-hari anda, hidup anda, masa tua anda, bahkan nasib anda setelah meninggalkan dunia ini, jika memiliki seorang anak yang bermoral bejat, durhaka kepada Allah dan orang tua. Na’udzubillah! Tentunya hari-hari dalam kehidupan keluarga anda akan jauh dari keharmonisan. Mungkin setiap hari anda akan berteriak-teriak, marah-marah, makan hati karena melihat tingkah laku anak anda yang suka berjudi, berkelahi, minum-minuman keras, pecandu narkoba, dan segala tingkah laku yang menyimpang dari syariat islam.
Dan Insya Allah akan lain keadaan yang anda rasakan, jika memiliki seorang anak yang sholih atau sholihah. misalnya Yang laki-laki hobi ke masjid untuk sholat berjama’ah, yang perempuan rajin mengaji dan membantu orang tua, keduanya mengerti akan tugas-tugasnya sebagai seorang pelajar, rajin mendo’a kan kedua orang tuanya, dan tidak pernah menyakiti hati kedua orang tuanya baik dengan sikap maupun tutur katanya. Kalau sudah begitu…siapa yang tidak mendambakan memiliki anak yang sholih atau sholihah?
Dalam hal ini ada sebuah peribahasa yang mengatakan “Menuntut ilmu di masa muda bagai mengukir di atas batu, menuntut ilmu di masa tua bagai mengukir di atas air”.
Bila kita mengharapakan seorang anak yang sholih atau sholihah, hendaknya semua itu dapat kita perjuangkan sejak dini. Beri ilmu pengetahuan dan pemahaman tentang agama islam kepada anak sejak dini. Karena, pada usia dini seorang anak laksana kertas putih yang belum bernoda setitikpun, sehingga akan mudah bagi kita untuk menulisinya dengan kalimat-kalimat islami dan Robbani di atasnya. Lain halnya jika kita baru mulai memberikan pendidikan di usianya yang sudah mulai dewasa, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk berhasil, namun tentunya hal tersebut akan jauh lebih sulit dan hasilnyapun jauh lebih sedikit atau bahkan nihil. Hal ini terjadi karena pada usia yang telah dewasa, kertas putih tadi biasanya sudah penuh dengan titik-titik, garis-garis, bahkan kata dan kalimat yang beraneka bentuk, makna dan warna. Menulis di atas kertas yang sudah penuh dengan noda dan coretan tentunya akan sangat sulit daripada menulis di atas kertas putih yang masih polos. Kita akan dapat menulis, menggambar, dan memberinya warna dengan mudah, sesuai dengan keinginan kita.
Untuk itu, langkah terbaik agar menjadikan seorang anak menjadi sholih atau sholihah hendaknya dilakukan sejak dini. Saat memorinya belum terkontaminasi dengan pengaruh-pengaruh negatif. Anda dapat mulai membiasakan beberapa hal berikut kepada diri dan anak anda sejak dini:
Pertama, Bangunkan shubuh sejak balita
Bangun pada waktu shubuh adalah sebuah aktivitas yang sangat berat bagi orang-orang yang tidak biasa untuk melakukannya. Untuk itu, membiasakan membangunkan anak pada waktu shubuh sejak balita adalah langkah terbaik untuk menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan.
Kedua, Berikan lingkungang pergaulan dan pendidikan yang islami
Sebab Lingkungan dan pergaulan adalah salah satu faktor penting dalam pembentukan karakter seorang anak. Maka, dalam hal ini anda dapat memulainya dengan mengirimkan anak anda ke TPA atau Taman Pendidikan Al-Qur’an atau mengikuti kursus-kursus islam di Masjid dan sebagainya.
Ketiga, Jangan egois!
Sebagai Orang tua, kita adalah teladan yang pertama bagi anak, maka jadilah teladan yang terbaik bagi anak anda. Jangan bersikap egois. Jangan hanya memerintahkan anak anda untuk mengaji atau pergi sholat berjama’ah, sedangkan anda tidak melakukannya. Karena hal tersebut akan menimbulkan pembangkangan kepada anak, minimal secara kejiwaan.
Keempat, Perkenalkan batasan aurat sejak dini
Umumnya, cara berpakaian kita saat ini adalah kebiasaan yang sudah kita bawa sejak kecil. Seorang anak terutama wanita, dibiasakan menggunakan pakaian yang ketat, dibiasakan berpakaian tanpa jilbab, maka hal tersebut akan terbawa hingga remaja dan dewasa. Kebiasaan ini akan sangat sulit sekali untuk merubahnya. Dengan alasan gerah, panas, nggak nyaman, ribet, nggak gaul, nggak PD, dan dengan seribu alasan lainnya mereka akan menolak penggunaan pakaian yang menutup aurat.
Jika kita memperkenalkan batasan aurat kepada anak kita dan membiasakannya untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat sejak dini, insya Allah keadaannya akan berbalik. Ia akan merasa berdosa, malu, nggak nyaman, bersalah, dan menolak untuk beralih ke pakaian-pakaian yang tidak menutup aurat. Ia akan berpikir seribu kali, bahkan tidak terpikir sekalipun dan sedikitpun untuk melakukannya.
Kelima, Selalu membawa perlengkapan sholat
Maksudnya, ajarkan kepada anak untuk selalu membawa perlengkapan sholat kemanapun mereka pergi sekiranya akan melewati masuknya waktu sholat.
Keenam, Jauhkan anak dari mendengarkan musik dan menyaksikan acara di Televisi
Maksudnya, jauhkanlah anak dari mendengarkan musik atau lagu seperti lagu-lagu picisan, rock, barat, dan lain-lain. Maksimalkan membaca Al-Qur’an, mendengarkan kaset murottal, mendengarkan kaset ceramah.
Hendaknya, orang tua juga menghindarkan anaknya dari televisi, alihkan mereka pada tontonan yang lebih mendidik melalui kaset kaset CD atau MP3 dan DVD yang mengajarkan keislaman dan ilmu pengetahuan umum.
Ketujuh, Ajarkan nilai-nilai islam secara langsung
Ajarkan nilai-nilai islam yang anda kuasai secara langsung kepada anak anda sejak dini. Sampaikan dengan bahasa-bahasa yang menarik, misalnya melalui sebuah cerita.
Ke delapan, Bacakan hadits Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ayat Al-Qur’an
Bacakan hadits Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ayat Al-Qur’an, sesuai dengan kadar kemampuan si anak. Hubungkan hadits dan ayat Al-Qur’an ketika kita memberikan nasihat atau teguran mengenai perilakunya sehari-hari.
Ke sembilan, Jadilah sahabat setia baginya
Perkecil sikap menggurui kepada anak, bersikaplah sebagai seorang sahabat dekatnya. Jadilah tempat curhat yang nyaman, sehingga permasalahan anak tidak akan disampaikan kepada orang yang salah, yang akhirnya akan memberikan solusi yang salah pula.
Kesepuluh, Ciptakan nuansa kehangatan
Nuansa hangat dan harmonis dalam keluarga akan memberikan kenyamanan bagi seluruh anggotanya, termasuk anak. Hal ini akan memperkecil masuknya pengaruh buruk dari luar kepada anak. Ia tidak akan mencari tempat diluar sana yang ia anggap lebih nyaman dari pada di rumahnya sendiri.
Dan Yang terakhir, Sampaikan dengan bijak, sabar, dan tanpa bosan
Ingat! Yang sedang anda bentuk adalah makhluk bernyawa, bukan makhluk yang tidak bernyawa. Maka sampaikan semuanya dengan penuh kesabaran, kebijaksanaan, dan jangan pernah merasa bosan untuk mengulangnya. Jangan menggunakan kekerasan, dan hindari emosi yang akan membuat anak sakit hati. (Admin-HASMI).
.:: Wallahu Ta’ala ‘Alam ::.

Sabtu, 07 Januari 2012

Samsung Galaxy Tab

From Wikipedia, the free encyclopedia
Samsung Galaxy Tab
Samsung Galaxy Tab.jpg
The initial release of the Galaxy Tab.
Developer Samsung
Manufacturer Samsung Electronics
Release date Varies by region
Operating system Android 2.2.1 with TouchWiz UI. Upgradeable to Android 2.3.3/2.3.4/2.3.7 in some countries (not compatible with 3.0).
CPU Samsung Exynos 3110 (code-named "Hummingbird") ARM Cortex A8; 1.0 GHz
Storage capacity Flash memory
2 GB (CDMA), 16 GB or 32 GB models and microSD slot
Memory 512 MB
Display 1024 × 600 px (aspect ratio 16:10), 7.0 in (18 cm) diagonal, appr. 21 in2 (140 cm2) at 170 PPI
Graphics PowerVR SGX 540
Input Multi-touch screen
Camera 3.2 MP AF camera with LED flash, 1.3 MP front-facing (for video calls)
Connectivity (GSM/ GPRS/ EDGE) : 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz
(HSUPA 5.76Mbps, HSDPA 7.2Mbps) : 900 / 1900 / 2100 MHz, or 1700 / 1900 MHz
CDMA 800 / 1900 MHz EVDO Rev A[1]
Wi-Fi 802.11b/g/n, Bluetooth 3.0, DLNA
Connection Port
Dimensions 190.09 mm (7.484 in) (h)
120.45 mm (4.742 in) (w)
11.98 mm (0.472 in) (d)
Weight 380 g (13 oz)
Related articles Samsung Galaxy S
Samsung Galaxy Tab 10.1
Samsung Galaxy Tab 7.7
Website Samsung GALAXY Tab
The Samsung Galaxy Tab is an Android-based tablet computer produced by Samsung[2] introduced[3] on 2 September 2010 at the IFA in Berlin.
The Galaxy Tab has a 7-inch (180 mm) TFT-LCD touchscreen, Wi-Fi capability, a 1.0 GHz ARM Cortex-A8 Samsung Exynos 3110 (code-named "Hummingbird") processor, the Swype input system,[4] a 3.2 MP rear-facing camera and a 1.3 MP front-facing camera for video calls. It runs the Android 2.2 (Froyo) operating system,[5] and supports telephone functionality as speaker phone, via provided wired ear piece or Bluetooth earpieces (except models sold in the US). It can download videoconferencing apps such as Tango as alternative to telephone functionality.[6]


The tablet is enclosed in a plastic frame[7] that makes it lighter than other metal-bodied tablets, weighing 380 g (0.84 lb).[8]
The GT-P1000 model carries a 7" Super TFT instead of the AMOLED which is used by Samsung in its Galaxy S phones.[9] The screen has a 1024×600 resolution With mDNIE (Mobile Digital Natural Images Engine). Internal flash storage of 2 GB (North America CDMA models), 16 GB or 32 GB can be supplemented with a microSD flash card with up to 32 GB. CPU is a Exynos 3110 Applications Processor (Also known as Hummingbird) features 1.0 GHz ARM architecture Cortex A8 application and has 512 MB of RAM paired with a PowerVR SGX540 graphics processor.
The WIFI only model has a different graphics chip that doesn't support TV out and Samsung has not provided (or promised to provide) an update to gingerbread.
The tablet has two cameras: a 3.2 rear MP camera with a LED flash and a 1.3 MP front camera for video calling (the Verizon model has a 3 megapixel rear camera).[10] The front camera has auto focus capability. The camera also has auto image stitching, combining 8 pictures. Modes include single shot, continuous, panorama, and self-shot. It can automatically trigger on detecting that the subject smiles. Autogeotagging uses the internal GPS receiver.
The tablet has GPS, 802.11n Wi-Fi, Bluetooth 3.0, and handsfree/bluetooth/headphone telephony. Cellular protocols include GSM CDMA, HSPA (HSUPA).[citation needed]
It also has a 30-pin docking and charging connector very similar to the standard PDMI connector (a non-proprietary alternative to Apple's docking connector). It appears so similar to the PDMI connector that it is widely mistaken for it, but it is non-standard and all accessories, including charging cables, are incompatible with other equipment and only available from Samsung.[citation needed]
Samsung say that its 4000 mAh battery will give it 7 hours of video playback or 10 hours of talk time.[11] .[12]
The GSM variants of the Galaxy Tab have an externally-accessible SIM card slot. If the SIM card is removed while the system is on, the system automatically reboots. The AT&T and T-Mobile variants of the Galaxy Tab ship with a micro SIM in a micro SIM adapter. For non-US Galaxy Tabs, with phone function, this slot can also accommodate a 3G data-only SIM card if the user does not need telephone functionality.
The Samsung Galaxy Tab also has an optional RCA plug connector through which the screen image is shown on a TV or other display (the Tab's own screen cannot be turned off; it can be dimmed with a backlight dimming app).[13]

[edit] Software

This tablet comes with a version of the Android 2.2 operating system with some custom skins and applications.[14] Most Android 2.2 apps developed using Google's guidelines for Android should scale properly when displayed on larger-screen devices such as the Samsung Galaxy Tab, according to Samsung.[15] Adobe Flash 10.1, DivX,[16] MPEG-4, WMV and Xvid, H.263, H.264[17] support has also been announced. The Tab uses Atmel's maXTouch multi touch capacitive touchscreen,[18][19] and supports multi-tasking.[20][21]
The Tab supports calendar, email and instant messaging applications. It has a launcher for e-reading applications which starts PressDisplay when reading newspapers, Kobo when reading e-books, and Zinio when reading magazines.[22] For viewing and editing Microsoft Office documents, the Galaxy Tab also comes bundled with the Android version of ThinkFree Office Mobile.[23]
The Tab can also provide tethering, acting as a Wi-Fi hotspot for up to 5 devices. Stored addresses can be displayed in Google maps with one click. It also allows linkage with a contact's Facebook profile if the phone address is linked with the contact's Facebook address.
Several HD video content multimedia formats, including DivX, XviD, MPEG4, H.263, H.264, are supported.[24] It can play video content either stored on the device itself or streamed from YouTube, and can output 720p video to a TV either as composite video or via HDMI when using the optional dock.[25]
Text can be entered using Swype, by tracing a path over letters on a virtual keyboard, and standard XT9 predictive typing is also supported.[26]
TouchWiz Samsung Galaxy Tabs allow the screen display to be saved.[27] Honeycomb tablets without TouchWiz, including the 10.1 in Galaxy Tab, must either be rooted or have the SDK installed in order to capture screenshots [28]

[edit] Upgrades

In May 2011 it was reported that Android Gingerbread 2.3.3 was being made available in Italy, with other regions expected to follow.[29]
Android Gingerbread 2.3.4 is available for the T-Mobile version.[citation needed]

[edit] Early impressions and reviews

Some published early impressions were favourable,[15] and the Tab was considered a serious rival to the iPad.[30][31] "Rough edges" which should improve with later software updates were commented on.[32]
Other early reviews were more critical; one commented "The Tab ... [merges] the worst of a tablet and the worst of a phone."[33]

[edit] Release

[edit] Africa

  • South Africa started selling the Tablet from November 2010[34]
  • Nigeria | 5 November 2010, Etisalat Nigeria became the first cellular network in Africa to launch the Galaxy Tab.[35]
  • Angola 1 December 2010, Movicel used the Samsung Galaxy Tab 7" as the launch Tablet for its December launched GSM 900 Mhz Network conversion from a CDMA 800 MHz.
  • Ghana | 6 December 2010, Vodafone Ghana launched the Galaxy Tab.

[edit] Asia

The Samsung Galaxy Tab has been released in Indonesia and Thailand without contract and in Malaysia under contract by Maxis. While in the Philippines under contract by Smart and is also available without contract for GSM version. Under contract with NTT Docomo in Japan. In Singapore, it was released exclusively with Singtel on 13 November 2010.

[edit] South Korea

The Samsung Galaxy Tab was released South Korea on 3 November 2010, delayed from the original release date of 14 October.

[edit] Pakistan

The Samsung Galaxy Tab will be released on 21 December 2010. It is available without a contract from Mobilink as well as in the open market.

[edit] India

Samsung launched the Galaxy Tab in India on 10th of November 2010.[citation needed]

[edit] Australia

The Samsung Galaxy Tab was released on 8 November 2010. It is available without a contract from several major national retailers, and under contract from Telstra, Optus and other carriers.[36]

[edit] Brazil

The Samsung Galaxy Tab was released in Brazil on 26 November 2010. Brazilian version seems to be faster; the processor runs @ 1.2 GHz and it has support for Analog TV and Digital SBTVD.

[edit] Europe

The Samsung Galaxy Tab was released in Germany and Poland on 11 October 2010. The UK version of the Tab was released on 1 November 2010. In Spain and most other European countries it was released later in 2010.

[edit] Middle East

The Samsung Galaxy Tab has been officially released in the Middle east in Dubai's GITEX Shopper the largest gathering of the region’s leading ICT retailers and suppliers.

[edit] United States

The Galaxy tab has been released in the US from T-Mobile, Sprint, AT&T, U.S. Cellular and Verizon.
T-Mobile started offering the SGH-T849 Galaxy Tab on 10 November 2010[37]
Verizon started offering the SCH-I800 Galaxy Tab on 11 November 2010. Verizon's version of the Galaxy Tab has a textured black back, as opposed to the standard plastic rear of the T-Mobile, Sprint, and AT&T versions. The Verizon and Sprint versions disable the Human Interface Device (HID) bluetooth features so it will not work with bluetooth keyboards, mice, etc. However, a recent Verizon update has corrected this issue.
Sprint started offering the Galaxy Tab on 14 November 2010.[citation needed]
AT&T began offering the Tab on 21 November 2010, with no contract requirement.[38]
The FCC approved a Wi-Fi only version of the Galaxy Tab.[39] Some Best Buy advertisements appear to have been prematurely leaked about the Wi-Fi only version of the Galaxy Tab.[40]
Wi-Fi-only model was released on 11 April 2011.[41]

[edit] Sales

A week after its release, Samsung announced that they had sold 600,000 units.[42] On the 4 December, it was reported that the 1 million mark was reached, two months after launch.[43] In January 2011 Samsung announced they had shipped 2 million units to stores.

[edit] Successor models

During the 2011 International Consumer Electronics Show (CES), Verizon Wireless and Samsung Telecommunications America (Samsung Mobile) announced that a new 4G LTE-Enabled Samsung Galaxy Tab features access to Verizon Wireless' 4G LTE Mobile Broadband Network and a 5 megapixel rear-facing Camera will be available.[44][45]
At the mobile congress event in 2011 Barcelona Samsung showed a new Galaxy Tab model. It features a bigger 10.1 inch HD display with a Dual-Core NVIDIA Tegra 2 processor, running Google's Android Honeycomb operating system.[46] It was set for a US release in March 2011 and a European release in April. However, after the iPad 2 release, some specifications were described as "inadequate" by Lee Don-Joo,[47] executive vice president of Samsung's mobile division, pointing to a possible model review or rethink of their market strategy.
This would lead to the introduction of a newer, slimmer 10.1" model at the Samsung Unpacked Event during CTIA Wireless Convention in March 2011, together with a 8.9 inch model, pushing the release date further to 8 June for the US release and "early summer" for the latter model. Although there was no information about a delay of the European release date, it was announced that the previous design, seen at the Mobile World Congress, would be sold relabelled as "Samsung Galaxy Tab 10.1v".[48][49]
During IFA 2011 in Berlin, Samsung announced the new Galaxy Tab 7.7, sporting a dual-core 1.4 GHz processor, 1GB of memory, support for 32GB MicroSD cards (possibly only on some models), a 5,100mAh battery, a front-facing 2-megapixel camera and a rear-facing 3-megapixel camera with flash. There will be 16GB, 32GB and 64GB models available and each will support 802.11 a/b/g/n standards at both 2.4 GHz and 5 GHz. The unit measures 196.7 x 133 x 7.89 mm (7.75 x 5.24 x 0.31 inches) and weighs 335g (11.8 oz) making it much more single-hand friendly than larger models from Samsung and other manufacturers.[50]
The final successor to the original Galaxy Tab is the Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus. This model features the same 7" screen and similar form factor as the original model, but now comes with Android 3.2 Honeycomb pre-installed as well as including newer, more powerful hardware. The new model includes a 1.2GHz dual-core processor, 16GB of internal memory and both front- and rear-facing cameras. The device is much smaller than the original, measuring 193.5 x 122.4 x 9.9 mm and weighing just 345 grams.
19.53 Smartvone

Samsung Galaxy Tab

From Wikipedia, the free encyclopedia
Samsung Galaxy Tab
Samsung Galaxy Tab.jpg
The initial release of the Galaxy Tab.
Developer Samsung
Manufacturer Samsung Electronics
Release date Varies by region
Operating system Android 2.2.1 with TouchWiz UI. Upgradeable to Android 2.3.3/2.3.4/2.3.7 in some countries (not compatible with 3.0).
CPU Samsung Exynos 3110 (code-named "Hummingbird") ARM Cortex A8; 1.0 GHz
Storage capacity Flash memory
2 GB (CDMA), 16 GB or 32 GB models and microSD slot
Memory 512 MB
Display 1024 × 600 px (aspect ratio 16:10), 7.0 in (18 cm) diagonal, appr. 21 in2 (140 cm2) at 170 PPI
Graphics PowerVR SGX 540
Input Multi-touch screen
Camera 3.2 MP AF camera with LED flash, 1.3 MP front-facing (for video calls)
Connectivity (GSM/ GPRS/ EDGE) : 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz
(HSUPA 5.76Mbps, HSDPA 7.2Mbps) : 900 / 1900 / 2100 MHz, or 1700 / 1900 MHz
CDMA 800 / 1900 MHz EVDO Rev A[1]
Wi-Fi 802.11b/g/n, Bluetooth 3.0, DLNA
Connection Port
Dimensions 190.09 mm (7.484 in) (h)
120.45 mm (4.742 in) (w)
11.98 mm (0.472 in) (d)
Weight 380 g (13 oz)
Related articles Samsung Galaxy S
Samsung Galaxy Tab 10.1
Samsung Galaxy Tab 7.7
Website Samsung GALAXY Tab
The Samsung Galaxy Tab is an Android-based tablet computer produced by Samsung[2] introduced[3] on 2 September 2010 at the IFA in Berlin.
The Galaxy Tab has a 7-inch (180 mm) TFT-LCD touchscreen, Wi-Fi capability, a 1.0 GHz ARM Cortex-A8 Samsung Exynos 3110 (code-named "Hummingbird") processor, the Swype input system,[4] a 3.2 MP rear-facing camera and a 1.3 MP front-facing camera for video calls. It runs the Android 2.2 (Froyo) operating system,[5] and supports telephone functionality as speaker phone, via provided wired ear piece or Bluetooth earpieces (except models sold in the US). It can download videoconferencing apps such as Tango as alternative to telephone functionality.[6]


The tablet is enclosed in a plastic frame[7] that makes it lighter than other metal-bodied tablets, weighing 380 g (0.84 lb).[8]
The GT-P1000 model carries a 7" Super TFT instead of the AMOLED which is used by Samsung in its Galaxy S phones.[9] The screen has a 1024×600 resolution With mDNIE (Mobile Digital Natural Images Engine). Internal flash storage of 2 GB (North America CDMA models), 16 GB or 32 GB can be supplemented with a microSD flash card with up to 32 GB. CPU is a Exynos 3110 Applications Processor (Also known as Hummingbird) features 1.0 GHz ARM architecture Cortex A8 application and has 512 MB of RAM paired with a PowerVR SGX540 graphics processor.
The WIFI only model has a different graphics chip that doesn't support TV out and Samsung has not provided (or promised to provide) an update to gingerbread.
The tablet has two cameras: a 3.2 rear MP camera with a LED flash and a 1.3 MP front camera for video calling (the Verizon model has a 3 megapixel rear camera).[10] The front camera has auto focus capability. The camera also has auto image stitching, combining 8 pictures. Modes include single shot, continuous, panorama, and self-shot. It can automatically trigger on detecting that the subject smiles. Autogeotagging uses the internal GPS receiver.
The tablet has GPS, 802.11n Wi-Fi, Bluetooth 3.0, and handsfree/bluetooth/headphone telephony. Cellular protocols include GSM CDMA, HSPA (HSUPA).[citation needed]
It also has a 30-pin docking and charging connector very similar to the standard PDMI connector (a non-proprietary alternative to Apple's docking connector). It appears so similar to the PDMI connector that it is widely mistaken for it, but it is non-standard and all accessories, including charging cables, are incompatible with other equipment and only available from Samsung.[citation needed]
Samsung say that its 4000 mAh battery will give it 7 hours of video playback or 10 hours of talk time.[11] .[12]
The GSM variants of the Galaxy Tab have an externally-accessible SIM card slot. If the SIM card is removed while the system is on, the system automatically reboots. The AT&T and T-Mobile variants of the Galaxy Tab ship with a micro SIM in a micro SIM adapter. For non-US Galaxy Tabs, with phone function, this slot can also accommodate a 3G data-only SIM card if the user does not need telephone functionality.
The Samsung Galaxy Tab also has an optional RCA plug connector through which the screen image is shown on a TV or other display (the Tab's own screen cannot be turned off; it can be dimmed with a backlight dimming app).[13]

[edit] Software

This tablet comes with a version of the Android 2.2 operating system with some custom skins and applications.[14] Most Android 2.2 apps developed using Google's guidelines for Android should scale properly when displayed on larger-screen devices such as the Samsung Galaxy Tab, according to Samsung.[15] Adobe Flash 10.1, DivX,[16] MPEG-4, WMV and Xvid, H.263, H.264[17] support has also been announced. The Tab uses Atmel's maXTouch multi touch capacitive touchscreen,[18][19] and supports multi-tasking.[20][21]
The Tab supports calendar, email and instant messaging applications. It has a launcher for e-reading applications which starts PressDisplay when reading newspapers, Kobo when reading e-books, and Zinio when reading magazines.[22] For viewing and editing Microsoft Office documents, the Galaxy Tab also comes bundled with the Android version of ThinkFree Office Mobile.[23]
The Tab can also provide tethering, acting as a Wi-Fi hotspot for up to 5 devices. Stored addresses can be displayed in Google maps with one click. It also allows linkage with a contact's Facebook profile if the phone address is linked with the contact's Facebook address.
Several HD video content multimedia formats, including DivX, XviD, MPEG4, H.263, H.264, are supported.[24] It can play video content either stored on the device itself or streamed from YouTube, and can output 720p video to a TV either as composite video or via HDMI when using the optional dock.[25]
Text can be entered using Swype, by tracing a path over letters on a virtual keyboard, and standard XT9 predictive typing is also supported.[26]
TouchWiz Samsung Galaxy Tabs allow the screen display to be saved.[27] Honeycomb tablets without TouchWiz, including the 10.1 in Galaxy Tab, must either be rooted or have the SDK installed in order to capture screenshots [28]

[edit] Upgrades

In May 2011 it was reported that Android Gingerbread 2.3.3 was being made available in Italy, with other regions expected to follow.[29]
Android Gingerbread 2.3.4 is available for the T-Mobile version.[citation needed]

[edit] Early impressions and reviews

Some published early impressions were favourable,[15] and the Tab was considered a serious rival to the iPad.[30][31] "Rough edges" which should improve with later software updates were commented on.[32]
Other early reviews were more critical; one commented "The Tab ... [merges] the worst of a tablet and the worst of a phone."[33]

[edit] Release

[edit] Africa

  • South Africa started selling the Tablet from November 2010[34]
  • Nigeria | 5 November 2010, Etisalat Nigeria became the first cellular network in Africa to launch the Galaxy Tab.[35]
  • Angola 1 December 2010, Movicel used the Samsung Galaxy Tab 7" as the launch Tablet for its December launched GSM 900 Mhz Network conversion from a CDMA 800 MHz.
  • Ghana | 6 December 2010, Vodafone Ghana launched the Galaxy Tab.

[edit] Asia

The Samsung Galaxy Tab has been released in Indonesia and Thailand without contract and in Malaysia under contract by Maxis. While in the Philippines under contract by Smart and is also available without contract for GSM version. Under contract with NTT Docomo in Japan. In Singapore, it was released exclusively with Singtel on 13 November 2010.

[edit] South Korea

The Samsung Galaxy Tab was released South Korea on 3 November 2010, delayed from the original release date of 14 October.

[edit] Pakistan

The Samsung Galaxy Tab will be released on 21 December 2010. It is available without a contract from Mobilink as well as in the open market.

[edit] India

Samsung launched the Galaxy Tab in India on 10th of November 2010.[citation needed]

[edit] Australia

The Samsung Galaxy Tab was released on 8 November 2010. It is available without a contract from several major national retailers, and under contract from Telstra, Optus and other carriers.[36]

[edit] Brazil

The Samsung Galaxy Tab was released in Brazil on 26 November 2010. Brazilian version seems to be faster; the processor runs @ 1.2 GHz and it has support for Analog TV and Digital SBTVD.

[edit] Europe

The Samsung Galaxy Tab was released in Germany and Poland on 11 October 2010. The UK version of the Tab was released on 1 November 2010. In Spain and most other European countries it was released later in 2010.

[edit] Middle East

The Samsung Galaxy Tab has been officially released in the Middle east in Dubai's GITEX Shopper the largest gathering of the region’s leading ICT retailers and suppliers.

[edit] United States

The Galaxy tab has been released in the US from T-Mobile, Sprint, AT&T, U.S. Cellular and Verizon.
T-Mobile started offering the SGH-T849 Galaxy Tab on 10 November 2010[37]
Verizon started offering the SCH-I800 Galaxy Tab on 11 November 2010. Verizon's version of the Galaxy Tab has a textured black back, as opposed to the standard plastic rear of the T-Mobile, Sprint, and AT&T versions. The Verizon and Sprint versions disable the Human Interface Device (HID) bluetooth features so it will not work with bluetooth keyboards, mice, etc. However, a recent Verizon update has corrected this issue.
Sprint started offering the Galaxy Tab on 14 November 2010.[citation needed]
AT&T began offering the Tab on 21 November 2010, with no contract requirement.[38]
The FCC approved a Wi-Fi only version of the Galaxy Tab.[39] Some Best Buy advertisements appear to have been prematurely leaked about the Wi-Fi only version of the Galaxy Tab.[40]
Wi-Fi-only model was released on 11 April 2011.[41]

[edit] Sales

A week after its release, Samsung announced that they had sold 600,000 units.[42] On the 4 December, it was reported that the 1 million mark was reached, two months after launch.[43] In January 2011 Samsung announced they had shipped 2 million units to stores.

[edit] Successor models

During the 2011 International Consumer Electronics Show (CES), Verizon Wireless and Samsung Telecommunications America (Samsung Mobile) announced that a new 4G LTE-Enabled Samsung Galaxy Tab features access to Verizon Wireless' 4G LTE Mobile Broadband Network and a 5 megapixel rear-facing Camera will be available.[44][45]
At the mobile congress event in 2011 Barcelona Samsung showed a new Galaxy Tab model. It features a bigger 10.1 inch HD display with a Dual-Core NVIDIA Tegra 2 processor, running Google's Android Honeycomb operating system.[46] It was set for a US release in March 2011 and a European release in April. However, after the iPad 2 release, some specifications were described as "inadequate" by Lee Don-Joo,[47] executive vice president of Samsung's mobile division, pointing to a possible model review or rethink of their market strategy.
This would lead to the introduction of a newer, slimmer 10.1" model at the Samsung Unpacked Event during CTIA Wireless Convention in March 2011, together with a 8.9 inch model, pushing the release date further to 8 June for the US release and "early summer" for the latter model. Although there was no information about a delay of the European release date, it was announced that the previous design, seen at the Mobile World Congress, would be sold relabelled as "Samsung Galaxy Tab 10.1v".[48][49]
During IFA 2011 in Berlin, Samsung announced the new Galaxy Tab 7.7, sporting a dual-core 1.4 GHz processor, 1GB of memory, support for 32GB MicroSD cards (possibly only on some models), a 5,100mAh battery, a front-facing 2-megapixel camera and a rear-facing 3-megapixel camera with flash. There will be 16GB, 32GB and 64GB models available and each will support 802.11 a/b/g/n standards at both 2.4 GHz and 5 GHz. The unit measures 196.7 x 133 x 7.89 mm (7.75 x 5.24 x 0.31 inches) and weighs 335g (11.8 oz) making it much more single-hand friendly than larger models from Samsung and other manufacturers.[50]
The final successor to the original Galaxy Tab is the Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus. This model features the same 7" screen and similar form factor as the original model, but now comes with Android 3.2 Honeycomb pre-installed as well as including newer, more powerful hardware. The new model includes a 1.2GHz dual-core processor, 16GB of internal memory and both front- and rear-facing cameras. The device is much smaller than the original, measuring 193.5 x 122.4 x 9.9 mm and weighing just 345 grams.

Jumat, 06 Januari 2012

Kuala Lumpur- Muhammadiyah bukanlah kelompok Islam minimalis, tetapi Muhammadiyah ialah kelompok Islam proporsionalis. Maksudnya ialah cara ibadah Muhammadiyah itu sesuai dengan proporsinya yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah saw., termasuk dalam proporsional di sini adalah adanya pemaknaan dan penghayatan yang mendalam ketika melakukan ibadah ritual. Ucapan salam dalam sholat, dalam pandangannya bukanlah akhir dari ibadah sholat, karena setelah sholat seseorang dituntut untuk mengaktualisasikan nilai-nilai sholat tersebut dalam realitas kehidupannya.
Hal tersebut diungkapkan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam Tabligh Akbar di Gedung Kelab Sultan Sulaiman, Kg. Baru, Bandar Kuala Lumpur, Rabu (20/04/2011) Berdasarkan pola pemikiran diatas menurut Din, Muhammadiyah tidak pernah lelah untuk mendorong umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah agar melembagakan amal saleh yang fungsional dan solutif, sebagai pancaran iman yang sempurna dan untuk merefleksikan ajaran Islam yang memberikan rahmat atau kasih sayang bagi seluruh alam semesta (rahmatan lil 'alamin).
Dalam ceramahnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah juga menyinggung masalah idiologi gerakan dakwah Muhammadiyah. Selain dikenal sebagai gerakan tajdid (Pembaharuan), sejak awal pendirianaya Muhammadiyah juga dikenal sebagai gerakan tajdid (pemurnian atau purifikasi). Di Muhammadiyah, gerakan tajdid ini meliputi pemurnian dalam masalah akidah dan ibadah mahdhoh. Sehingga dengan gerakan tajdid ini, Muhammadiyah disebut-sebut sebagai gerakan puritan. Sedangkan tajdid (pembaharuan) hanya berlaku dalam aspek ibadah mu'amalah dunyawiyah saja.
Oleh sebab itu, Muhammadiyah harus senantiasa menjaga dan memegang teguh keseimbangan (tawazun) antara gerakan tajdid (pemurnian akidah dan ibadah mahdhoh) dan tajdid dalam bidang ibadah mu'amalah dunyawiyah, tegasnya.
Dari gerakan purifikasi dan tajdid tersebut, maka terbentuklah rasionalisasi yang ditandai dengan aksi nyata atau amal usaha yang memberikan manfaat kepada masyarakat luas, seperti amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sebagainya. Dan amal usaha ini harus dikelola secara profesional dan modern. Dari sini para pengamat, baik dari dalam atau luar negeri menilai, bahwa Muhammadiyah adadah sebagai organisasi Islam modern. "Muhammadiyah the largest Modernist Islam Organization", Tuturnya.
Ketika dihadapkan dengan perbedaan antara golongan Islam tradisional dan kelompok Islam garis keras, maka Muhammadiyah mengambil posisi yang disebut wasathiyah (moderasi atau posisi tengah) dengan mengedepankan keterbukaan, dialog dan komunikasi dengan semua pihak. Tandasnya.
Di penghujung ceramahnya, pak Din menyampaikan beberapa amanat dan harapannya kepada pengurus PCIM dan warga Muhammadiyah di Kuala Lumpur, di antaranya adalah agar PCIM mampu mendirikan lembaga amal usaha Muhammadiyah, paling tidak lembaga amal usaha di sektor pendidikan.
17.45 Smartvone
Kuala Lumpur- Muhammadiyah bukanlah kelompok Islam minimalis, tetapi Muhammadiyah ialah kelompok Islam proporsionalis. Maksudnya ialah cara ibadah Muhammadiyah itu sesuai dengan proporsinya yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah saw., termasuk dalam proporsional di sini adalah adanya pemaknaan dan penghayatan yang mendalam ketika melakukan ibadah ritual. Ucapan salam dalam sholat, dalam pandangannya bukanlah akhir dari ibadah sholat, karena setelah sholat seseorang dituntut untuk mengaktualisasikan nilai-nilai sholat tersebut dalam realitas kehidupannya.
Hal tersebut diungkapkan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam Tabligh Akbar di Gedung Kelab Sultan Sulaiman, Kg. Baru, Bandar Kuala Lumpur, Rabu (20/04/2011) Berdasarkan pola pemikiran diatas menurut Din, Muhammadiyah tidak pernah lelah untuk mendorong umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah agar melembagakan amal saleh yang fungsional dan solutif, sebagai pancaran iman yang sempurna dan untuk merefleksikan ajaran Islam yang memberikan rahmat atau kasih sayang bagi seluruh alam semesta (rahmatan lil 'alamin).
Dalam ceramahnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah juga menyinggung masalah idiologi gerakan dakwah Muhammadiyah. Selain dikenal sebagai gerakan tajdid (Pembaharuan), sejak awal pendirianaya Muhammadiyah juga dikenal sebagai gerakan tajdid (pemurnian atau purifikasi). Di Muhammadiyah, gerakan tajdid ini meliputi pemurnian dalam masalah akidah dan ibadah mahdhoh. Sehingga dengan gerakan tajdid ini, Muhammadiyah disebut-sebut sebagai gerakan puritan. Sedangkan tajdid (pembaharuan) hanya berlaku dalam aspek ibadah mu'amalah dunyawiyah saja.
Oleh sebab itu, Muhammadiyah harus senantiasa menjaga dan memegang teguh keseimbangan (tawazun) antara gerakan tajdid (pemurnian akidah dan ibadah mahdhoh) dan tajdid dalam bidang ibadah mu'amalah dunyawiyah, tegasnya.
Dari gerakan purifikasi dan tajdid tersebut, maka terbentuklah rasionalisasi yang ditandai dengan aksi nyata atau amal usaha yang memberikan manfaat kepada masyarakat luas, seperti amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sebagainya. Dan amal usaha ini harus dikelola secara profesional dan modern. Dari sini para pengamat, baik dari dalam atau luar negeri menilai, bahwa Muhammadiyah adadah sebagai organisasi Islam modern. "Muhammadiyah the largest Modernist Islam Organization", Tuturnya.
Ketika dihadapkan dengan perbedaan antara golongan Islam tradisional dan kelompok Islam garis keras, maka Muhammadiyah mengambil posisi yang disebut wasathiyah (moderasi atau posisi tengah) dengan mengedepankan keterbukaan, dialog dan komunikasi dengan semua pihak. Tandasnya.
Di penghujung ceramahnya, pak Din menyampaikan beberapa amanat dan harapannya kepada pengurus PCIM dan warga Muhammadiyah di Kuala Lumpur, di antaranya adalah agar PCIM mampu mendirikan lembaga amal usaha Muhammadiyah, paling tidak lembaga amal usaha di sektor pendidikan.
Mobil buatan siswa sekolah menengah kejuruan di Surakarta, Kiat Esemka, laris dipesan masyarakat, termasuk pejabat negara. Sejak diperkenalkan ke masyarakat pada Senin, 2 Januari 2012 sebagai mobil dinas sementara Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan Wakil Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo, banyak pihak yang tertarik membeli.

Apalagi mobil kategori sport utility vehicle (SUV) dengan kapasitas mesin 1.500 cc tersebut hanya dibanderol Rp 95 juta untuk produksi massal. Pemilik Kiat Motor, Sukiyat, menyatakan sudah ada ribuan pemesan dari seluruh Indonesia. "Ada yang dari Bali, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra," terangnya, Kamis, 5 Januari 2012.

Namun, pihaknya belum bisa memenuhi pesanan karena hingga kini belum mendapat izin layak jalan dari Kementerian Perhubungan. "Soal izin, saya tidak mengurusi. Saya fokus pada produksi," lanjutnya.

Sukiyat menyatakan siap jika diminta produksi massal. Rencananya akan ada 36 lokasi produksi bekerja sama dengan SMK di Indonesia. "Pekan depan rencananya ada MoU (Memorandum of Understanding) dengan Direktur SMK Kemendikbud," ujarnya. "Pusat produksi tetap dipusatkan di Kiat Motor."Soal purnajual, Sukiyat menyebut 36 lokasi tersebut akan berfungsi sebagai bengkel dan penjualan suku cadang.

Sementara itu, guru pendamping perakitan Kiat Esemka di SMK 2 Surakarta, Dwi Budimartono, mengatakan ada perusahaan asal Jambi yang memesan 12 unit mobil dobel kabin. "Katanya untuk digunakan di perkebunan," ucapnya.

Dia diminta untuk menghitung perkiraan biaya yang diperlukan untuk pengadaan 12 unit. Namun untuk pengadaan, senada dengan Sukiyat, dia masih menanti keluarnya surat izin uji kelayakan dari pemerintah.


Mobil Esemka sedang menjadi primadona. Harga mobil Esemka yang sebelumnya saya posting seharga Rp.90 Juta menurut info terbaru harga tersebut adakah harga of road sedangkan harga on roadnya diperkirakan sekitar Rp.120 Juta masih jauh lebih murah di banding SUV lain yang harganya mencapai Rp.200 Juta. Mengenai spesifikasi anda bisa mengunjungi posting saya sebelumnya tentang spesifikasi Esemka. Berikut beberapa info mobil Esemka sampai saat ini.


Mobil Esemka
Meskipun menjadi topik hangat bukan berarti mobil esemka melenggang mulus di kancah otomotif Indonesia isu belum teruji yang dikemukakan pejabat sekelas gubernur Jateng, yang juga senada dengan Bupati wonogiri serta Anis Matta menjadi kendala tersendiri. Emisi Mobil Esemka yang menurut beberapa pihak masih terlalu tinggi juga menjadi tantangan tersendiri. Pendapat beberapa kalangan yang menyebut mobil esemka sekedar mobil rakitan semata sepertinya juga harus diluruskan, benar bahwa tehnologi mesin yang diusung Esemka bukan murni buatan anak anak esemka tetapi modifikasi mesin pembuatan blok mesin sendiri juga perlu diapresiasi. Yang jelas upaya Jokowi dan pejabat2 lain yang memang terkesan latah diperlukan untuk mendorong pertumbuhan mobil nasional. Kekuarangan pasti ada namun bukankan proses menuju kesempurnaan harus melalui perbaikan kekuarangan, gak ada salahnya Mobil Esemka menggunakan mesin bukan buatan sendiri seperti Hyundai Elantra yang menggunakan mesin Mitsubishi. Seharusnya kita belajat dari kata bijak usaha menuju keberhasilan itu adalah kumpulan dari keping2 kegagalan, jadi gak ada salahnya kita bermimpi suatu saat iklan Mobil Esemka memenuhi saluran yang ada di mivo tv. Apakah anda mempunyai pendapat tentanng Mobil Esemka. Rating: 4.5
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo, Jawa Tengah, yang berhasil merakit mobil yang mereka namai "Kiat Esemka".

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Kepresidenan di Jakarta, Rabu, juga mempersilakan para pejabat yang ingin menggunakan mobil tersebut sebagai kendaraan dinas.

"Ini patut diapresiasi (dipuji,red). Presiden tidak melarang mobil itu untuk digunakan sebagai mobil dinas," ujarnya.

Julian menilai mobil tersebut sebagai hasil inovasi anak bangsa di Jawa Tengah yang patut dihargai dan dikembangkan.

"Tentu Bapak Presiden sudah mendengar juga mengenai adanya inovasi yang positif dari anak bangsa di Jawa Tengah dengan berhasilnya dirakit sebuah mobil nasional," katanya.

Mobil Kiat Esemka yang dihargai Rp120 juta "on the road" itu sudah dijadikan kendaraan dinas oleh Walikota Solo, Joko Widodo.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun diberitakan secara beramai-ramai memesan mobil buatan siswa SMK tersebut.


06.25 Smartvone
Mobil buatan siswa sekolah menengah kejuruan di Surakarta, Kiat Esemka, laris dipesan masyarakat, termasuk pejabat negara. Sejak diperkenalkan ke masyarakat pada Senin, 2 Januari 2012 sebagai mobil dinas sementara Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan Wakil Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo, banyak pihak yang tertarik membeli.

Apalagi mobil kategori sport utility vehicle (SUV) dengan kapasitas mesin 1.500 cc tersebut hanya dibanderol Rp 95 juta untuk produksi massal. Pemilik Kiat Motor, Sukiyat, menyatakan sudah ada ribuan pemesan dari seluruh Indonesia. "Ada yang dari Bali, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra," terangnya, Kamis, 5 Januari 2012.

Namun, pihaknya belum bisa memenuhi pesanan karena hingga kini belum mendapat izin layak jalan dari Kementerian Perhubungan. "Soal izin, saya tidak mengurusi. Saya fokus pada produksi," lanjutnya.

Sukiyat menyatakan siap jika diminta produksi massal. Rencananya akan ada 36 lokasi produksi bekerja sama dengan SMK di Indonesia. "Pekan depan rencananya ada MoU (Memorandum of Understanding) dengan Direktur SMK Kemendikbud," ujarnya. "Pusat produksi tetap dipusatkan di Kiat Motor."Soal purnajual, Sukiyat menyebut 36 lokasi tersebut akan berfungsi sebagai bengkel dan penjualan suku cadang.

Sementara itu, guru pendamping perakitan Kiat Esemka di SMK 2 Surakarta, Dwi Budimartono, mengatakan ada perusahaan asal Jambi yang memesan 12 unit mobil dobel kabin. "Katanya untuk digunakan di perkebunan," ucapnya.

Dia diminta untuk menghitung perkiraan biaya yang diperlukan untuk pengadaan 12 unit. Namun untuk pengadaan, senada dengan Sukiyat, dia masih menanti keluarnya surat izin uji kelayakan dari pemerintah.


Mobil Esemka sedang menjadi primadona. Harga mobil Esemka yang sebelumnya saya posting seharga Rp.90 Juta menurut info terbaru harga tersebut adakah harga of road sedangkan harga on roadnya diperkirakan sekitar Rp.120 Juta masih jauh lebih murah di banding SUV lain yang harganya mencapai Rp.200 Juta. Mengenai spesifikasi anda bisa mengunjungi posting saya sebelumnya tentang spesifikasi Esemka. Berikut beberapa info mobil Esemka sampai saat ini.


Mobil Esemka
Meskipun menjadi topik hangat bukan berarti mobil esemka melenggang mulus di kancah otomotif Indonesia isu belum teruji yang dikemukakan pejabat sekelas gubernur Jateng, yang juga senada dengan Bupati wonogiri serta Anis Matta menjadi kendala tersendiri. Emisi Mobil Esemka yang menurut beberapa pihak masih terlalu tinggi juga menjadi tantangan tersendiri. Pendapat beberapa kalangan yang menyebut mobil esemka sekedar mobil rakitan semata sepertinya juga harus diluruskan, benar bahwa tehnologi mesin yang diusung Esemka bukan murni buatan anak anak esemka tetapi modifikasi mesin pembuatan blok mesin sendiri juga perlu diapresiasi. Yang jelas upaya Jokowi dan pejabat2 lain yang memang terkesan latah diperlukan untuk mendorong pertumbuhan mobil nasional. Kekuarangan pasti ada namun bukankan proses menuju kesempurnaan harus melalui perbaikan kekuarangan, gak ada salahnya Mobil Esemka menggunakan mesin bukan buatan sendiri seperti Hyundai Elantra yang menggunakan mesin Mitsubishi. Seharusnya kita belajat dari kata bijak usaha menuju keberhasilan itu adalah kumpulan dari keping2 kegagalan, jadi gak ada salahnya kita bermimpi suatu saat iklan Mobil Esemka memenuhi saluran yang ada di mivo tv. Apakah anda mempunyai pendapat tentanng Mobil Esemka. Rating: 4.5
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo, Jawa Tengah, yang berhasil merakit mobil yang mereka namai "Kiat Esemka".

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Kepresidenan di Jakarta, Rabu, juga mempersilakan para pejabat yang ingin menggunakan mobil tersebut sebagai kendaraan dinas.

"Ini patut diapresiasi (dipuji,red). Presiden tidak melarang mobil itu untuk digunakan sebagai mobil dinas," ujarnya.

Julian menilai mobil tersebut sebagai hasil inovasi anak bangsa di Jawa Tengah yang patut dihargai dan dikembangkan.

"Tentu Bapak Presiden sudah mendengar juga mengenai adanya inovasi yang positif dari anak bangsa di Jawa Tengah dengan berhasilnya dirakit sebuah mobil nasional," katanya.

Mobil Kiat Esemka yang dihargai Rp120 juta "on the road" itu sudah dijadikan kendaraan dinas oleh Walikota Solo, Joko Widodo.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun diberitakan secara beramai-ramai memesan mobil buatan siswa SMK tersebut.