Selasa, 29 Oktober 2013
Minggu, 06 Oktober 2013
dapat diartikan sebagai gerak pergeseran suatu benda dengan bentuk dan
lintasan yang sama. Di sini kita akan membahas gerak translasi dengan
menggunakan vektor dalam tinjauan dua dimensi x dan y. Untuk memahami
penjelasan di bawah tentang gerak translasi kita membutuhkan kemapuan
matematika diferensial dan integral serta memhami dengan baik makna dari
diferensial dan integral.
1. Perpindahan dan Jarak
Kalian sering mendengar atau mengucapkan kata bergerak. Apa sebenarnya arti bergerak dalam ilmu fisika? Apakah kalian sudah mengerti? Benda dikatakan bergerak jika mengetahui perubahan posisi atau kedudukan. Coba kalian perhatikan gambar berikut ini.

Posisi atau kedudukan titik A dan titik B dapat dituliskan sebagai vektor dua dirumuskan sebagai berikut.
r = xi + yj …………………………… (1.1)
Partikel dari titik A pindah ke titik B maka partikel tersebut dikatakan telah bergerak dan perpindahannya memenuhi persamaan berikut.
Δr = rB − rA atau Δr = Δxi + Δyj …………………………… (1.2)
Jarak tempuh
Perpindahan partikel pada Gambar di atas digambarkan sebagai vektor dari A ke B yaitu vektor Δr. Bagaimana dengan jarak tempuhnya? Jarak tempuh partikel adalah panjang lintasan yang dilakukan partikel selama bergerak.
2. Kecepatan dan Laju
Setiap benda yang bergerak selalu mengalami perpindahan. Perpindahan yang terjadi tiap satu satuan waktunya diukur dengan besaran yang dinamakan kecepatan. Di kelas X kalian telah belajar tentang kecepatan. Apakah masih ingat? Coba kalian perhatikan penjelasan berikut.
a. Kecepatan dan kelajuan rata-rata
Jika kita naik mobil atau sepeda motor, kecepatannya tidaklah tetap. Kadang bisa cepat dan kadang lambat, bahkan saat lampu merah harus berhenti. Pada gerak dari awal hingga akhir dapat diperoleh suatu kecepatan yang dinamakan kecepatan rata-rata dan didefinisikan sebagai perpindahan tiap satu satuan waktu. Perumusannya sebagai berikut.
…………………………… (1.3)
Laju rata-rata. Bagaimana dengan laju rata-rata? Kecepatan adalah besaran vektor maka berkaitan dengan perpindahan. Tetapi laju merupakan besaran skalar maka harus berkaitan dengan jarak tempuh. Sehingga laju ratarata didefinisikan sebagai jarak tempuh yang terjadi tiap satu satuan waktu.
…………………………… (1.4)
b. Kecepatan dan kelajuan sesaat
Kalian tentu masih ingat di kelas X tentang kecepatan sesaat. Kecepatan sesaat merupakan kecepatan yang terjadi pada saat itu saja. Contohnya pada saat lampu merah kecepatan mobil sebesar nol, kemudian saat lampu hijau mobil tersebut diberikan kecepatan 20 km/jam ke utara.
Secara matematik kecepatan sesaat ini dapat dirumuskan sebagai deferensial atau turunan fungsi yaitu fungsi posisi. Jadi kecepatan sesaat adalah deferensial dari posisinya.
…………………………… (1.5)
Sedangkan laju sesaat dapat ditentukan sama dengan besar kecepatan sesaat. Laju sesaat inilah yang dapat diukur dengan alat yang dinamakan speedometer.
Sudah tahukah kalian dengan deferensial fungsi itu? Tentu saja sudah. Besaran posisi atau kecepatan biasanya memenuhi fungsi waktu. Deferensial fungsi waktu tersebut dapat memenuhi persamaan berikut.
Jika
maka
…………………………… (1.6)
Pada gerak dua dimensi, persamaan 1.5 dan 1.6 dapat dijelaskan dengan contoh gerak perahu seperti pada berikut ini.

Secara vektor, kecepatan perahu dapat diuraikan dalam dua arah menjadi vx dan vy. Posisi tiap saat memenuhi P(x,y). Berarti posisi erahu atau benda dapat memenuhi persamaan 1.1. dari persamaan itu dapat diturunkan persamaan kecepatan arah sumbu x dan sumbu y sebagai berikut.
r = xi + yj

…………………………… (1.7)
Jadi proyeksi kecepatannya memenuhi :

Besar kecepatan sesaat, secara vektor dapat memenuhi dalil Pythagoras. Kalian tentu dapat merumuskan persamaan besar kecepatan tersebut. Perhatikan persamaan 1.7. Dari persamaan itu dapat kalian peroleh :
……………………. (1.8)
c. Posisi dan kecepatan
Jika kecepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial posisi maka secara matematis posisi dapat ditentukan dari integral kecepatan sesaatnya. Integral ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
…………………………. (1.9)
Definisi integral secara mendetail dapat kalian pelajari di mata pelajaran Matematika. Untuk mata pelajaran Fisika kelas XI ini dikenalkan untuk fungsi tn Perhatikan persamaan berikut
………………………. (1.10)
3. Percepatan
a. Nilai rata-rata dan sesaat
Sesuai dengan kecepatan, percepatan juga memiliki dua nilai. Percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan tiap satu satuan waktu.
………………………. (1.11)
Sedangkan percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaatnya.
………………………. (1.12)
b. Kecepatan dan percepatan
Jika percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaat maka sebaliknya berlaku integral berikut.
………………………. (1.13)
1. Perpindahan dan Jarak
Kalian sering mendengar atau mengucapkan kata bergerak. Apa sebenarnya arti bergerak dalam ilmu fisika? Apakah kalian sudah mengerti? Benda dikatakan bergerak jika mengetahui perubahan posisi atau kedudukan. Coba kalian perhatikan gambar berikut ini.
Posisi atau kedudukan titik A dan titik B dapat dituliskan sebagai vektor dua dirumuskan sebagai berikut.
r = xi + yj …………………………… (1.1)
Partikel dari titik A pindah ke titik B maka partikel tersebut dikatakan telah bergerak dan perpindahannya memenuhi persamaan berikut.
Δr = rB − rA atau Δr = Δxi + Δyj …………………………… (1.2)
Jarak tempuh
Perpindahan partikel pada Gambar di atas digambarkan sebagai vektor dari A ke B yaitu vektor Δr. Bagaimana dengan jarak tempuhnya? Jarak tempuh partikel adalah panjang lintasan yang dilakukan partikel selama bergerak.
2. Kecepatan dan Laju
Setiap benda yang bergerak selalu mengalami perpindahan. Perpindahan yang terjadi tiap satu satuan waktunya diukur dengan besaran yang dinamakan kecepatan. Di kelas X kalian telah belajar tentang kecepatan. Apakah masih ingat? Coba kalian perhatikan penjelasan berikut.
a. Kecepatan dan kelajuan rata-rata
Jika kita naik mobil atau sepeda motor, kecepatannya tidaklah tetap. Kadang bisa cepat dan kadang lambat, bahkan saat lampu merah harus berhenti. Pada gerak dari awal hingga akhir dapat diperoleh suatu kecepatan yang dinamakan kecepatan rata-rata dan didefinisikan sebagai perpindahan tiap satu satuan waktu. Perumusannya sebagai berikut.
Laju rata-rata. Bagaimana dengan laju rata-rata? Kecepatan adalah besaran vektor maka berkaitan dengan perpindahan. Tetapi laju merupakan besaran skalar maka harus berkaitan dengan jarak tempuh. Sehingga laju ratarata didefinisikan sebagai jarak tempuh yang terjadi tiap satu satuan waktu.
b. Kecepatan dan kelajuan sesaat
Kalian tentu masih ingat di kelas X tentang kecepatan sesaat. Kecepatan sesaat merupakan kecepatan yang terjadi pada saat itu saja. Contohnya pada saat lampu merah kecepatan mobil sebesar nol, kemudian saat lampu hijau mobil tersebut diberikan kecepatan 20 km/jam ke utara.
Secara matematik kecepatan sesaat ini dapat dirumuskan sebagai deferensial atau turunan fungsi yaitu fungsi posisi. Jadi kecepatan sesaat adalah deferensial dari posisinya.
Sedangkan laju sesaat dapat ditentukan sama dengan besar kecepatan sesaat. Laju sesaat inilah yang dapat diukur dengan alat yang dinamakan speedometer.
Sudah tahukah kalian dengan deferensial fungsi itu? Tentu saja sudah. Besaran posisi atau kecepatan biasanya memenuhi fungsi waktu. Deferensial fungsi waktu tersebut dapat memenuhi persamaan berikut.
Jika
maka
Pada gerak dua dimensi, persamaan 1.5 dan 1.6 dapat dijelaskan dengan contoh gerak perahu seperti pada berikut ini.
Secara vektor, kecepatan perahu dapat diuraikan dalam dua arah menjadi vx dan vy. Posisi tiap saat memenuhi P(x,y). Berarti posisi erahu atau benda dapat memenuhi persamaan 1.1. dari persamaan itu dapat diturunkan persamaan kecepatan arah sumbu x dan sumbu y sebagai berikut.
r = xi + yj
Jadi proyeksi kecepatannya memenuhi :
Besar kecepatan sesaat, secara vektor dapat memenuhi dalil Pythagoras. Kalian tentu dapat merumuskan persamaan besar kecepatan tersebut. Perhatikan persamaan 1.7. Dari persamaan itu dapat kalian peroleh :
c. Posisi dan kecepatan
Jika kecepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial posisi maka secara matematis posisi dapat ditentukan dari integral kecepatan sesaatnya. Integral ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
Definisi integral secara mendetail dapat kalian pelajari di mata pelajaran Matematika. Untuk mata pelajaran Fisika kelas XI ini dikenalkan untuk fungsi tn Perhatikan persamaan berikut
3. Percepatan
a. Nilai rata-rata dan sesaat
Sesuai dengan kecepatan, percepatan juga memiliki dua nilai. Percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan tiap satu satuan waktu.
Sedangkan percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaatnya.
b. Kecepatan dan percepatan
Jika percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaat maka sebaliknya berlaku integral berikut.
07.16
Smartvone
dapat diartikan sebagai gerak pergeseran suatu benda dengan bentuk dan
lintasan yang sama. Di sini kita akan membahas gerak translasi dengan
menggunakan vektor dalam tinjauan dua dimensi x dan y. Untuk memahami
penjelasan di bawah tentang gerak translasi kita membutuhkan kemapuan
matematika diferensial dan integral serta memhami dengan baik makna dari
diferensial dan integral.
1. Perpindahan dan Jarak
Kalian sering mendengar atau mengucapkan kata bergerak. Apa sebenarnya arti bergerak dalam ilmu fisika? Apakah kalian sudah mengerti? Benda dikatakan bergerak jika mengetahui perubahan posisi atau kedudukan. Coba kalian perhatikan gambar berikut ini.

Posisi atau kedudukan titik A dan titik B dapat dituliskan sebagai vektor dua dirumuskan sebagai berikut.
r = xi + yj …………………………… (1.1)
Partikel dari titik A pindah ke titik B maka partikel tersebut dikatakan telah bergerak dan perpindahannya memenuhi persamaan berikut.
Δr = rB − rA atau Δr = Δxi + Δyj …………………………… (1.2)
Jarak tempuh
Perpindahan partikel pada Gambar di atas digambarkan sebagai vektor dari A ke B yaitu vektor Δr. Bagaimana dengan jarak tempuhnya? Jarak tempuh partikel adalah panjang lintasan yang dilakukan partikel selama bergerak.
2. Kecepatan dan Laju
Setiap benda yang bergerak selalu mengalami perpindahan. Perpindahan yang terjadi tiap satu satuan waktunya diukur dengan besaran yang dinamakan kecepatan. Di kelas X kalian telah belajar tentang kecepatan. Apakah masih ingat? Coba kalian perhatikan penjelasan berikut.
a. Kecepatan dan kelajuan rata-rata
Jika kita naik mobil atau sepeda motor, kecepatannya tidaklah tetap. Kadang bisa cepat dan kadang lambat, bahkan saat lampu merah harus berhenti. Pada gerak dari awal hingga akhir dapat diperoleh suatu kecepatan yang dinamakan kecepatan rata-rata dan didefinisikan sebagai perpindahan tiap satu satuan waktu. Perumusannya sebagai berikut.
…………………………… (1.3)
Laju rata-rata. Bagaimana dengan laju rata-rata? Kecepatan adalah besaran vektor maka berkaitan dengan perpindahan. Tetapi laju merupakan besaran skalar maka harus berkaitan dengan jarak tempuh. Sehingga laju ratarata didefinisikan sebagai jarak tempuh yang terjadi tiap satu satuan waktu.
…………………………… (1.4)
b. Kecepatan dan kelajuan sesaat
Kalian tentu masih ingat di kelas X tentang kecepatan sesaat. Kecepatan sesaat merupakan kecepatan yang terjadi pada saat itu saja. Contohnya pada saat lampu merah kecepatan mobil sebesar nol, kemudian saat lampu hijau mobil tersebut diberikan kecepatan 20 km/jam ke utara.
Secara matematik kecepatan sesaat ini dapat dirumuskan sebagai deferensial atau turunan fungsi yaitu fungsi posisi. Jadi kecepatan sesaat adalah deferensial dari posisinya.
…………………………… (1.5)
Sedangkan laju sesaat dapat ditentukan sama dengan besar kecepatan sesaat. Laju sesaat inilah yang dapat diukur dengan alat yang dinamakan speedometer.
Sudah tahukah kalian dengan deferensial fungsi itu? Tentu saja sudah. Besaran posisi atau kecepatan biasanya memenuhi fungsi waktu. Deferensial fungsi waktu tersebut dapat memenuhi persamaan berikut.
Jika
maka
…………………………… (1.6)
Pada gerak dua dimensi, persamaan 1.5 dan 1.6 dapat dijelaskan dengan contoh gerak perahu seperti pada berikut ini.

Secara vektor, kecepatan perahu dapat diuraikan dalam dua arah menjadi vx dan vy. Posisi tiap saat memenuhi P(x,y). Berarti posisi erahu atau benda dapat memenuhi persamaan 1.1. dari persamaan itu dapat diturunkan persamaan kecepatan arah sumbu x dan sumbu y sebagai berikut.
r = xi + yj

…………………………… (1.7)
Jadi proyeksi kecepatannya memenuhi :

Besar kecepatan sesaat, secara vektor dapat memenuhi dalil Pythagoras. Kalian tentu dapat merumuskan persamaan besar kecepatan tersebut. Perhatikan persamaan 1.7. Dari persamaan itu dapat kalian peroleh :
……………………. (1.8)
c. Posisi dan kecepatan
Jika kecepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial posisi maka secara matematis posisi dapat ditentukan dari integral kecepatan sesaatnya. Integral ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
…………………………. (1.9)
Definisi integral secara mendetail dapat kalian pelajari di mata pelajaran Matematika. Untuk mata pelajaran Fisika kelas XI ini dikenalkan untuk fungsi tn Perhatikan persamaan berikut
………………………. (1.10)
3. Percepatan
a. Nilai rata-rata dan sesaat
Sesuai dengan kecepatan, percepatan juga memiliki dua nilai. Percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan tiap satu satuan waktu.
………………………. (1.11)
Sedangkan percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaatnya.
………………………. (1.12)
b. Kecepatan dan percepatan
Jika percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaat maka sebaliknya berlaku integral berikut.
………………………. (1.13)
1. Perpindahan dan Jarak
Kalian sering mendengar atau mengucapkan kata bergerak. Apa sebenarnya arti bergerak dalam ilmu fisika? Apakah kalian sudah mengerti? Benda dikatakan bergerak jika mengetahui perubahan posisi atau kedudukan. Coba kalian perhatikan gambar berikut ini.
Posisi atau kedudukan titik A dan titik B dapat dituliskan sebagai vektor dua dirumuskan sebagai berikut.
r = xi + yj …………………………… (1.1)
Partikel dari titik A pindah ke titik B maka partikel tersebut dikatakan telah bergerak dan perpindahannya memenuhi persamaan berikut.
Δr = rB − rA atau Δr = Δxi + Δyj …………………………… (1.2)
Jarak tempuh
Perpindahan partikel pada Gambar di atas digambarkan sebagai vektor dari A ke B yaitu vektor Δr. Bagaimana dengan jarak tempuhnya? Jarak tempuh partikel adalah panjang lintasan yang dilakukan partikel selama bergerak.
2. Kecepatan dan Laju
Setiap benda yang bergerak selalu mengalami perpindahan. Perpindahan yang terjadi tiap satu satuan waktunya diukur dengan besaran yang dinamakan kecepatan. Di kelas X kalian telah belajar tentang kecepatan. Apakah masih ingat? Coba kalian perhatikan penjelasan berikut.
a. Kecepatan dan kelajuan rata-rata
Jika kita naik mobil atau sepeda motor, kecepatannya tidaklah tetap. Kadang bisa cepat dan kadang lambat, bahkan saat lampu merah harus berhenti. Pada gerak dari awal hingga akhir dapat diperoleh suatu kecepatan yang dinamakan kecepatan rata-rata dan didefinisikan sebagai perpindahan tiap satu satuan waktu. Perumusannya sebagai berikut.
Laju rata-rata. Bagaimana dengan laju rata-rata? Kecepatan adalah besaran vektor maka berkaitan dengan perpindahan. Tetapi laju merupakan besaran skalar maka harus berkaitan dengan jarak tempuh. Sehingga laju ratarata didefinisikan sebagai jarak tempuh yang terjadi tiap satu satuan waktu.
b. Kecepatan dan kelajuan sesaat
Kalian tentu masih ingat di kelas X tentang kecepatan sesaat. Kecepatan sesaat merupakan kecepatan yang terjadi pada saat itu saja. Contohnya pada saat lampu merah kecepatan mobil sebesar nol, kemudian saat lampu hijau mobil tersebut diberikan kecepatan 20 km/jam ke utara.
Secara matematik kecepatan sesaat ini dapat dirumuskan sebagai deferensial atau turunan fungsi yaitu fungsi posisi. Jadi kecepatan sesaat adalah deferensial dari posisinya.
Sedangkan laju sesaat dapat ditentukan sama dengan besar kecepatan sesaat. Laju sesaat inilah yang dapat diukur dengan alat yang dinamakan speedometer.
Sudah tahukah kalian dengan deferensial fungsi itu? Tentu saja sudah. Besaran posisi atau kecepatan biasanya memenuhi fungsi waktu. Deferensial fungsi waktu tersebut dapat memenuhi persamaan berikut.
Jika
maka
Pada gerak dua dimensi, persamaan 1.5 dan 1.6 dapat dijelaskan dengan contoh gerak perahu seperti pada berikut ini.
Secara vektor, kecepatan perahu dapat diuraikan dalam dua arah menjadi vx dan vy. Posisi tiap saat memenuhi P(x,y). Berarti posisi erahu atau benda dapat memenuhi persamaan 1.1. dari persamaan itu dapat diturunkan persamaan kecepatan arah sumbu x dan sumbu y sebagai berikut.
r = xi + yj
Jadi proyeksi kecepatannya memenuhi :
Besar kecepatan sesaat, secara vektor dapat memenuhi dalil Pythagoras. Kalian tentu dapat merumuskan persamaan besar kecepatan tersebut. Perhatikan persamaan 1.7. Dari persamaan itu dapat kalian peroleh :
c. Posisi dan kecepatan
Jika kecepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial posisi maka secara matematis posisi dapat ditentukan dari integral kecepatan sesaatnya. Integral ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
Definisi integral secara mendetail dapat kalian pelajari di mata pelajaran Matematika. Untuk mata pelajaran Fisika kelas XI ini dikenalkan untuk fungsi tn Perhatikan persamaan berikut
3. Percepatan
a. Nilai rata-rata dan sesaat
Sesuai dengan kecepatan, percepatan juga memiliki dua nilai. Percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan tiap satu satuan waktu.
Sedangkan percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaatnya.
b. Kecepatan dan percepatan
Jika percepatan sesaat dapat ditentukan dengan deferensial dari kecepatan sesaat maka sebaliknya berlaku integral berikut.
A. Konsep Dasar
Termokimia adalah ilmu yang mempelajari hubungan
antara energi panas dan energi kimia. Sedangkan energi kimia didefinisikan
sebagai energi yang dikandung setiap unsur atau senyawa. Energi kimia yang
terkandung dalam suatu zat adalah semacam energi potensial zat tersebut. Energi
potensial kimia yang terkandung dalam suatu zat disebut panas dalam atau entalpi dan dinyatakan dengan simbol H.
Selisih antara entalpi reaktan dan entalpi hasil pada suatu reaksi disebut perubahan entalpi reaksi. Perubahan entalpi reaksi diberi simbol ΔH.
Bagian
dari ilmu kimia yang mempelajari perubahan kalor atau panas suatu zat yang
menyertai suatu reaksi atau proses kimia dan fisika disebut termokimia. Secara operasional
termokimia berkaitan dengan pengukuran dan pernafsiran perubahan kalor yang
menyertai reaksi kimia, perubahan keadaan, dan pembentukan larutan.
Fokus
bahasan dalam termokimia adalah tentang jumlah kalor yang dapat dihasilkan oleh
sejumlah tertentu pereaksi serta cara pengukuran kalor reaksi.
Termokimia merupakan penerapan hukum pertama
termodinamika terhadap peristiwa kimia yang membahas tentang kalor yang
menyertai reaksi kimia.
Termodinamika
kimia dapat didefenisikan sebagai cabang kimia yang menangani hubungan kalor,
kerja dan bentuk lain energi, dengan kesetimbangan dalam reaksi kimia dan dalam
perubahan keadaan. Termokimia erat kaitannya dengan termodinamika, karena
termokimia menangani pengukuran dan penafsiran perubahan kalor yang menyertai
reaksi kimia, perubahan keadaan dan pembentukan larutan. Termodinamika
merupakan ilmu tentang energi, yang secara spesifik membahas tentang hubungan
antara energi panas dengan kerja.
Penerapan
hukum termodinamika pertama dalam bidang kimia merupakan bahan kajian dari
termokimia.” Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat
diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, atau energi alam semesta adalah
konstan.” hukum termodinamika 1
Perubahan kalor pada
tekanan konstan:
∆H = ∆E + P∆V
W= P∆V
∆E = energi dalam
Hukum pertama termodinamika
dapat dirumuskan sbg
∆U = Q – W
∆U = perubahan tenaga dalam
sistem
Q = panas yang masuk/keluar
dari sistem
W = Usaha yang dilakukan
thp sistem
06.27
Smartvone
A. Konsep Dasar
Termokimia adalah ilmu yang mempelajari hubungan
antara energi panas dan energi kimia. Sedangkan energi kimia didefinisikan
sebagai energi yang dikandung setiap unsur atau senyawa. Energi kimia yang
terkandung dalam suatu zat adalah semacam energi potensial zat tersebut. Energi
potensial kimia yang terkandung dalam suatu zat disebut panas dalam atau entalpi dan dinyatakan dengan simbol H.
Selisih antara entalpi reaktan dan entalpi hasil pada suatu reaksi disebut perubahan entalpi reaksi. Perubahan entalpi reaksi diberi simbol ΔH.
Bagian
dari ilmu kimia yang mempelajari perubahan kalor atau panas suatu zat yang
menyertai suatu reaksi atau proses kimia dan fisika disebut termokimia. Secara operasional
termokimia berkaitan dengan pengukuran dan pernafsiran perubahan kalor yang
menyertai reaksi kimia, perubahan keadaan, dan pembentukan larutan.
Fokus
bahasan dalam termokimia adalah tentang jumlah kalor yang dapat dihasilkan oleh
sejumlah tertentu pereaksi serta cara pengukuran kalor reaksi.
Termokimia merupakan penerapan hukum pertama
termodinamika terhadap peristiwa kimia yang membahas tentang kalor yang
menyertai reaksi kimia.
Termodinamika
kimia dapat didefenisikan sebagai cabang kimia yang menangani hubungan kalor,
kerja dan bentuk lain energi, dengan kesetimbangan dalam reaksi kimia dan dalam
perubahan keadaan. Termokimia erat kaitannya dengan termodinamika, karena
termokimia menangani pengukuran dan penafsiran perubahan kalor yang menyertai
reaksi kimia, perubahan keadaan dan pembentukan larutan. Termodinamika
merupakan ilmu tentang energi, yang secara spesifik membahas tentang hubungan
antara energi panas dengan kerja.
Penerapan
hukum termodinamika pertama dalam bidang kimia merupakan bahan kajian dari
termokimia.” Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat
diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, atau energi alam semesta adalah
konstan.” hukum termodinamika 1
Perubahan kalor pada
tekanan konstan:
∆H = ∆E + P∆V
W= P∆V
∆E = energi dalam
Hukum pertama termodinamika
dapat dirumuskan sbg
∆U = Q – W
∆U = perubahan tenaga dalam
sistem
Q = panas yang masuk/keluar
dari sistem
W = Usaha yang dilakukan
thp sistem
Rabu, 28 Agustus 2013
Hi, teman teman.
kali ini saya berbagi aplikasi Edmodo versi android nihh..
Silahkan berkenan download aja langsung...
Via Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fusionprojects.edmodo&hl=en
Alternatif .............. Click to download ..............
kali ini saya berbagi aplikasi Edmodo versi android nihh..
Silahkan berkenan download aja langsung...
Via Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fusionprojects.edmodo&hl=en
Alternatif .............. Click to download ..............
Edmodo for the Android makes it easy for teachers and students to stay
connected and share information. Use your Android phone to send notes,
post replies, and check messages and upcoming events while away from the
classroom.
Recent changes:
- Gradebook for teachers and grades view for students
- Submitting assignments
- Grading assignments
- Performance enhancements
- Bug fixes
Latest version: 2.2 (for Android version 2.1 and higher, supports App2SD)
Recent changes:
- Gradebook for teachers and grades view for students
- Submitting assignments
- Grading assignments
- Performance enhancements
- Bug fixes
Latest version: 2.2 (for Android version 2.1 and higher, supports App2SD)
Edmodo SCREENSHOTS
17.20
Smartvone
Hi, teman teman.
kali ini saya berbagi aplikasi Edmodo versi android nihh..
Silahkan berkenan download aja langsung...
Via Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fusionprojects.edmodo&hl=en
Alternatif .............. Click to download ..............
kali ini saya berbagi aplikasi Edmodo versi android nihh..
Silahkan berkenan download aja langsung...
Via Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fusionprojects.edmodo&hl=en
Alternatif .............. Click to download ..............
Edmodo for the Android makes it easy for teachers and students to stay
connected and share information. Use your Android phone to send notes,
post replies, and check messages and upcoming events while away from the
classroom.
Recent changes:
- Gradebook for teachers and grades view for students
- Submitting assignments
- Grading assignments
- Performance enhancements
- Bug fixes
Latest version: 2.2 (for Android version 2.1 and higher, supports App2SD)
Recent changes:
- Gradebook for teachers and grades view for students
- Submitting assignments
- Grading assignments
- Performance enhancements
- Bug fixes
Latest version: 2.2 (for Android version 2.1 and higher, supports App2SD)
Edmodo SCREENSHOTS
Minggu, 25 Agustus 2013
Assalamu’alaikum wr.wb.
Teman-teman yang saya banggakan kali ini saya akan mencoba mengekspresikan sebuah peristiwa semasa lepas dari tittle RSBI.
Teman-teman yang saya banggakan kali ini saya akan mencoba mengekspresikan sebuah peristiwa semasa lepas dari tittle RSBI.
Sebelumnya, kalian tahu apa itu RSBI
?
Yap, silahkan ente, anda, kalian mengartikanya sendiri hehe…..
Tapi menurut saya RSBI itu adalah sebuah gelar untuk sekolah terpilih dengan tujuan agar mutu pendidikannya meningkat setara dengan basis internasional….
Yap, silahkan ente, anda, kalian mengartikanya sendiri hehe…..
Tapi menurut saya RSBI itu adalah sebuah gelar untuk sekolah terpilih dengan tujuan agar mutu pendidikannya meningkat setara dengan basis internasional….
Mendapat Gelar RSBI itu sebenarnya
enak, lantas fasilitas yang diberikan lebih nyaman pastinya. Namun tak senyaman
rumahku heheehe….
Contoh fasilitas yang bias dirasakan yaitu : AC, Kursi Empuk, gedung baru sudah itu aja dulu…
Sebenarnya ada rencana buat building atau bangun gedung yang megah, tapi suatu hari keputusan dateng ditengah jalan [RSBI Bubar] ada senang dan tidaknya…
Senangnya karena jam tambahan ikut bubar hehehe……
yah tak senangnya karena prihatin lihat planning yang terhambat..
Contoh fasilitas yang bias dirasakan yaitu : AC, Kursi Empuk, gedung baru sudah itu aja dulu…
Sebenarnya ada rencana buat building atau bangun gedung yang megah, tapi suatu hari keputusan dateng ditengah jalan [RSBI Bubar] ada senang dan tidaknya…
Senangnya karena jam tambahan ikut bubar hehehe……
yah tak senangnya karena prihatin lihat planning yang terhambat..
Naik kelas, Mendapati gedung baru
lagi… semuanya serba baru, kecuali meja, kursi, papan tulis. Anehnya saking
pingin yang baru sampe tak mau terlalu banyak memakai barang bekas, contohlah
penghapus pun tak ada. Kan penghapus harus ada ?
yah, maka dari itu pakai saja gabus bekas hehe…
mungkin itu mencerminkan ketiadaan RSBI wkwkwkwkw…
yah, maka dari itu pakai saja gabus bekas hehe…
mungkin itu mencerminkan ketiadaan RSBI wkwkwkwkw…
Akhirnya kita harus menikmati
keadaan seperi ini, sayangnya di kelasku belum terpasok listrik (sedihnya)….
Mungkin cerita ini bisa buat cerminan untuk memperbaiki pelayanan sekolah bukan untuk kesenangan dan bukan untuk melecehkan sekolahh…
Mungkin cerita ini bisa buat cerminan untuk memperbaiki pelayanan sekolah bukan untuk kesenangan dan bukan untuk melecehkan sekolahh…
Kurang lebihnya saya mohon maaf, tak
konsen bikin nih cerita hehehe. Soalnya lagi asik nonton Moto GP seri checko …..
Wassalamu’alaikum…..
Wassalamu’alaikum…..
19.08
Smartvone
Assalamu’alaikum wr.wb.
Teman-teman yang saya banggakan kali ini saya akan mencoba mengekspresikan sebuah peristiwa semasa lepas dari tittle RSBI.
Teman-teman yang saya banggakan kali ini saya akan mencoba mengekspresikan sebuah peristiwa semasa lepas dari tittle RSBI.
Sebelumnya, kalian tahu apa itu RSBI
?
Yap, silahkan ente, anda, kalian mengartikanya sendiri hehe…..
Tapi menurut saya RSBI itu adalah sebuah gelar untuk sekolah terpilih dengan tujuan agar mutu pendidikannya meningkat setara dengan basis internasional….
Yap, silahkan ente, anda, kalian mengartikanya sendiri hehe…..
Tapi menurut saya RSBI itu adalah sebuah gelar untuk sekolah terpilih dengan tujuan agar mutu pendidikannya meningkat setara dengan basis internasional….
Mendapat Gelar RSBI itu sebenarnya
enak, lantas fasilitas yang diberikan lebih nyaman pastinya. Namun tak senyaman
rumahku heheehe….
Contoh fasilitas yang bias dirasakan yaitu : AC, Kursi Empuk, gedung baru sudah itu aja dulu…
Sebenarnya ada rencana buat building atau bangun gedung yang megah, tapi suatu hari keputusan dateng ditengah jalan [RSBI Bubar] ada senang dan tidaknya…
Senangnya karena jam tambahan ikut bubar hehehe……
yah tak senangnya karena prihatin lihat planning yang terhambat..
Contoh fasilitas yang bias dirasakan yaitu : AC, Kursi Empuk, gedung baru sudah itu aja dulu…
Sebenarnya ada rencana buat building atau bangun gedung yang megah, tapi suatu hari keputusan dateng ditengah jalan [RSBI Bubar] ada senang dan tidaknya…
Senangnya karena jam tambahan ikut bubar hehehe……
yah tak senangnya karena prihatin lihat planning yang terhambat..
Naik kelas, Mendapati gedung baru
lagi… semuanya serba baru, kecuali meja, kursi, papan tulis. Anehnya saking
pingin yang baru sampe tak mau terlalu banyak memakai barang bekas, contohlah
penghapus pun tak ada. Kan penghapus harus ada ?
yah, maka dari itu pakai saja gabus bekas hehe…
mungkin itu mencerminkan ketiadaan RSBI wkwkwkwkw…
yah, maka dari itu pakai saja gabus bekas hehe…
mungkin itu mencerminkan ketiadaan RSBI wkwkwkwkw…
Akhirnya kita harus menikmati
keadaan seperi ini, sayangnya di kelasku belum terpasok listrik (sedihnya)….
Mungkin cerita ini bisa buat cerminan untuk memperbaiki pelayanan sekolah bukan untuk kesenangan dan bukan untuk melecehkan sekolahh…
Mungkin cerita ini bisa buat cerminan untuk memperbaiki pelayanan sekolah bukan untuk kesenangan dan bukan untuk melecehkan sekolahh…
Kurang lebihnya saya mohon maaf, tak
konsen bikin nih cerita hehehe. Soalnya lagi asik nonton Moto GP seri checko …..
Wassalamu’alaikum…..
Wassalamu’alaikum…..
Jumat, 16 Agustus 2013
a. Marcello Malpighi (1628 - 1694) ilmuwan/dokter Italia mempelajari
struktur sel "globules" dan "sacculus" menemukan kapiler darah dan
dianggap sebagai Bapak Anatomi Mikroskopi.
b. Antoni van Leuweenhoek (1632 - 1723) Ahli mikroskopi belanda, mempelajari strutur selluler tumbuhan dan hewan telah berhasil membuat mikroskop dan pertama kali mengamati serta mendiskripsikan organisme bersel satu yang di sebut sebagai Animalkules dan a di kenal sebagai tokoh mikrobiologi.
c. Nehemiah Grew (1641 - 1712), dokter Inggris, mempelajari struktur mikroskopis jarinag
tumbuhan.
d. Robert Hooke (1635 - 1703), ilmuwan Inggris, mempelajari struktur mikroskopis dan tipe objek alami, penelitiannya menggunakan gabus tubuhan.
e. Edmud B Wilson (1856 - 1939), ahli sitologi Amerika Serikat, menulis buku berjudul "The Cell in Development and Heredity", penelitian sel dan fenomena biologis.
f. Jacob Schleiden (1804 - 1881) dan Theodore Schwan (1810- 1882) kedua ilmuwan ini mengadaka n pengamatan sel tumbuhan dan sel hewan dan berkesimpulan setiap makhluk hidup terdiri dari sel, sel sebagai unit struktural makhluk hidup.
g. Max Schultze (1825 - 1874) menyatakan protoplasma merupakan dasr fisik kehidupan, dan ia menyimpulkan sel merupakan unit fungsional makhluk hidup.
h. Rudolf Virchow (1821- 1902) berpendapat sel merupakan unit pertumbuhan makhluk hidup.
i. Robert Brown (1812) ia menemukan benda kecil terapung dalam cairan sel dan disebut nukleus.
j. Felix Durjadin (1835) ia beranggapan bahwa bagian terpenting sel adalah cairan yang disebut protoplasma.
k. Johanes Purkinye (1787 - 1869) ia pertama kali mengajukan protoplasma untuk menamai bahan embrio sel telur.
l. Thomas huxley
Thomas huxley menyatakan Teori Selnya yang berbutnyi 'Sel merupakan kesatuan fisik kimia
b. Antoni van Leuweenhoek (1632 - 1723) Ahli mikroskopi belanda, mempelajari strutur selluler tumbuhan dan hewan telah berhasil membuat mikroskop dan pertama kali mengamati serta mendiskripsikan organisme bersel satu yang di sebut sebagai Animalkules dan a di kenal sebagai tokoh mikrobiologi.
c. Nehemiah Grew (1641 - 1712), dokter Inggris, mempelajari struktur mikroskopis jarinag
tumbuhan.
d. Robert Hooke (1635 - 1703), ilmuwan Inggris, mempelajari struktur mikroskopis dan tipe objek alami, penelitiannya menggunakan gabus tubuhan.
e. Edmud B Wilson (1856 - 1939), ahli sitologi Amerika Serikat, menulis buku berjudul "The Cell in Development and Heredity", penelitian sel dan fenomena biologis.
f. Jacob Schleiden (1804 - 1881) dan Theodore Schwan (1810- 1882) kedua ilmuwan ini mengadaka n pengamatan sel tumbuhan dan sel hewan dan berkesimpulan setiap makhluk hidup terdiri dari sel, sel sebagai unit struktural makhluk hidup.
g. Max Schultze (1825 - 1874) menyatakan protoplasma merupakan dasr fisik kehidupan, dan ia menyimpulkan sel merupakan unit fungsional makhluk hidup.
h. Rudolf Virchow (1821- 1902) berpendapat sel merupakan unit pertumbuhan makhluk hidup.
i. Robert Brown (1812) ia menemukan benda kecil terapung dalam cairan sel dan disebut nukleus.
j. Felix Durjadin (1835) ia beranggapan bahwa bagian terpenting sel adalah cairan yang disebut protoplasma.
k. Johanes Purkinye (1787 - 1869) ia pertama kali mengajukan protoplasma untuk menamai bahan embrio sel telur.
l. Thomas huxley
Thomas huxley menyatakan Teori Selnya yang berbutnyi 'Sel merupakan kesatuan fisik kimia
08.54
Smartvone
a. Marcello Malpighi (1628 - 1694) ilmuwan/dokter Italia mempelajari
struktur sel "globules" dan "sacculus" menemukan kapiler darah dan
dianggap sebagai Bapak Anatomi Mikroskopi.
b. Antoni van Leuweenhoek (1632 - 1723) Ahli mikroskopi belanda, mempelajari strutur selluler tumbuhan dan hewan telah berhasil membuat mikroskop dan pertama kali mengamati serta mendiskripsikan organisme bersel satu yang di sebut sebagai Animalkules dan a di kenal sebagai tokoh mikrobiologi.
c. Nehemiah Grew (1641 - 1712), dokter Inggris, mempelajari struktur mikroskopis jarinag
tumbuhan.
d. Robert Hooke (1635 - 1703), ilmuwan Inggris, mempelajari struktur mikroskopis dan tipe objek alami, penelitiannya menggunakan gabus tubuhan.
e. Edmud B Wilson (1856 - 1939), ahli sitologi Amerika Serikat, menulis buku berjudul "The Cell in Development and Heredity", penelitian sel dan fenomena biologis.
f. Jacob Schleiden (1804 - 1881) dan Theodore Schwan (1810- 1882) kedua ilmuwan ini mengadaka n pengamatan sel tumbuhan dan sel hewan dan berkesimpulan setiap makhluk hidup terdiri dari sel, sel sebagai unit struktural makhluk hidup.
g. Max Schultze (1825 - 1874) menyatakan protoplasma merupakan dasr fisik kehidupan, dan ia menyimpulkan sel merupakan unit fungsional makhluk hidup.
h. Rudolf Virchow (1821- 1902) berpendapat sel merupakan unit pertumbuhan makhluk hidup.
i. Robert Brown (1812) ia menemukan benda kecil terapung dalam cairan sel dan disebut nukleus.
j. Felix Durjadin (1835) ia beranggapan bahwa bagian terpenting sel adalah cairan yang disebut protoplasma.
k. Johanes Purkinye (1787 - 1869) ia pertama kali mengajukan protoplasma untuk menamai bahan embrio sel telur.
l. Thomas huxley
Thomas huxley menyatakan Teori Selnya yang berbutnyi 'Sel merupakan kesatuan fisik kimia
b. Antoni van Leuweenhoek (1632 - 1723) Ahli mikroskopi belanda, mempelajari strutur selluler tumbuhan dan hewan telah berhasil membuat mikroskop dan pertama kali mengamati serta mendiskripsikan organisme bersel satu yang di sebut sebagai Animalkules dan a di kenal sebagai tokoh mikrobiologi.
c. Nehemiah Grew (1641 - 1712), dokter Inggris, mempelajari struktur mikroskopis jarinag
tumbuhan.
d. Robert Hooke (1635 - 1703), ilmuwan Inggris, mempelajari struktur mikroskopis dan tipe objek alami, penelitiannya menggunakan gabus tubuhan.
e. Edmud B Wilson (1856 - 1939), ahli sitologi Amerika Serikat, menulis buku berjudul "The Cell in Development and Heredity", penelitian sel dan fenomena biologis.
f. Jacob Schleiden (1804 - 1881) dan Theodore Schwan (1810- 1882) kedua ilmuwan ini mengadaka n pengamatan sel tumbuhan dan sel hewan dan berkesimpulan setiap makhluk hidup terdiri dari sel, sel sebagai unit struktural makhluk hidup.
g. Max Schultze (1825 - 1874) menyatakan protoplasma merupakan dasr fisik kehidupan, dan ia menyimpulkan sel merupakan unit fungsional makhluk hidup.
h. Rudolf Virchow (1821- 1902) berpendapat sel merupakan unit pertumbuhan makhluk hidup.
i. Robert Brown (1812) ia menemukan benda kecil terapung dalam cairan sel dan disebut nukleus.
j. Felix Durjadin (1835) ia beranggapan bahwa bagian terpenting sel adalah cairan yang disebut protoplasma.
k. Johanes Purkinye (1787 - 1869) ia pertama kali mengajukan protoplasma untuk menamai bahan embrio sel telur.
l. Thomas huxley
Thomas huxley menyatakan Teori Selnya yang berbutnyi 'Sel merupakan kesatuan fisik kimia
Selasa, 06 Agustus 2013
Assalamu'alaikum wr.wb....
Sebelumnya kami ucapkan terimakasih untuk mengunujungi situs ini....
Mohon maaf sebesar-besarnya kami ucapkan,
Minal Aidzin Wal Faidzin...
mohon maaf lahir & batin
sebelum menjelang id fitri sahabat yang berbahagia telah melaksanakan acara BUKBER ( buka bersama ), yang dilaksanakan pada... :
1. Tempat : Rmh. F. Nada
2. Waktu : Senin, 5 Agustus 2013
Semoga kenangan kita akan membawa kita untuk selalu ingat temat semasa kalian sekolah :)
Semoga kesuksesan dapat anda Raih !!!
Cara Download :: ( 4shared )
1. Klik Link download
2. Klik Unduh/Download
3 Wait 20 sec
4. Download Otomatis Muncul
5. save file
Sebelumnya kami ucapkan terimakasih untuk mengunujungi situs ini....
Mohon maaf sebesar-besarnya kami ucapkan,
Minal Aidzin Wal Faidzin...
mohon maaf lahir & batin
sebelum menjelang id fitri sahabat yang berbahagia telah melaksanakan acara BUKBER ( buka bersama ), yang dilaksanakan pada... :
1. Tempat : Rmh. F. Nada
2. Waktu : Senin, 5 Agustus 2013
Semoga kenangan kita akan membawa kita untuk selalu ingat temat semasa kalian sekolah :)
Semoga kesuksesan dapat anda Raih !!!
Cara Download :: ( 4shared )
1. Klik Link download
2. Klik Unduh/Download
3 Wait 20 sec
4. Download Otomatis Muncul
5. save file
#############
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
#############################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
#############################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
###########
![]() |
| Silahkan Klik Di atas untuk DOWNLOAD !! |
07.01
Smartvone
Assalamu'alaikum wr.wb....
Sebelumnya kami ucapkan terimakasih untuk mengunujungi situs ini....
Mohon maaf sebesar-besarnya kami ucapkan,
Minal Aidzin Wal Faidzin...
mohon maaf lahir & batin
sebelum menjelang id fitri sahabat yang berbahagia telah melaksanakan acara BUKBER ( buka bersama ), yang dilaksanakan pada... :
1. Tempat : Rmh. F. Nada
2. Waktu : Senin, 5 Agustus 2013
Semoga kenangan kita akan membawa kita untuk selalu ingat temat semasa kalian sekolah :)
Semoga kesuksesan dapat anda Raih !!!
Cara Download :: ( 4shared )
1. Klik Link download
2. Klik Unduh/Download
3 Wait 20 sec
4. Download Otomatis Muncul
5. save file
Sebelumnya kami ucapkan terimakasih untuk mengunujungi situs ini....
Mohon maaf sebesar-besarnya kami ucapkan,
Minal Aidzin Wal Faidzin...
mohon maaf lahir & batin
sebelum menjelang id fitri sahabat yang berbahagia telah melaksanakan acara BUKBER ( buka bersama ), yang dilaksanakan pada... :
1. Tempat : Rmh. F. Nada
2. Waktu : Senin, 5 Agustus 2013
Semoga kenangan kita akan membawa kita untuk selalu ingat temat semasa kalian sekolah :)
Semoga kesuksesan dapat anda Raih !!!
Cara Download :: ( 4shared )
1. Klik Link download
2. Klik Unduh/Download
3 Wait 20 sec
4. Download Otomatis Muncul
5. save file
#############
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
#############################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
#############################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
###########
![]() |
| Silahkan Klik Di atas untuk DOWNLOAD !! |
Sabtu, 03 Agustus 2013
Teknik Fotografi
- Ide pemotretan di malam hari bisa menjadi hal yang sedikit rumit bagi
seorang fotografer pemula, tetapi bagaimanapun juga dunia fotografi
adalah seni, karya serta sebuah teknologi yang sepenuhnya berhubungan
dengan cahaya. Apapun itu bentuk fotografinya, entah itu film atau
digital tidak menjadi masalah, yang pasti adalah Kita membutuhkan cahaya
untuk membuat sebuah foto.
Malam hari adalah suatu kondisi waktu dimana tidak ada sama sekali
cahaya matahari, dan bagi kebanyakan orang berpikir itu adalah waktu
yang tidak tepat untuk melakukan aktivitas fotografi. Dalam pengartian
yang lebih luas, pemahaman intuitif serta tingkat kepentingan cahaya
mutlak harus ada di dalam fotografi. Bagi fotografer, malam bisa menjadi
sebuah tantangan bagi mereka, karena pada waktu itu lah seorang
fotografer tidak menemui berkas-berkas cahaya yang indah turun dari
langit yang terpantul ke seluruh penjuru detail subyek dan semuanya bisa
menjadikan sebuah foto bisa tampak sangat menarik. Menantang bukan
berarti tidak mungkin, fotografi malam hari tidak saja tidak mungkin,
tetapi akan menjadi sebuah wadah menuangkan kreatifitas serta bisa
membantu Anda memberikan style pada hasil kerja fotografi Anda.
Malam Hari
Luangkan sedikit waktu Anda ketika malam hari tiba, pergi keluar nikmati
remang-remang yang ada setelah matahari tenggelam. Latih mata Anda
dengan mengobservasi lingkungan sekitar, temukan semua perbedaan antara
siang hari dan malam hari, semua hal yang benar-benar unik anda temuakan
di malam hari. Perhatikan bagaimana bayangan tercipta di kolam-kolam
taman kota, bagaimana warna-warni termutasi serta bercampur baur dengan
lampu taman serta lampu jalanan. Rasakan nuansa malam hari, seberapa
besar cahaya malam hari bisa merubah penampilan sebuah pohon besar, atau
mobil yang sedang di parkir di ujung jalan, yang biasanya tampak begitu
membosankan dan ketika malam hari akan tampak berkilauan di bawah sinar
rembulan.
Kota di Malam Hari
Pemandangan perkotaan pada waktu malam hari bisa menjadi wadah menggali
kreatifitas bagi seorang fotografer. Tidak ada cahaya matahari sama
sekali, tetapi terdapat begitu banyak titik-titik sumber cahaya dengan
kualitas tone cahaya yang unik dari berbagai arah. InFotografi.com
akan mencoba berbagi pengalaman ketika melakukan kegiatan fotografi di
malam hari ke dalam beberapa rekomendasi di bawah ini, dengan membaca
artikel ini secara penuh, harapan kami Anda mampu untuk menggali
kemampuan Anda untuk mengambil foto-foto terbaik Anda.
Perangkat fotografi yang tepat
Anda tidak akan bisa memotret keindahan malam hari hanya dengan kamera
saku, dimana di dalam sistem kamera tersebut tidak memiliki kendali
penuh terhadap fitur-fitur fotografi. Anda akan kesulitan mendapatkan
gambar impian Anda jika hanya mengandalkan pemotretan bisa (bidik dan
jepret). Untuk memotret di malam hari setidaknya bawa serta
perangkat-perangkat di bawah ini beserta Anda:
- Tripod, kokoh tetapi cukup ringan memudahkan untuk mobilitas.
- DSLR
- Remote Shutter Release
- Lensa wide-angle (Optional), kebanyakan foto dramatis di malam hari dihasilkan oleh lensa wide
- Lens hood, berfungsi untuk mengurangi flare lensa.
Mungkin timbul pertanyaan pada diri Anda, kenapa tidak ada rekomendasi
tentang penggunaan flash? Artikel ini mengasumsikan Anda berada di
tengah kota dan kemungkinan terjadinya pemadaman listrik cukup kecil
sekali, dan Anda masih bisa melihat suasana kota dengan intensitas
cahaya yang cukup. Keadaaan serta kondisi sebuah kota mungkin
bervariasi, jadi jika Anda merasa perlu untuk membawa flash, maka tidak
ada salahnya Anda membawanya, toh perangkat fotografi tersebut cukup ringan untuk di bawa bukan?
Kenali dan pahami perangkat fotografi yang Anda bawa
Kemungkinan besar Anda akan menemui kegelapan, tentu saja karena pada
saat itu adalah malam hari. Pastikan Anda tahu dan mengerti bagaimana
mengoperasikan DSLR di dalam gelap. Alangkah baiknya jika Anda melakukan
pengaturan terlebih dahulu sebelum berangkat dan semuanya siap pada
saat pemotretan. Anda juga harus terbiasa dengan bagaimana cara memasang
remote shutter release serta tripod. Memang hal tersebut merupakan hal
yang sepele serta mudah, tetapi jika di lakukan dalam kegelapan tentunya
akan sedkit merepotkan.
Cobalah mengenali karakter lensa serta kamera Anda, bagaimana ketika
kamera berinteraksi dengan kondisi cahaya minim. Beberapa kamera mungkin
bisa lebih baik melakukan auto-focus ketika berada di cahaya remang.
Anda kemungkinan besar harus menggunakan manual-focus untuk mendapatkan
hasil terbaik, jika AF terus menerus mencari titik fokus, Anda bisa
melakukan cara alternatif dengan mengarahkan kamera ke bulan atau sumber
cahaya di kejauhan, biarkan AF memfokuskan pada titik paling jauh,
komposisi ulang dan potretlah. Hasil pemotretan DSLR juga bervariasi
pada pengaturan ISO tinggi serta long-exposure (tingkat noise). Jika
Anda memang bertujuan merekam pergerakan dan ingin menangkapnya dalam
freeze-frame maka tentunya Anda akan menggunakan ISO tinggi, dan mungkin
juga bukaan lensa yang sangat lebar. Hal yang perlu diingat adalah
sebuah tripod bisa menjadi tumpuan DSLR di satu tempat, tetapi tidak
efektif untuk merekam pergerakan sebuah subyek.
Ketahui apa yang Anda inginkan
Apakah Anda mencari freeze-frame di dalam kegelapan? hal tersebut bisa
dikatakan sangat sulit jika berbicara tentang teknologi kamera yang Anda
gunakan. Anda akan memerlukan pengaturan ISO yang cukup tinggi serta menggunakan lensa yang cukup cepat
(bukaan lebar seperti f/2.8 atau f/1.7). Hasilnya pasti akan memiliki
kedalaman fokus yang sempit dan berpotensial sekali memiliki banyak
noise. Anda juga akan memerlukan ISO tinggi serta aperture cepat jika
mencoba untuk memotret tanpa tripod, mungkin bisa Anda lakukan dengan
teknologi pada kamera baru, tetapi bersiaplah melakukan pengurangan
noise pada saat mengolah foto-foto tersebut.
Akan berkebalikan jika Anda ingin membuat foto atau gambar berkas cahaya
dari mobil yang melewati jalan raya atau menggunakan long-exposures
untuk mengambil fenomena cahaya di malam hari. Anda bisa menggunakan ISO
rendah (contoh : 100) untuk mengurangi noise dan bukaan kecil
(small-aperture) f/8 yang bisa melebarkan depth-of-field.
Hal ini berarti shutter akan terbuka lebih lama, membiarkan cahaya
lampu-lampu mobil masuk dan mengisi frame dengan lebih detail ke dalam
sensor kamera. Yang harus Anda perhatikan adalah, bahwa kebanyakan DSLR
memiliki pengaturan shutter otomatis sampai pada 30 detik, jadi jika
Anda membutuhkan shutter lebih lama untuk mendapatkan exposure yang
tepat maka Anda harus tahu bagaimana menggunakan mode Bulb pada kamera
Anda. Bulb merupakan mode kamera dimana shutter-speed ditentukan dari
berapa lama Anda menekan tombol shutter-release, dan akan sangat
membantu jika Anda menggunakan tripod.
Satu hal yang juga perlu diingat bahwa sejauh ini sensor digital
memiliki karakter lebih lama shutter terbuka, maka noise yang tercipta
juga akan semakin banyak, hal ini terlepas dari pengaturan ISO di dalam
kamera. Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa memanfaatkan fitur
Noise-Reduction yang ada di dalam kamera Anda. Kebanyakan DSLR secara
otomatis melakukan hal ini pada saat pengambilan gambar long-exposures,
dan biasanya waktu yang dibutuhkan adalah sama dengan rentang waktu
shutter terbuka.
Kenali Kota Anda
Setiap kota pasti berbeda, dari tata kota, tempat-tempat menarik,
penduduk, semuanya membentuk karakter kota tersebut, dan semua
elemen-elemen itu kecuali tata-kota pasti berubah ketika malam hari
tiba. Anda seharusnya paling tidak memiliki pengetahuan dan mengenal
tentang kota yang akan Anda potret di malam hari, Atau bisa juga Anda
membawa serta teman atau seseorang yang lebih mengenal kota tersebut.
Kota-kota besar selalu menawarkan peluang besar untuk melakukan
pemotretan arsitektural yang artistik. Kota besar juga bisa menjadi
berbahaya di malam hari, khususnya bagi seorang fotografer yang
berkalung kamera berharga jutaan rupiah.
Kenali Kota Anda untuk alasan keamanan, sebelum Anda turun ke jalan
dengan kamera menggelantung di leher. Cobalah berjalan keliling kota di
siang hari! kenali jalanan serta di mana tempat-tempat seperti taman,
patung, monumen yang membuat Anda tertarik. Pergilah juga keluar di
malam hari tanpa kamera, dan kenali bagaimana semuanya terlihat di malam
hari.
Tetap waspada dan bukalah mata Anda, perhatikan keadaan sekitar dan
berjalanlah dengan rasa percaya diri, jangan sampai Anda terlihat
seperti seorang turis yang sedang memotret. Memotretlah secara
berkelompok jika itu memungkinkan, atau setidaknya pergilah bersama
seorang teman yang bisa melihat apa yang terjadi di belakang Anda.
Anda juga bisa melakukan aktivitas Nightscapes ini pada saat semua
penduduk kota terlelap. Seperti pada saat sebelum subuh di hari Minggu
sekitar pukul 3:30 atau 4:00, kafe-kafe pinggir jalan sudah tutup,
kondisi malam hari masih sama gelapnya, dan cahaya lampu juga masih
dengan kualitas yang sama kecuali hal ini tidak berlaku jika Anda memang
bertujuan memotret kehidupan malam di sepanjang jalanan kota. Memotret
pada saat subuh juga akan memberikan sensasi perubahan warna dari langit
yang hitam perlahan-lahan berubah menjadi kemerahan seiring dengan
terbitnya matahari, dan pada akhirnya Anda akan mendapatkan "magic-hour"
yang berasal dari matahari itu sendiri.
Kenali Cuaca
Pertimbangan lain yang tidak kalah pentingnya dalam nightscape
photography adalah cuaca. Percaya atau tidak pemandangan kota di malam
hari akan terasa menakjubkan setelah hujan deras dan menyebabkan jalanan
basah yang berkilauan memantulkan cahaya lampu kota, tetapi hujan yang
turun dengan derasnya pada saat Anda memotret akan menjadi kejadian yang
menjengkelkan. Anda juga perlu memperhatikan bagaimana perubahan
langit, dan persiapkan diri Anda menghadapi cuaca buruk, jika Anda
merasa akan turun hujan pada saat itu alangkah baiknya jika mambawa jas
hujan serta pelindung perangkat fotografi Anda. Sempatkan untuk melihat
prakiraan cuaca di televisi siapa tahu Anda bisa memotret di jalanan
setelah hujan reda.
05.23
Smartvone
Teknik Fotografi
- Ide pemotretan di malam hari bisa menjadi hal yang sedikit rumit bagi
seorang fotografer pemula, tetapi bagaimanapun juga dunia fotografi
adalah seni, karya serta sebuah teknologi yang sepenuhnya berhubungan
dengan cahaya. Apapun itu bentuk fotografinya, entah itu film atau
digital tidak menjadi masalah, yang pasti adalah Kita membutuhkan cahaya
untuk membuat sebuah foto.
Malam hari adalah suatu kondisi waktu dimana tidak ada sama sekali
cahaya matahari, dan bagi kebanyakan orang berpikir itu adalah waktu
yang tidak tepat untuk melakukan aktivitas fotografi. Dalam pengartian
yang lebih luas, pemahaman intuitif serta tingkat kepentingan cahaya
mutlak harus ada di dalam fotografi. Bagi fotografer, malam bisa menjadi
sebuah tantangan bagi mereka, karena pada waktu itu lah seorang
fotografer tidak menemui berkas-berkas cahaya yang indah turun dari
langit yang terpantul ke seluruh penjuru detail subyek dan semuanya bisa
menjadikan sebuah foto bisa tampak sangat menarik. Menantang bukan
berarti tidak mungkin, fotografi malam hari tidak saja tidak mungkin,
tetapi akan menjadi sebuah wadah menuangkan kreatifitas serta bisa
membantu Anda memberikan style pada hasil kerja fotografi Anda.
Malam Hari
Luangkan sedikit waktu Anda ketika malam hari tiba, pergi keluar nikmati
remang-remang yang ada setelah matahari tenggelam. Latih mata Anda
dengan mengobservasi lingkungan sekitar, temukan semua perbedaan antara
siang hari dan malam hari, semua hal yang benar-benar unik anda temuakan
di malam hari. Perhatikan bagaimana bayangan tercipta di kolam-kolam
taman kota, bagaimana warna-warni termutasi serta bercampur baur dengan
lampu taman serta lampu jalanan. Rasakan nuansa malam hari, seberapa
besar cahaya malam hari bisa merubah penampilan sebuah pohon besar, atau
mobil yang sedang di parkir di ujung jalan, yang biasanya tampak begitu
membosankan dan ketika malam hari akan tampak berkilauan di bawah sinar
rembulan.
Kota di Malam Hari
Pemandangan perkotaan pada waktu malam hari bisa menjadi wadah menggali
kreatifitas bagi seorang fotografer. Tidak ada cahaya matahari sama
sekali, tetapi terdapat begitu banyak titik-titik sumber cahaya dengan
kualitas tone cahaya yang unik dari berbagai arah. InFotografi.com
akan mencoba berbagi pengalaman ketika melakukan kegiatan fotografi di
malam hari ke dalam beberapa rekomendasi di bawah ini, dengan membaca
artikel ini secara penuh, harapan kami Anda mampu untuk menggali
kemampuan Anda untuk mengambil foto-foto terbaik Anda.
Perangkat fotografi yang tepat
Anda tidak akan bisa memotret keindahan malam hari hanya dengan kamera
saku, dimana di dalam sistem kamera tersebut tidak memiliki kendali
penuh terhadap fitur-fitur fotografi. Anda akan kesulitan mendapatkan
gambar impian Anda jika hanya mengandalkan pemotretan bisa (bidik dan
jepret). Untuk memotret di malam hari setidaknya bawa serta
perangkat-perangkat di bawah ini beserta Anda:
- Tripod, kokoh tetapi cukup ringan memudahkan untuk mobilitas.
- DSLR
- Remote Shutter Release
- Lensa wide-angle (Optional), kebanyakan foto dramatis di malam hari dihasilkan oleh lensa wide
- Lens hood, berfungsi untuk mengurangi flare lensa.
Mungkin timbul pertanyaan pada diri Anda, kenapa tidak ada rekomendasi
tentang penggunaan flash? Artikel ini mengasumsikan Anda berada di
tengah kota dan kemungkinan terjadinya pemadaman listrik cukup kecil
sekali, dan Anda masih bisa melihat suasana kota dengan intensitas
cahaya yang cukup. Keadaaan serta kondisi sebuah kota mungkin
bervariasi, jadi jika Anda merasa perlu untuk membawa flash, maka tidak
ada salahnya Anda membawanya, toh perangkat fotografi tersebut cukup ringan untuk di bawa bukan?
Kenali dan pahami perangkat fotografi yang Anda bawa
Kemungkinan besar Anda akan menemui kegelapan, tentu saja karena pada
saat itu adalah malam hari. Pastikan Anda tahu dan mengerti bagaimana
mengoperasikan DSLR di dalam gelap. Alangkah baiknya jika Anda melakukan
pengaturan terlebih dahulu sebelum berangkat dan semuanya siap pada
saat pemotretan. Anda juga harus terbiasa dengan bagaimana cara memasang
remote shutter release serta tripod. Memang hal tersebut merupakan hal
yang sepele serta mudah, tetapi jika di lakukan dalam kegelapan tentunya
akan sedkit merepotkan.
Cobalah mengenali karakter lensa serta kamera Anda, bagaimana ketika
kamera berinteraksi dengan kondisi cahaya minim. Beberapa kamera mungkin
bisa lebih baik melakukan auto-focus ketika berada di cahaya remang.
Anda kemungkinan besar harus menggunakan manual-focus untuk mendapatkan
hasil terbaik, jika AF terus menerus mencari titik fokus, Anda bisa
melakukan cara alternatif dengan mengarahkan kamera ke bulan atau sumber
cahaya di kejauhan, biarkan AF memfokuskan pada titik paling jauh,
komposisi ulang dan potretlah. Hasil pemotretan DSLR juga bervariasi
pada pengaturan ISO tinggi serta long-exposure (tingkat noise). Jika
Anda memang bertujuan merekam pergerakan dan ingin menangkapnya dalam
freeze-frame maka tentunya Anda akan menggunakan ISO tinggi, dan mungkin
juga bukaan lensa yang sangat lebar. Hal yang perlu diingat adalah
sebuah tripod bisa menjadi tumpuan DSLR di satu tempat, tetapi tidak
efektif untuk merekam pergerakan sebuah subyek.
Ketahui apa yang Anda inginkan
Apakah Anda mencari freeze-frame di dalam kegelapan? hal tersebut bisa
dikatakan sangat sulit jika berbicara tentang teknologi kamera yang Anda
gunakan. Anda akan memerlukan pengaturan ISO yang cukup tinggi serta menggunakan lensa yang cukup cepat
(bukaan lebar seperti f/2.8 atau f/1.7). Hasilnya pasti akan memiliki
kedalaman fokus yang sempit dan berpotensial sekali memiliki banyak
noise. Anda juga akan memerlukan ISO tinggi serta aperture cepat jika
mencoba untuk memotret tanpa tripod, mungkin bisa Anda lakukan dengan
teknologi pada kamera baru, tetapi bersiaplah melakukan pengurangan
noise pada saat mengolah foto-foto tersebut.
Akan berkebalikan jika Anda ingin membuat foto atau gambar berkas cahaya
dari mobil yang melewati jalan raya atau menggunakan long-exposures
untuk mengambil fenomena cahaya di malam hari. Anda bisa menggunakan ISO
rendah (contoh : 100) untuk mengurangi noise dan bukaan kecil
(small-aperture) f/8 yang bisa melebarkan depth-of-field.
Hal ini berarti shutter akan terbuka lebih lama, membiarkan cahaya
lampu-lampu mobil masuk dan mengisi frame dengan lebih detail ke dalam
sensor kamera. Yang harus Anda perhatikan adalah, bahwa kebanyakan DSLR
memiliki pengaturan shutter otomatis sampai pada 30 detik, jadi jika
Anda membutuhkan shutter lebih lama untuk mendapatkan exposure yang
tepat maka Anda harus tahu bagaimana menggunakan mode Bulb pada kamera
Anda. Bulb merupakan mode kamera dimana shutter-speed ditentukan dari
berapa lama Anda menekan tombol shutter-release, dan akan sangat
membantu jika Anda menggunakan tripod.
Satu hal yang juga perlu diingat bahwa sejauh ini sensor digital
memiliki karakter lebih lama shutter terbuka, maka noise yang tercipta
juga akan semakin banyak, hal ini terlepas dari pengaturan ISO di dalam
kamera. Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa memanfaatkan fitur
Noise-Reduction yang ada di dalam kamera Anda. Kebanyakan DSLR secara
otomatis melakukan hal ini pada saat pengambilan gambar long-exposures,
dan biasanya waktu yang dibutuhkan adalah sama dengan rentang waktu
shutter terbuka.
Kenali Kota Anda
Setiap kota pasti berbeda, dari tata kota, tempat-tempat menarik,
penduduk, semuanya membentuk karakter kota tersebut, dan semua
elemen-elemen itu kecuali tata-kota pasti berubah ketika malam hari
tiba. Anda seharusnya paling tidak memiliki pengetahuan dan mengenal
tentang kota yang akan Anda potret di malam hari, Atau bisa juga Anda
membawa serta teman atau seseorang yang lebih mengenal kota tersebut.
Kota-kota besar selalu menawarkan peluang besar untuk melakukan
pemotretan arsitektural yang artistik. Kota besar juga bisa menjadi
berbahaya di malam hari, khususnya bagi seorang fotografer yang
berkalung kamera berharga jutaan rupiah.
Kenali Kota Anda untuk alasan keamanan, sebelum Anda turun ke jalan
dengan kamera menggelantung di leher. Cobalah berjalan keliling kota di
siang hari! kenali jalanan serta di mana tempat-tempat seperti taman,
patung, monumen yang membuat Anda tertarik. Pergilah juga keluar di
malam hari tanpa kamera, dan kenali bagaimana semuanya terlihat di malam
hari.
Tetap waspada dan bukalah mata Anda, perhatikan keadaan sekitar dan
berjalanlah dengan rasa percaya diri, jangan sampai Anda terlihat
seperti seorang turis yang sedang memotret. Memotretlah secara
berkelompok jika itu memungkinkan, atau setidaknya pergilah bersama
seorang teman yang bisa melihat apa yang terjadi di belakang Anda.
Anda juga bisa melakukan aktivitas Nightscapes ini pada saat semua
penduduk kota terlelap. Seperti pada saat sebelum subuh di hari Minggu
sekitar pukul 3:30 atau 4:00, kafe-kafe pinggir jalan sudah tutup,
kondisi malam hari masih sama gelapnya, dan cahaya lampu juga masih
dengan kualitas yang sama kecuali hal ini tidak berlaku jika Anda memang
bertujuan memotret kehidupan malam di sepanjang jalanan kota. Memotret
pada saat subuh juga akan memberikan sensasi perubahan warna dari langit
yang hitam perlahan-lahan berubah menjadi kemerahan seiring dengan
terbitnya matahari, dan pada akhirnya Anda akan mendapatkan "magic-hour"
yang berasal dari matahari itu sendiri.
Kenali Cuaca
Pertimbangan lain yang tidak kalah pentingnya dalam nightscape
photography adalah cuaca. Percaya atau tidak pemandangan kota di malam
hari akan terasa menakjubkan setelah hujan deras dan menyebabkan jalanan
basah yang berkilauan memantulkan cahaya lampu kota, tetapi hujan yang
turun dengan derasnya pada saat Anda memotret akan menjadi kejadian yang
menjengkelkan. Anda juga perlu memperhatikan bagaimana perubahan
langit, dan persiapkan diri Anda menghadapi cuaca buruk, jika Anda
merasa akan turun hujan pada saat itu alangkah baiknya jika mambawa jas
hujan serta pelindung perangkat fotografi Anda. Sempatkan untuk melihat
prakiraan cuaca di televisi siapa tahu Anda bisa memotret di jalanan
setelah hujan reda.
Selasa, 30 Juli 2013
Fotografer Pemula -
Sebagai seorang fotografer pemula atau baru belajar tentang dunia
fotografi, artikel kali ini cocok untuk dibaca. Kami akan mengulas
beberapa gagasan yang bisa membantu kalian dalam proses menjadi seorang
fotografer.
Copyright: Danakore
1. Jangan tergesa-gesa membeli perangkat fotografi yang mahal
Kemungkinan untuk menghasilkan foto yang baik dengan menggunakan kamera yang murah seperti kamera saku sangat mungkin terjadi, jika tidak percaya lihat lah hasil-hasil foto berikut ini menggunakan kamera saku. Semakin banyak Sobat mengambil foto, maka kalian akan semakin mengerti tentang kebutuhan kamera ketika akan melakukan upgrade perangkat fotografi.2. Pertimbangkan membeli Tripod
Tripod yang tidak terlalu mahal dan kokoh kiranya layak untuk dipertimbangkan, terutama jika Sobat memiliki kecenderungan tangan yang bergetar, kalian akan terkejut dan puas ketika melihat hasil jepretan dengan menggunakan Tripod. jika ingin foto lebih stabil lagi, kalian bisa menggunakan fitur timer atau shutter release ketika menggunakan Tripod.3. Bawa kamera kalian kemanapun pergi
Peluang foto yang bagus sering kali datang ketika sobat tidak menyadari
atau mengharapkannya, dan jika kalian bisa menyederhanakan perangkat
kamera kalian, seperti membawa hanya tas kamera serta tripod maka
bawalah perangkat tersebut kemana kalian pergi, dan tentunya kalian
tidak akan menyesal ketika tiba-tiba mendapatkan peluang foto yang
jarang sekali terjadi. Jika Sobat memiliki handphone yang memiliki fitur
kamera, maka gunakan untuk mengambil gambar sebagai 'note'
untuk pemandangan itu, dan sobat bisa kembali dengan membawa kamera yang
sebenarnya.
4. Buatlah daftar foto yang ingin Sobat ambil
Jika sobat tidak bisa membawa serta kamera kalian, maka setidaknya
tetaplah membawa buku saku dan selalu mencatat tempat-tempat yang sobat
ingin kembali untuk memotret tempat tersebut. pastikan sobat mencatat
setiap detil yang penting, seperti pencahayaan, sehingga sobat bisa
kembali ketempat tersebut di waktu yang sama atau pada saat cuaca yang
tepat. Jika sobat tidak ingin membawa buku saku, maka kalian bisa
mengirimkan catatan via email lewat handphone,
5. Jangan mengabaikan subyek yang 'biasa' dalam fotografi
Sobat mungkin tidak melihat sesuatu yang menarik dan layak dipotret di
kamar tamu atau halaman belakang, tetapi setidaknya cobalah melihat
sekeliling dengan sudut pandang yang baru. Sobat mungkin bisa menemukan
spektrum cahaya atau beberapa bunga liar di halaman belakang rumah
kalian, seringkali sebuah obyek sederhana bisa menciptakan foto yang
bagus.
6. Nikmatilah proses belajar fotografi
Hal yang paling menarik mempelajari sebuah hobi seperti fotografi,
adalah tidak ada kata cukup dalam mempelajarinya. Sumber inspirasi
banyak sekali bisa ditemukan disekeliling kalian. Lihatlah semua hal
tersebut menggunakan mata seorang fotografer dan Sobat akan menemukan peluang foto yang tidak kalian sadari sebelumnya.
7. Manfaatkan Sumber online belajar fotografi gratis
Pelajari foto-foto yang dihasilkan oleh fotografer profesional melalui situs seperti flickr, atau website yang berbagi informasi tentang teknik fotografi seperti InFotografi,
disana bisa kalian temukan inspirasi dan tips tentang dunia fotografi.
Jika Sobat tertarik untuk belajar mengenai post-processing dan masih
belum ada anggaran biaya untuk membeli software seperti Adobe Photoshop,
cobalah gunakan software free seperti GIMP
8. Terus melakukan uji coba pada pengaturan kamera
Kamera saku yang Sobat miliki bisa jadi memiliki fitur yang jauh lebih
fleksibel dari yang kalian ketahui sekarang. Bacalah buku petunjuk atau
manual untuk bantuan mengartikan simbol-simbol yang ada dalam pengaturan
kamera. Cobalah memotret satu subyek dengan menggunakan pengaturan yang
berbeda, lihat dan pelajari serta pilihlah hasil mana yang paling
kalian sukai. Ketika me-review ulang foto-foto tersebut pada komputer,
coba lihat EXIF data setiap foto untuk melihat kembali pengaturan kamera
yang kalian gunakan saat memotret.
9. Pelajari aturan-aturan dasar
Seperti yang kita ketahui, banyak sekali informasi tentang dunia
fotografi tersebar secara online di internet. Mulailah dengan beberapa
artikel tentang komposisi. Terbukalah pada pendapat - pendapat dari
fotografer yang lebih berpengalaman mengenai teknik fotografi yang
mereka gunakan. Sobat tentunya harus mengetahui dan memahami aturan
dasar sebelum melanggarnya bukan?
10. Memotretlah secara rutin
Cobalah memotret sesuatu setiap hari, jika Sobat tidak bisa
melakukannya, maka pastikan kalian berlatih secara rutin sehingga Sobat
tidak lupa apa yang telah kalian pelajari sebelumnya. Cara yang paling
baik melakukan ini adalah memberikan pada diri sendiri sebuah tantangan
fotografi setiap minggunya.
11. Jangan takut untuk bereksperimen
Jika Sobat menggunakan kamera digital, lakukan uji coba secara terus
menerus dan kemungkinan besar kalian akan menemukan sesuatu yang sangat
kalian sukai, dan tentunya kalian akan belajar banyak melalui proses
belajar ini.
06.39
Smartvone
Fotografer Pemula -
Sebagai seorang fotografer pemula atau baru belajar tentang dunia
fotografi, artikel kali ini cocok untuk dibaca. Kami akan mengulas
beberapa gagasan yang bisa membantu kalian dalam proses menjadi seorang
fotografer.
Copyright: Danakore
1. Jangan tergesa-gesa membeli perangkat fotografi yang mahal
Kemungkinan untuk menghasilkan foto yang baik dengan menggunakan kamera yang murah seperti kamera saku sangat mungkin terjadi, jika tidak percaya lihat lah hasil-hasil foto berikut ini menggunakan kamera saku. Semakin banyak Sobat mengambil foto, maka kalian akan semakin mengerti tentang kebutuhan kamera ketika akan melakukan upgrade perangkat fotografi.2. Pertimbangkan membeli Tripod
Tripod yang tidak terlalu mahal dan kokoh kiranya layak untuk dipertimbangkan, terutama jika Sobat memiliki kecenderungan tangan yang bergetar, kalian akan terkejut dan puas ketika melihat hasil jepretan dengan menggunakan Tripod. jika ingin foto lebih stabil lagi, kalian bisa menggunakan fitur timer atau shutter release ketika menggunakan Tripod.3. Bawa kamera kalian kemanapun pergi
Peluang foto yang bagus sering kali datang ketika sobat tidak menyadari
atau mengharapkannya, dan jika kalian bisa menyederhanakan perangkat
kamera kalian, seperti membawa hanya tas kamera serta tripod maka
bawalah perangkat tersebut kemana kalian pergi, dan tentunya kalian
tidak akan menyesal ketika tiba-tiba mendapatkan peluang foto yang
jarang sekali terjadi. Jika Sobat memiliki handphone yang memiliki fitur
kamera, maka gunakan untuk mengambil gambar sebagai 'note'
untuk pemandangan itu, dan sobat bisa kembali dengan membawa kamera yang
sebenarnya.
4. Buatlah daftar foto yang ingin Sobat ambil
Jika sobat tidak bisa membawa serta kamera kalian, maka setidaknya
tetaplah membawa buku saku dan selalu mencatat tempat-tempat yang sobat
ingin kembali untuk memotret tempat tersebut. pastikan sobat mencatat
setiap detil yang penting, seperti pencahayaan, sehingga sobat bisa
kembali ketempat tersebut di waktu yang sama atau pada saat cuaca yang
tepat. Jika sobat tidak ingin membawa buku saku, maka kalian bisa
mengirimkan catatan via email lewat handphone,
5. Jangan mengabaikan subyek yang 'biasa' dalam fotografi
Sobat mungkin tidak melihat sesuatu yang menarik dan layak dipotret di
kamar tamu atau halaman belakang, tetapi setidaknya cobalah melihat
sekeliling dengan sudut pandang yang baru. Sobat mungkin bisa menemukan
spektrum cahaya atau beberapa bunga liar di halaman belakang rumah
kalian, seringkali sebuah obyek sederhana bisa menciptakan foto yang
bagus.
6. Nikmatilah proses belajar fotografi
Hal yang paling menarik mempelajari sebuah hobi seperti fotografi,
adalah tidak ada kata cukup dalam mempelajarinya. Sumber inspirasi
banyak sekali bisa ditemukan disekeliling kalian. Lihatlah semua hal
tersebut menggunakan mata seorang fotografer dan Sobat akan menemukan peluang foto yang tidak kalian sadari sebelumnya.
7. Manfaatkan Sumber online belajar fotografi gratis
Pelajari foto-foto yang dihasilkan oleh fotografer profesional melalui situs seperti flickr, atau website yang berbagi informasi tentang teknik fotografi seperti InFotografi,
disana bisa kalian temukan inspirasi dan tips tentang dunia fotografi.
Jika Sobat tertarik untuk belajar mengenai post-processing dan masih
belum ada anggaran biaya untuk membeli software seperti Adobe Photoshop,
cobalah gunakan software free seperti GIMP
8. Terus melakukan uji coba pada pengaturan kamera
Kamera saku yang Sobat miliki bisa jadi memiliki fitur yang jauh lebih
fleksibel dari yang kalian ketahui sekarang. Bacalah buku petunjuk atau
manual untuk bantuan mengartikan simbol-simbol yang ada dalam pengaturan
kamera. Cobalah memotret satu subyek dengan menggunakan pengaturan yang
berbeda, lihat dan pelajari serta pilihlah hasil mana yang paling
kalian sukai. Ketika me-review ulang foto-foto tersebut pada komputer,
coba lihat EXIF data setiap foto untuk melihat kembali pengaturan kamera
yang kalian gunakan saat memotret.
9. Pelajari aturan-aturan dasar
Seperti yang kita ketahui, banyak sekali informasi tentang dunia
fotografi tersebar secara online di internet. Mulailah dengan beberapa
artikel tentang komposisi. Terbukalah pada pendapat - pendapat dari
fotografer yang lebih berpengalaman mengenai teknik fotografi yang
mereka gunakan. Sobat tentunya harus mengetahui dan memahami aturan
dasar sebelum melanggarnya bukan?
10. Memotretlah secara rutin
Cobalah memotret sesuatu setiap hari, jika Sobat tidak bisa
melakukannya, maka pastikan kalian berlatih secara rutin sehingga Sobat
tidak lupa apa yang telah kalian pelajari sebelumnya. Cara yang paling
baik melakukan ini adalah memberikan pada diri sendiri sebuah tantangan
fotografi setiap minggunya.
11. Jangan takut untuk bereksperimen
Jika Sobat menggunakan kamera digital, lakukan uji coba secara terus
menerus dan kemungkinan besar kalian akan menemukan sesuatu yang sangat
kalian sukai, dan tentunya kalian akan belajar banyak melalui proses
belajar ini.
Tips Fotografi - Kamera
DSLR memungkinkan seseorang untuk mengambil banyak foto-foto sesuai
dengan kreatifitas mereka, tetapi untuk mengerti serta memahami
pengaturan kamera pasti membutuhkan sedikit waktu untuk beradaptasi.
Percaya atau tidak jika sobat ingin sekali segera menghasilkan foto yang
bagus, hal ini mungkin akan membuat frustasi, tetapi bagaimanapun juga,
satu-satunya cara adalah memastikan kamera kalian diatur dengan benar
guna menghasilkan foto-foto seperti yang Sobat inginkan.
Quality Control
Apakah Sobat pernah memperhatikan format file yang kalian gunakan dalam
memotret? Apakah Sobat lebih memilih menggunakan format RAW daripada
JPEG? Foto-foto yang diambil dengan menggunakan format RAW akan memiliki
fleksibilitas lebih ketika melakukan paska produksi atau editing dengan
perangkat lunak seperti Photoshop atau GIMP.
Gunakan ISO
antara 100 sampai 400, dan cobalah untuk mendapatkan sensitifitas
cahaya paling renda. Beberapa kamera digital akan menghasilkan Noise
pada ISO tinggi. Noise biasanya dalam foto terlihat seperti butiran pasir
Ketika membicarakan White Balance,
Sobat bisa membiarkannya otomatis, tetapi jika Sobat telah percaya diri
perihal penggunaanya sesuai dengan kondisi pencahayaan saat memotret
maka silahkan kalian atur lebih detail, seperti ke Tungsten atau Cloudy
Key Control
Aperture dan Shutter Speed
bisa dikatakan sangat krusial. Dampak kombinasi dari Dua pengaturan ini
tidak hanya pada jumlah cahaya yang masuk ke dalam lensa, tetapi juga
pada bagaimana foto kalian akan dihasilkan.
Aperture mengendalikan Depth of Field dengan menentukan area mana saja yang akan terlihat tajam, jika Sobat memilih Depth of Field sempit dengan Foreground tajam dan Background blur, maka Sobat harus menggunakan Aperture lebar (contoh: f/2.8), dan begitu juga sebaliknya.
Aperture mengendalikan Depth of Field dengan menentukan area mana saja yang akan terlihat tajam, jika Sobat memilih Depth of Field sempit dengan Foreground tajam dan Background blur, maka Sobat harus menggunakan Aperture lebar (contoh: f/2.8), dan begitu juga sebaliknya.
Shutter Speed mengontrol apakah obyek gerak terekam 'freeze' atau blur (baca artikel: Bagaimana membuat foto Blur). Semakin lambat Shutter Speed, maka akan ada lebih banyak motion blur yang tercipta.
Pengaturan Mode Exposure yang Tepat
Kamera DSLR memberikan beberapa fitur mode exposure, dari full otomatis
seperti yang ada di kamera saku, sampai ke full manual. Dua mode
semi-otomatis yang paling populer dalam memberikan sisi kreatifitas
adalah Aperture Priority dan Shutter Priority.
Aperture Priority memungkinkan kalian untuk memilih Aperture sesuai
keinginan, dan kamera memilih Shutter Speed yang dibutuhkan secara
otomatis. Pilih Shutter Priority jika kalian sudah mengetahui berapa
kecepatan Shutter yang akan digunakan, dan kamera akan menangani
pemilihan aperture untuk mendapatkan exposure yang pas. Sederhana bukan?
Gunakan Metering yang Tepat
Mode Metering akan tergantung pada kamera serta merk-nya, tetapi ada
tiga macam metering yang umum terdapat pada sebuah kamera DSLR yaitu:
Multi-zone, Centre-Weighted Average dan Spot. Mode Multi-Zone membaca
cahaya dari keseluruhan area. Sangat cocok untuk kebutuhan sehari-hari
dan akurat untuk kebanyakan situasi. Centre-Weighted Average membaca
sebanyak sekitar 70% dari tengah frame, ideal untuk mengambil gambar
Portrait. Metering Spot membaca hanya sebatas area kecil, oleh kerena
itu metering ini sedikit sulit diaplikasikan oleh fotografer pemula.
Pengaturan AF dan Mode Drive
Kamera DSLR menawarkan beberapa mode fokus. Dua pengaturan fokus yang
utama adalah Single-Servo untuk obyek diam, dan Continuous-Servo untuk
obyek gerak. Kebanyakan kamera membolehkan penggunanya untuk menggunakan
fokus secara manual.
Mode Drives memungkinkan kita untuk menentukan apakah kita akan
mengambil foto dengan single frame setiap jepretan atau lebih dari satu
jepretan selama kita menekan tombol Shutter.
Memanfaatkan Layar LCD.
Layar LCD bisa membuat kita memberikan salah penilain exposure jika kita tidak mengatur tingkat kecerahannya secara benar. Biasakan untuk mereview exposure sebuah foto menggunakan histogram atau tone chart. Sebuah grafik histogram yang cenderung memuncak di sisi kiri menandakan foto tersebut under-exposure, memuncak di sebelah kanan menandakan over-exposure.
06.39
Smartvone
Tips Fotografi - Kamera
DSLR memungkinkan seseorang untuk mengambil banyak foto-foto sesuai
dengan kreatifitas mereka, tetapi untuk mengerti serta memahami
pengaturan kamera pasti membutuhkan sedikit waktu untuk beradaptasi.
Percaya atau tidak jika sobat ingin sekali segera menghasilkan foto yang
bagus, hal ini mungkin akan membuat frustasi, tetapi bagaimanapun juga,
satu-satunya cara adalah memastikan kamera kalian diatur dengan benar
guna menghasilkan foto-foto seperti yang Sobat inginkan.
Quality Control
Apakah Sobat pernah memperhatikan format file yang kalian gunakan dalam
memotret? Apakah Sobat lebih memilih menggunakan format RAW daripada
JPEG? Foto-foto yang diambil dengan menggunakan format RAW akan memiliki
fleksibilitas lebih ketika melakukan paska produksi atau editing dengan
perangkat lunak seperti Photoshop atau GIMP.
Gunakan ISO
antara 100 sampai 400, dan cobalah untuk mendapatkan sensitifitas
cahaya paling renda. Beberapa kamera digital akan menghasilkan Noise
pada ISO tinggi. Noise biasanya dalam foto terlihat seperti butiran pasir
Ketika membicarakan White Balance,
Sobat bisa membiarkannya otomatis, tetapi jika Sobat telah percaya diri
perihal penggunaanya sesuai dengan kondisi pencahayaan saat memotret
maka silahkan kalian atur lebih detail, seperti ke Tungsten atau Cloudy
Key Control
Aperture dan Shutter Speed
bisa dikatakan sangat krusial. Dampak kombinasi dari Dua pengaturan ini
tidak hanya pada jumlah cahaya yang masuk ke dalam lensa, tetapi juga
pada bagaimana foto kalian akan dihasilkan.
Aperture mengendalikan Depth of Field dengan menentukan area mana saja yang akan terlihat tajam, jika Sobat memilih Depth of Field sempit dengan Foreground tajam dan Background blur, maka Sobat harus menggunakan Aperture lebar (contoh: f/2.8), dan begitu juga sebaliknya.
Aperture mengendalikan Depth of Field dengan menentukan area mana saja yang akan terlihat tajam, jika Sobat memilih Depth of Field sempit dengan Foreground tajam dan Background blur, maka Sobat harus menggunakan Aperture lebar (contoh: f/2.8), dan begitu juga sebaliknya.
Shutter Speed mengontrol apakah obyek gerak terekam 'freeze' atau blur (baca artikel: Bagaimana membuat foto Blur). Semakin lambat Shutter Speed, maka akan ada lebih banyak motion blur yang tercipta.
Pengaturan Mode Exposure yang Tepat
Kamera DSLR memberikan beberapa fitur mode exposure, dari full otomatis
seperti yang ada di kamera saku, sampai ke full manual. Dua mode
semi-otomatis yang paling populer dalam memberikan sisi kreatifitas
adalah Aperture Priority dan Shutter Priority.
Aperture Priority memungkinkan kalian untuk memilih Aperture sesuai
keinginan, dan kamera memilih Shutter Speed yang dibutuhkan secara
otomatis. Pilih Shutter Priority jika kalian sudah mengetahui berapa
kecepatan Shutter yang akan digunakan, dan kamera akan menangani
pemilihan aperture untuk mendapatkan exposure yang pas. Sederhana bukan?
Gunakan Metering yang Tepat
Mode Metering akan tergantung pada kamera serta merk-nya, tetapi ada
tiga macam metering yang umum terdapat pada sebuah kamera DSLR yaitu:
Multi-zone, Centre-Weighted Average dan Spot. Mode Multi-Zone membaca
cahaya dari keseluruhan area. Sangat cocok untuk kebutuhan sehari-hari
dan akurat untuk kebanyakan situasi. Centre-Weighted Average membaca
sebanyak sekitar 70% dari tengah frame, ideal untuk mengambil gambar
Portrait. Metering Spot membaca hanya sebatas area kecil, oleh kerena
itu metering ini sedikit sulit diaplikasikan oleh fotografer pemula.
Pengaturan AF dan Mode Drive
Kamera DSLR menawarkan beberapa mode fokus. Dua pengaturan fokus yang
utama adalah Single-Servo untuk obyek diam, dan Continuous-Servo untuk
obyek gerak. Kebanyakan kamera membolehkan penggunanya untuk menggunakan
fokus secara manual.
Mode Drives memungkinkan kita untuk menentukan apakah kita akan
mengambil foto dengan single frame setiap jepretan atau lebih dari satu
jepretan selama kita menekan tombol Shutter.
Memanfaatkan Layar LCD.
Layar LCD bisa membuat kita memberikan salah penilain exposure jika kita tidak mengatur tingkat kecerahannya secara benar. Biasakan untuk mereview exposure sebuah foto menggunakan histogram atau tone chart. Sebuah grafik histogram yang cenderung memuncak di sisi kiri menandakan foto tersebut under-exposure, memuncak di sebelah kanan menandakan over-exposure.
Tips Fotografi - Beberapa
minggu yang lalu sebuah foto bunga Lily terpilih menjadi "Photo Of The
Week" InFotografi, mungkin dari situ muncul sebuah pemikiran, bunga
merupakan sebuah subyek foto yang sudah diciptakan dengan keindahan,
bagaimanapun cara memotretnya, bunga selalu bisa mencuri perhatian kita.
Bagaimanapun juga fotografi merupakan sebua media komunikasi visual
yang menyampaikan pemikiran seorang fotografer, menyampaikan pesan serta
cerita dengan sentuhan pengambilan gambar. Artikel ini akan mengulas
dan merangkum tips dan trik bagaimana memotret tentang keindahan bunga
yang sering kita temui di keseharian.
Kuncinya Adalah Persiapan
Membawa semua perangkat fotografi dan mengombinasikan dengan tepat, memilih lensa yang pas,
menata tripod lalu bersiap untuk memotret. Dalam tahap ini berhentilah
sejenak dan cobalah sedikit eksplorasi sebelum menekan tombol shutter.
Tanyakan pada diri sobat beberapa pertanyaan dibawah ini:
- Bagaimana nanti Sobat melakukan Crop-ing, Close-up atau mengambilnya menggunakan wide-angle?
- Apa yang menjadi Focal Point atau Point of Interest? Serangga, Serbuk sari, warna, tekstur, bentuk, dan lain-lain.
- Untuk mendapaktan prespektif yang bagus, angle apa yang akan digunakan?
- Seberapa lebar Depth of Field yang Sobat inginkan?
- Apakah subyek foto mendapatkan cahaya yang cukup?
- Bunga mana yang cocok menjadi spesimen foto kalian?
- Apakah ada benda yang berpotensi mengganggu, baik pada background atau foreground?
- Format apa yang tepat untuk pemotretan? (vertikal atau horisontal)?
Menonjolkan Subyek
Salah satu pertanyaan diatas yang dikatakan perlu untuk dipertimbangkan
adalah 'Apakah ada benda yang berpotensi mengganggu, baik pada
background atau foreground?'. Seperti yang kita ketahui, taman merupakan
tempat yang dipenuhi dengan banyak benda yang berpotensi mengganggu
foto kita. Benda-benda tersebut bisa berupa alat-alat berkebun, pagar,
bunga-bunga lain, tali jemuran, dan lain-lain. Sobat harus benar-benar
mempertimbangkan, apakah akan menyertakan benda-benda tersebut di dalam
foto atau tidak. Pilihan selalu saja ada, tetapi pada kebanyakan kasus,
Sobat mungkin akan ingin menyingkirkan benda-benda itu kecuali mereka
bisa memberi kesan tersendiri di dalam foto kalian. Ada beberapa pilihan
cara yang bisa sobat lakukan untuk menyingkirkan benda-benda tersebut
jika kalian tidak menginginkannya masuk di dalam foto:
- Pindahkan benda-benda tersebut - Beberapa benda yang menganggu bisa dengan mudah dipindahkan sehinga tidak masuk dalam frame kalian.
- Berpindah posisi memotret - Sobat bisa mencari angle lain dan mendapatkan background yang memiliki sedikit distraction.
- Gunakan aperture untuk mendapatkan Depth of Field sempit - Seperti yang pernah kita bahas di artikel sebelumnya tentang aperture, jika sobat memilih aperture lebar (bilangan kecil), maka berarti sobat menurunkan Depth of Field. Dengan melakukan hal ini maka akan membuat elemen di FG dan BG lebih tidak fokus.
- Pindahkan subyek foto - Mungkin beberapa dari kita memang tidak suka untuk mengintervensi lokasi pemotretan, tetapi bahkan fotografer profesional pun kadang memindahkan bunga ke lokasi baru yang jauh dari distraction untuk pemotretan. Sobat bisa meminta tolong seseorang untuk memegangi batang dengan sudut yang berbeda atau bahkan mengambil bunga tersebut dan memotretnya di tempat lain.
Jangan Mengacuhkan Bunga yang layu atau Mati
Terkadang bunga yang mati atau layu bisa menghadirkan nuansa subyek yang
indah, sedangkan bunga yang indah dan terkembang sempurna biasanya
selalu menarik perhatian setiap orang untuk memotretnya dan tidak
memperhatikan bunga layu yang bisa lebih dramatis dalam sebuah foto.
Tentukan Focal Point
Seperti dalam semua jenis dan bidang fotografi, tentunya Sobat harus
berpikir dan menentukan dimana anda akan membawa mata penikmat foto
kalian. Anda bisa meletakkan di tengah-tengah frame dengan menggunakan
aturan Rule of Thirds, tetapi temukan sesuatu dalam frame yang bisa
menarik perhatian mata penikmat foto kalian dan berhati-hatilah mengenai
posisi peletakannya.
Mencoba Abstrak
Terkadang memotret dengan close-up dan memfokuskan pada satu bagian
bunga bisa menciptakan foto yang memiliki 'WOW' faktor serta foto yang
terkesan abstrak. Perhatikan kontras warna, pola, serta tekstur.
Fokus
Fokus yang tajam merupakan hal yang penting dalam semua jenis fotografi,
tetapi dalam fotografi makro, bunga bukanlah merupakan suatu hal yang
krusial dan dengan sedikit penyesuaian akan memberikan dampak implikasi
yang besar ketika memotret dengan depth-of-field sempit. Depth of Field
dalam fotografi makro merupakan permainan ukuran milimeter, jadi berikan
perhatian lebih pada detil fokus terhadap subyek foto kalian.
Identifikasikan Point of Interest yang ingin kalian fokuskan dan
kemudian berusahalah dengan keras untuk mendapatkan fotonya setajam
mungkin. Pada kondisi pemotretan di luar ruangan yang berangin mungkin
akan menjadi tantangan tersendiri, dimana Sobat kemungkinan akan
menghadapi kondisi memotret berulang kali dan berharap keberuntungan
menjadi faktor keberhasilan dalam memotret bunga tersebut. Sobat bisa
meningkatkan derajat keberuntungan itu dengan memotret bunga di
lingkungan yang lebih terkendali seperti membawa bunga ke dalam studio
foto, melindunginya dari angin atau memotret pada saat hari dimana angin
tidak berhembus kencang.
Pencahayaan
Subyek foto tentunya akan memiliki pencahayaan yang bagus tanpa Anda
harus bersusah payah memberikan penerangan tambahan, namun dunia
fotografi makro di luar ruangan seringkali jauh dari harapan kita, dan
tentunya akan butuh penerangan tambahan (cahaya buatan) atau semacam
reflektor. Bereksperimenlah dengan menggunakan flash. Cahaya flash
secara langsung ke subyek akan menyebabkan foto sedikit wash-out, jadi
pertimbangkan untuk menggunakan flash difusser atau memantulkan cahaya
flash ke obyek lain. Cahaya flash yang halus dan tidak mengena subyek
secara langsung biasanya akan terasa lebih alami.
Reflektor bisa menjadi perangkat sederhana dalam memotret keindahan
bunga, karena mereka bisa memberikan cahaya yang halus serta alami
kepada subyek foto kalian. bereksperimenlah menggunakan reflektor dengan
warna yang berbeda dan lihatlah bagaimana dampak yang terjadi pada
hasil foto kalian.
Lensa
Kamera saku - Jika Sobat menggunakan kamera saku dalam memotret
bunga dan tidak memiliki fitur penggantian lensa maka bisa dipastikan
kalian tidak memiliki banyak pilihan. Anda mungkin hanya bisa
menggunakan fitur mode makro (memperbolehkan untuk fokus lebih dekat
lagi dengan subyek dan menggunakan aperture lebar dan Depth of Field
sempit) yang sudah ada pada kamera tersebut. Coba periksa kamera saku
kalian, beberapa kamera saku sudah dilengkapi dengan fitur mode makro.
06.37
Smartvone
Tips Fotografi - Beberapa
minggu yang lalu sebuah foto bunga Lily terpilih menjadi "Photo Of The
Week" InFotografi, mungkin dari situ muncul sebuah pemikiran, bunga
merupakan sebuah subyek foto yang sudah diciptakan dengan keindahan,
bagaimanapun cara memotretnya, bunga selalu bisa mencuri perhatian kita.
Bagaimanapun juga fotografi merupakan sebua media komunikasi visual
yang menyampaikan pemikiran seorang fotografer, menyampaikan pesan serta
cerita dengan sentuhan pengambilan gambar. Artikel ini akan mengulas
dan merangkum tips dan trik bagaimana memotret tentang keindahan bunga
yang sering kita temui di keseharian.
Kuncinya Adalah Persiapan
Membawa semua perangkat fotografi dan mengombinasikan dengan tepat, memilih lensa yang pas,
menata tripod lalu bersiap untuk memotret. Dalam tahap ini berhentilah
sejenak dan cobalah sedikit eksplorasi sebelum menekan tombol shutter.
Tanyakan pada diri sobat beberapa pertanyaan dibawah ini:
- Bagaimana nanti Sobat melakukan Crop-ing, Close-up atau mengambilnya menggunakan wide-angle?
- Apa yang menjadi Focal Point atau Point of Interest? Serangga, Serbuk sari, warna, tekstur, bentuk, dan lain-lain.
- Untuk mendapaktan prespektif yang bagus, angle apa yang akan digunakan?
- Seberapa lebar Depth of Field yang Sobat inginkan?
- Apakah subyek foto mendapatkan cahaya yang cukup?
- Bunga mana yang cocok menjadi spesimen foto kalian?
- Apakah ada benda yang berpotensi mengganggu, baik pada background atau foreground?
- Format apa yang tepat untuk pemotretan? (vertikal atau horisontal)?
Menonjolkan Subyek
Salah satu pertanyaan diatas yang dikatakan perlu untuk dipertimbangkan
adalah 'Apakah ada benda yang berpotensi mengganggu, baik pada
background atau foreground?'. Seperti yang kita ketahui, taman merupakan
tempat yang dipenuhi dengan banyak benda yang berpotensi mengganggu
foto kita. Benda-benda tersebut bisa berupa alat-alat berkebun, pagar,
bunga-bunga lain, tali jemuran, dan lain-lain. Sobat harus benar-benar
mempertimbangkan, apakah akan menyertakan benda-benda tersebut di dalam
foto atau tidak. Pilihan selalu saja ada, tetapi pada kebanyakan kasus,
Sobat mungkin akan ingin menyingkirkan benda-benda itu kecuali mereka
bisa memberi kesan tersendiri di dalam foto kalian. Ada beberapa pilihan
cara yang bisa sobat lakukan untuk menyingkirkan benda-benda tersebut
jika kalian tidak menginginkannya masuk di dalam foto:
- Pindahkan benda-benda tersebut - Beberapa benda yang menganggu bisa dengan mudah dipindahkan sehinga tidak masuk dalam frame kalian.
- Berpindah posisi memotret - Sobat bisa mencari angle lain dan mendapatkan background yang memiliki sedikit distraction.
- Gunakan aperture untuk mendapatkan Depth of Field sempit - Seperti yang pernah kita bahas di artikel sebelumnya tentang aperture, jika sobat memilih aperture lebar (bilangan kecil), maka berarti sobat menurunkan Depth of Field. Dengan melakukan hal ini maka akan membuat elemen di FG dan BG lebih tidak fokus.
- Pindahkan subyek foto - Mungkin beberapa dari kita memang tidak suka untuk mengintervensi lokasi pemotretan, tetapi bahkan fotografer profesional pun kadang memindahkan bunga ke lokasi baru yang jauh dari distraction untuk pemotretan. Sobat bisa meminta tolong seseorang untuk memegangi batang dengan sudut yang berbeda atau bahkan mengambil bunga tersebut dan memotretnya di tempat lain.
Jangan Mengacuhkan Bunga yang layu atau Mati
Terkadang bunga yang mati atau layu bisa menghadirkan nuansa subyek yang
indah, sedangkan bunga yang indah dan terkembang sempurna biasanya
selalu menarik perhatian setiap orang untuk memotretnya dan tidak
memperhatikan bunga layu yang bisa lebih dramatis dalam sebuah foto.
Tentukan Focal Point
Seperti dalam semua jenis dan bidang fotografi, tentunya Sobat harus
berpikir dan menentukan dimana anda akan membawa mata penikmat foto
kalian. Anda bisa meletakkan di tengah-tengah frame dengan menggunakan
aturan Rule of Thirds, tetapi temukan sesuatu dalam frame yang bisa
menarik perhatian mata penikmat foto kalian dan berhati-hatilah mengenai
posisi peletakannya.
Mencoba Abstrak
Terkadang memotret dengan close-up dan memfokuskan pada satu bagian
bunga bisa menciptakan foto yang memiliki 'WOW' faktor serta foto yang
terkesan abstrak. Perhatikan kontras warna, pola, serta tekstur.
Fokus
Fokus yang tajam merupakan hal yang penting dalam semua jenis fotografi,
tetapi dalam fotografi makro, bunga bukanlah merupakan suatu hal yang
krusial dan dengan sedikit penyesuaian akan memberikan dampak implikasi
yang besar ketika memotret dengan depth-of-field sempit. Depth of Field
dalam fotografi makro merupakan permainan ukuran milimeter, jadi berikan
perhatian lebih pada detil fokus terhadap subyek foto kalian.
Identifikasikan Point of Interest yang ingin kalian fokuskan dan
kemudian berusahalah dengan keras untuk mendapatkan fotonya setajam
mungkin. Pada kondisi pemotretan di luar ruangan yang berangin mungkin
akan menjadi tantangan tersendiri, dimana Sobat kemungkinan akan
menghadapi kondisi memotret berulang kali dan berharap keberuntungan
menjadi faktor keberhasilan dalam memotret bunga tersebut. Sobat bisa
meningkatkan derajat keberuntungan itu dengan memotret bunga di
lingkungan yang lebih terkendali seperti membawa bunga ke dalam studio
foto, melindunginya dari angin atau memotret pada saat hari dimana angin
tidak berhembus kencang.
Pencahayaan
Subyek foto tentunya akan memiliki pencahayaan yang bagus tanpa Anda
harus bersusah payah memberikan penerangan tambahan, namun dunia
fotografi makro di luar ruangan seringkali jauh dari harapan kita, dan
tentunya akan butuh penerangan tambahan (cahaya buatan) atau semacam
reflektor. Bereksperimenlah dengan menggunakan flash. Cahaya flash
secara langsung ke subyek akan menyebabkan foto sedikit wash-out, jadi
pertimbangkan untuk menggunakan flash difusser atau memantulkan cahaya
flash ke obyek lain. Cahaya flash yang halus dan tidak mengena subyek
secara langsung biasanya akan terasa lebih alami.
Reflektor bisa menjadi perangkat sederhana dalam memotret keindahan
bunga, karena mereka bisa memberikan cahaya yang halus serta alami
kepada subyek foto kalian. bereksperimenlah menggunakan reflektor dengan
warna yang berbeda dan lihatlah bagaimana dampak yang terjadi pada
hasil foto kalian.
Lensa
Kamera saku - Jika Sobat menggunakan kamera saku dalam memotret
bunga dan tidak memiliki fitur penggantian lensa maka bisa dipastikan
kalian tidak memiliki banyak pilihan. Anda mungkin hanya bisa
menggunakan fitur mode makro (memperbolehkan untuk fokus lebih dekat
lagi dengan subyek dan menggunakan aperture lebar dan Depth of Field
sempit) yang sudah ada pada kamera tersebut. Coba periksa kamera saku
kalian, beberapa kamera saku sudah dilengkapi dengan fitur mode makro.
Teknik Fotografi -
Lensa merupakan salah satu bagian paling penting pada peralatan kamera
yang Sobat miliki. Sebuah lensa yang baik dan terawat pastinya akan
bertahan lama dan umurnya akan melebihi bodi kamera, itu sebabnya
beberapa pendapat menghimbau agar berinvestasilah pada lensa, dan bukan
pada bodi kamera. Bahkan Sobat pasti telah banyak menemui
artikel-artikel yang menulis tentang lensa mana yang harus Sobat beli di dalam dunia fotografi.
Seperti kebanyakan fotografer, ketika Sobat pertama kali membeli kamera yang 'sesungguhnya' (kamera yang bisa diganti lensa) tentunya akan mendapatkan satu lensa kit bawaan (Lensa Canon EF-S 18-55mm IS II). Kebanyakan lensa kit tidaklah mahal. Hal ini bisa dimengerti karena produsen juga mempertimbangkan harga sebuah set kamera yang beredar di pasaran, bagaimana produk mereka bisa bersaing dengan produk-produk lain dengan mem-bundling sebuah kamera yang jauh dari kata mahal. Sobat pasti memulai dunia fotografi dengan menggunakan lensa kit, dan tentunya sobat bisa membeli lensa yang memiliki kualitas yang lebih bagus ketika Sobat sudah berkembang dalam dunia fotografi kalian.
Jika Sobat hanya memiliki sebuah lensa kit, apakah menurut kalian berarti harus belanja lensa yang lebih bagus saat ini juga?
menurut kami tidak harus! Tak peduli apa yang dikatakan oleh orang
lain, atau seberapa besar keinginan Sobat terhadap lensa-lensa mahal
tersebut! Lensa kit yang Sobat miliki adalah perangkat yang tepat untuk
memulai menciptakan style fotografi kalian. Jika Sobat dalam kondisi
keuangan yang tidak memungkinkan membeli lensa lain, atau Sobat masih
belum tahu lensa apa yang akan dibeli, jangan bingung. Kalian akan
terkejut atas apa yang bisa dilakukan serta dihasilkan oleh lensa kit,
tentunya setelah Sobat tahu dan mengerti bagaimana memaksimalkan lensa
tersebut.
Tidak percaya pernyataan diatas? coba lihat foto-foto para fotografer infotografi.com di halaman google+ ini. Foto-foto tersebut diambil dengan menggunakan lensa kit nikon Nikon 18-55mm f/3.5 - 5.6G dan kamera D70s. Hal yang sama juga dialami banyak fotografer, pada saat awal menekuni dunia fotografi dan tidak tahu lensa apa yang harus dibeli, mereka memutuskan untuk tetap memakai lensa kit mereka dan mencoba meng-eksplorasi apa yang bisa dilakukan oleh lensa tersebut, dan Sobat bisa melihat sendiri, tidak mengecewakan bukan?
Memang Sobat akan segera menyadari bahwa lensa kit bukan lah lensa yang
bagus, terutama untuk sebuah publikasi foto di khalayak ramai, tetapi
poin yang ingin kami sampaikan adalah, lensa kit cukup bagus untuk
memulai dunia fotografi kalian.
Memaksimalkan Lensa Kit
Jadi, bagaimana kalian menghasilkan foto terbaik dari lensa kit yang
Sobat miliki? Pendekatan paling bagus adalah dengan membangun pola pikir
bahwa Sobat memiliki dua lensa dalam satu lensa kit tersebut. Jika
Sobat memiliki lensa kit tipikal seperti 18-55mm, maka berlakukan lensa
tersebut sebagai lensa 18mm dan 55mm yang tergabung menjadi Satu. ukuran
focal lenth 18mm bisa dikatakan adalah moderat wide-angle yang bagus
untuk foto landscape, arsitektur, serta environment. 55mm adalah lensa
tele pendek yang ideal untuk mengkompresi prespektif dan mengambil foto
potret atau detail
Pernyataan diatas tidak berarti lalu Sobat tidak bisa menggunakan focal
length yang beradara diantara 18 dan 55mm, ada banyak kesempatan dimana
kalian harus menggunakan ukuran focal length tersebut, tetapi dengan
tetap bertahan pada dua ukuran tersebut (focal length terpendek dan
terpanjang) kalian akan belajar bagaimana perilaku ukuran focal length
tersebut. Lensa merupakan 'mata' dari sistem kamera, dan foto-foto
kalian akan mengalami peningkatan seiring sobat belajar tentang karakter
dari setiap focal length.
Beberapa lensa kit juga memiliki fitur lain yang sangat berguna. Pada
Canon sering disebut dengan Image Stabiliser (IS) dan di Nikon adalah
Vibration Reduction (VR) Namun beberapa kamera sudah memiliki fitur ini
di dalam bodi kamera itu sendiri. Fitur Image Stabiliser memungkinkan
Sobat untuk memotret pada shutter-speed yang rendah,
secara teori Anda akan bisa memotret tanpa tripod atau penyanggah pada
focal length 18mm dan menghasilkan foto tanpa getaran pada shutter-speed
1/4 atau bahkan 1/2 detik. Fitur ini akan sangat bermanfaat pada saat
memotret di low-light atau cahaya minim dan tentunya akan sangat
memudahkan memotret di siang dan malam hari.
Peran lensa kit sebagai wide-Angle
Foto diatas diambil dengan menggunakan lensa kit yang berpersan sebagai lensa wide.
Peran Lensa Kit Sebagai Tele Pendek
Foto-foto tersbut di ambil pada focal length 55mm,
Kekurangan Lensa Kit
Lensa kit yang Sobat miliki mungkin merupakan lensa yang lebih baik
daripada yang Sobat pikir, tetapi masih tetap bukan lensa yang bagus dan
pastinya memiliki beberapa kekurangan serta kelemahan. Setelah beberapa
lama Sobat menggunakan lensa kit, pastinya akan menemui beberapa
keterbatasan. bukan hal yang mutlak buruk, ini pertanda bahwa Sobat
telah pada tahap dimana Anda memang butuh lensa lain untuk menghasilkan
foto yang lebih baik pula. Berikut adalah beberapa keterbatasan dari
lensa kit:
Focal Length: Sobat akan merasa bahwa 18mm pada lensa kit kalian
tidak terasa cukup lebar, tentunya Sobat butuh focal length yang lebih
pendek sehingga bisa menghasilkan foto yang lebih dramatis. Pada kondisi
ini, Kalian bisa mulai mempertimbangkan untuk membeli lensa wide-angel
baru.
Dilain sisi, jika Sobat merasa focal length 55mm tidak memberikan jarak
yang kalian inginkan pada subyek foto, maka Sobat memang membutuhkan
sebuah lensa telephoto. Biasanya akan kalian alami jika sobat suka
memotret wildlife atau sport.
Autofocus: Autofocus pada lensa kit cenderung lambat dan sedikir
berisik dibandingkan lensa-lensa yang lebih mahal, jika performa dari
autofocus lensa kit menghambat kalian, mungkin sudah waktunya melakukan
upgrade.
Aperture: Lensa kit merupakan lensa yang 'lambat'. Lensa ini
tidak memiliki aperture maksimal yang lebar. Alasan sebenarnya sih
sederhana: Semakin lebar aperture
maksimal maka semakin besar pula bodi lensa, dan ini akan menyebabkan
lebih banyak lagi kebutuhan lensa, dan hal itu berarti juga memperbesar
ongkos produksi. Lensa kit kebanyakan memiliki lebar maksimal yang
terbilang kecil untuk menekan harga dipasaran.
Aperture maksimal pada focal length 55mm di kebanyakan lensa kit adalah
f5.6, jika dirasa kurang lebar, Sobat bisa membeli sebuah lensa zoom
yang meng-kover focal length yang sama dengan maksimum aperture f4 atau
f2.8 atau bisa juga lensa prime / fix 50mm dengan aperture maksimal f1.8
atau lebih. Aperture yang lebih lebar pada lensa ini benar-benar akan
membantu sobat untuk memotret dalam kondisi pencahayaan yang rendah atau
berkreasi dengan depth-of-field yang sempit.
06.36
Smartvone
Teknik Fotografi -
Lensa merupakan salah satu bagian paling penting pada peralatan kamera
yang Sobat miliki. Sebuah lensa yang baik dan terawat pastinya akan
bertahan lama dan umurnya akan melebihi bodi kamera, itu sebabnya
beberapa pendapat menghimbau agar berinvestasilah pada lensa, dan bukan
pada bodi kamera. Bahkan Sobat pasti telah banyak menemui
artikel-artikel yang menulis tentang lensa mana yang harus Sobat beli di dalam dunia fotografi.
Seperti kebanyakan fotografer, ketika Sobat pertama kali membeli kamera yang 'sesungguhnya' (kamera yang bisa diganti lensa) tentunya akan mendapatkan satu lensa kit bawaan (Lensa Canon EF-S 18-55mm IS II). Kebanyakan lensa kit tidaklah mahal. Hal ini bisa dimengerti karena produsen juga mempertimbangkan harga sebuah set kamera yang beredar di pasaran, bagaimana produk mereka bisa bersaing dengan produk-produk lain dengan mem-bundling sebuah kamera yang jauh dari kata mahal. Sobat pasti memulai dunia fotografi dengan menggunakan lensa kit, dan tentunya sobat bisa membeli lensa yang memiliki kualitas yang lebih bagus ketika Sobat sudah berkembang dalam dunia fotografi kalian.
Jika Sobat hanya memiliki sebuah lensa kit, apakah menurut kalian berarti harus belanja lensa yang lebih bagus saat ini juga?
menurut kami tidak harus! Tak peduli apa yang dikatakan oleh orang
lain, atau seberapa besar keinginan Sobat terhadap lensa-lensa mahal
tersebut! Lensa kit yang Sobat miliki adalah perangkat yang tepat untuk
memulai menciptakan style fotografi kalian. Jika Sobat dalam kondisi
keuangan yang tidak memungkinkan membeli lensa lain, atau Sobat masih
belum tahu lensa apa yang akan dibeli, jangan bingung. Kalian akan
terkejut atas apa yang bisa dilakukan serta dihasilkan oleh lensa kit,
tentunya setelah Sobat tahu dan mengerti bagaimana memaksimalkan lensa
tersebut.
Tidak percaya pernyataan diatas? coba lihat foto-foto para fotografer infotografi.com di halaman google+ ini. Foto-foto tersebut diambil dengan menggunakan lensa kit nikon Nikon 18-55mm f/3.5 - 5.6G dan kamera D70s. Hal yang sama juga dialami banyak fotografer, pada saat awal menekuni dunia fotografi dan tidak tahu lensa apa yang harus dibeli, mereka memutuskan untuk tetap memakai lensa kit mereka dan mencoba meng-eksplorasi apa yang bisa dilakukan oleh lensa tersebut, dan Sobat bisa melihat sendiri, tidak mengecewakan bukan?
Memang Sobat akan segera menyadari bahwa lensa kit bukan lah lensa yang
bagus, terutama untuk sebuah publikasi foto di khalayak ramai, tetapi
poin yang ingin kami sampaikan adalah, lensa kit cukup bagus untuk
memulai dunia fotografi kalian.
Memaksimalkan Lensa Kit
Jadi, bagaimana kalian menghasilkan foto terbaik dari lensa kit yang
Sobat miliki? Pendekatan paling bagus adalah dengan membangun pola pikir
bahwa Sobat memiliki dua lensa dalam satu lensa kit tersebut. Jika
Sobat memiliki lensa kit tipikal seperti 18-55mm, maka berlakukan lensa
tersebut sebagai lensa 18mm dan 55mm yang tergabung menjadi Satu. ukuran
focal lenth 18mm bisa dikatakan adalah moderat wide-angle yang bagus
untuk foto landscape, arsitektur, serta environment. 55mm adalah lensa
tele pendek yang ideal untuk mengkompresi prespektif dan mengambil foto
potret atau detail
Pernyataan diatas tidak berarti lalu Sobat tidak bisa menggunakan focal
length yang beradara diantara 18 dan 55mm, ada banyak kesempatan dimana
kalian harus menggunakan ukuran focal length tersebut, tetapi dengan
tetap bertahan pada dua ukuran tersebut (focal length terpendek dan
terpanjang) kalian akan belajar bagaimana perilaku ukuran focal length
tersebut. Lensa merupakan 'mata' dari sistem kamera, dan foto-foto
kalian akan mengalami peningkatan seiring sobat belajar tentang karakter
dari setiap focal length.
Beberapa lensa kit juga memiliki fitur lain yang sangat berguna. Pada
Canon sering disebut dengan Image Stabiliser (IS) dan di Nikon adalah
Vibration Reduction (VR) Namun beberapa kamera sudah memiliki fitur ini
di dalam bodi kamera itu sendiri. Fitur Image Stabiliser memungkinkan
Sobat untuk memotret pada shutter-speed yang rendah,
secara teori Anda akan bisa memotret tanpa tripod atau penyanggah pada
focal length 18mm dan menghasilkan foto tanpa getaran pada shutter-speed
1/4 atau bahkan 1/2 detik. Fitur ini akan sangat bermanfaat pada saat
memotret di low-light atau cahaya minim dan tentunya akan sangat
memudahkan memotret di siang dan malam hari.
Peran lensa kit sebagai wide-Angle
Foto diatas diambil dengan menggunakan lensa kit yang berpersan sebagai lensa wide.
Peran Lensa Kit Sebagai Tele Pendek
Foto-foto tersbut di ambil pada focal length 55mm,
Kekurangan Lensa Kit
Lensa kit yang Sobat miliki mungkin merupakan lensa yang lebih baik
daripada yang Sobat pikir, tetapi masih tetap bukan lensa yang bagus dan
pastinya memiliki beberapa kekurangan serta kelemahan. Setelah beberapa
lama Sobat menggunakan lensa kit, pastinya akan menemui beberapa
keterbatasan. bukan hal yang mutlak buruk, ini pertanda bahwa Sobat
telah pada tahap dimana Anda memang butuh lensa lain untuk menghasilkan
foto yang lebih baik pula. Berikut adalah beberapa keterbatasan dari
lensa kit:
Focal Length: Sobat akan merasa bahwa 18mm pada lensa kit kalian
tidak terasa cukup lebar, tentunya Sobat butuh focal length yang lebih
pendek sehingga bisa menghasilkan foto yang lebih dramatis. Pada kondisi
ini, Kalian bisa mulai mempertimbangkan untuk membeli lensa wide-angel
baru.
Dilain sisi, jika Sobat merasa focal length 55mm tidak memberikan jarak
yang kalian inginkan pada subyek foto, maka Sobat memang membutuhkan
sebuah lensa telephoto. Biasanya akan kalian alami jika sobat suka
memotret wildlife atau sport.
Autofocus: Autofocus pada lensa kit cenderung lambat dan sedikir
berisik dibandingkan lensa-lensa yang lebih mahal, jika performa dari
autofocus lensa kit menghambat kalian, mungkin sudah waktunya melakukan
upgrade.
Aperture: Lensa kit merupakan lensa yang 'lambat'. Lensa ini
tidak memiliki aperture maksimal yang lebar. Alasan sebenarnya sih
sederhana: Semakin lebar aperture
maksimal maka semakin besar pula bodi lensa, dan ini akan menyebabkan
lebih banyak lagi kebutuhan lensa, dan hal itu berarti juga memperbesar
ongkos produksi. Lensa kit kebanyakan memiliki lebar maksimal yang
terbilang kecil untuk menekan harga dipasaran.
Aperture maksimal pada focal length 55mm di kebanyakan lensa kit adalah
f5.6, jika dirasa kurang lebar, Sobat bisa membeli sebuah lensa zoom
yang meng-kover focal length yang sama dengan maksimum aperture f4 atau
f2.8 atau bisa juga lensa prime / fix 50mm dengan aperture maksimal f1.8
atau lebih. Aperture yang lebih lebar pada lensa ini benar-benar akan
membantu sobat untuk memotret dalam kondisi pencahayaan yang rendah atau
berkreasi dengan depth-of-field yang sempit.
Langganan:
Postingan (Atom)


















